Boss Come Here Please!

Boss Come Here Please!
#Wedding dress



Pagi itu Aku bangun dari tidurku,mempersiapkan tentang apa yang harus aku perbuat jika aku benar-benar menikah dengan laki-laki dingin itu.


Kubuka pintu kamarku,pemandangan tak biasa Arga suguhkan pagi itu,dia tiba-tiba sedang mengerjakan sesuatu di dapurnya,panorama yang begitu indah,laki-laki tinggi dan tampan itu sedang berdiri dengan mengenakan kemeja putih yang tampak iya gulung hingga ke siku,ia berdiri dengan tenang,tampak tak tersirat aura-aura ganas yang kemarin iya tunjukan padaku.


Ia menoleh ke arahku,dan melihatku pagi ini dengan tatapan lembut dan hangat.Aku bingung berapa banyak kepribadian yang ia miliki.


"Kenapa kamu hanya berdiri disitu?".


Kulangkahkan kakiku,menghampirinya.


"Apa yang bisa aku kerjakan?".tanyaku.


"Buatkan jus untuk Ibuku,sebentar lagi ia datang,aku tak mau menunjukan tanda-tanda kebencianku untukmu".Dia tampak menegaskan dimana posisiku.


"Oh".Sahutku.


Ternyata itu alasannya.Dia amat menyayangi Orang tuanya,ia mau menuruti orang tuanya,meskipun sebenarnya ia tak ingin melakukannya.


✳✳✳


Tak berapa lama sang ibu datang.


"Kalian nampak serasi sekali,Ibu sangat iri".Kata Ibu Arga.


"Begitukah".Sahut Arga.


"Iya,Ibu mengatakannya dengan jujur".


Aku tau kenapa Ibu Arga sangat ingin menikahkan kami,agar Arga tak kembali kepada Wina,tapi tetap saja disini akulah korban yang sebenarnya.


Aku tetap diam,tak menanggapi Ibu dan anak yang sedang bercengkrama.


"Asta,setelah kita memesan gaun pengantin,Ibu langsung mendaftarkanmu ke perguruan tinggi,bagaimana".Tanya Ibu Arga padaku.


"Baik,"Sahutku singkat.


Setelah kami selesai sarapan,kami pergi menuju tujuan kami masing-masing.


Arga kerja sedangkan aku dan Ibu Arga akan pergi sendiri.


"Aku percayakan Gaun pernikahan Asta pada Ibu,aku tau Ibu takkan pernah mengecewakanku."Kata Arga,melirik ke arahku.


"Tentu saja,Ibu akan membuat Asta cantik di hari pernikahan kalian".Jawab Ibu Arga.


Aku tak menggubris tentang apa yang mereka bicarakan,aku masih asik berselancar dengan pikiranku sendiri.


✴✴✴


Sesampainya di Butik Terkenal yang khusus untuk Gaun-gaun pernikahan kelas atas di Ibu kota itu,aku tampak terheran-heran dengan banyaknya Gaun-gaun nan indah yang di kenakan para manaquen.


"Bagaimana Asta,kamu suka?".Tanya Ibu Arga.


"Tentu saja Bu,Asta suka,indah sekali mereka"Jawabku.


Kemudian seseorang yang nampaknya desainer diButik ini menyapa kami dengan sopan.


"Selamat siang Nyonya Dewantara,adakah yang bisa saya bantu?".


"Tolong carikan gaun yang cocok untuk menantu saya".


"Baik Nyonya,silahkan Nona bisa memilih-milih gaun racangan kami,gaun-gaun disini adalah paling bagus dan indah di kelasnya dan yang pasti limited edition"Imbuh sang desainer itu.


Setelah beberapa kali mencoba berbagai desain,pilihanku jatuh pada gaun yang nampak elegant namun simple.



"Bagaimana Nyonya?,inilah pilihan menantu anda".Tanya Desainer itu


"Cantik sekali,kamu Asta,pasti Arga akan terpesona dengan mu kali ini"kata Ibu Arga yang tampak terpesona melihatku hari ini.


Aku hanya menanggapinya dengan senyuman.


"Oke,kami pilih yang ini"Kata Ibu Arga..


"Baik nyonya"..


Kemudian kami melanjutkan perjalanan kami menuju salah satu kampus bergengsi di Ibu kota.


Wah..besar sekali,Batinku.


"Terimakasih Bu,"Jawabku.


Asisstan Ibu Arga tampak sibuk dengan pendaftaranku di kampus itu.


Sedangkan kami menunggu di kafetaria kampus itu.


Semua mata tertuju pada kami,dan berbisik tentang kami.


"Kamu tidak perlu menanggapi mereka,karena keluarga kita terkenal,tak jarang mereka pasti akan tau jika kamu adalah calon istri pewaris D'Beauty Grub"Kata Ibu Arga santai.


"Ah begitu ya,"Jawabku.


"Bagaimana jika hari ini kita mampir ke kantor"Ajak Ibu Arga.


"Terserah Ibu saja,Asta ikut aja".


****


Sesampainya di Kantor Arga,Kami mendapati Wina juga berada disana,entah apa yang akan ia lakukan disana,Wina dan Arga kaget bukan kepalang melihat kami datang tanpa konfirmasi.


Wina sedang duduk manja di pangkuan Arga di meja kerjanya.


"Apa-apaan ini!"Seru Ibu Arga,yang nampak kaget dengan kelakuan anaknya di dalam kantor.


"Ibbuu".Kata Arga terbata.


Aku hanya diam menyaksikan adegan mereka,aku juga tidak kaget melihat kelakuan merek di belakangku.


"Ibu"Sapa Wina dengan tertunduk.


"Siapa yang kamu panggil Ibu?,Aku tidak sudi kamu panggil Ibu,Nona Wina,apa yang kamu lakukan di kantor anak saya?"Tanya Ibu Arga masih dengan suara keras hingga mampu di dengar oleh staf kantor Arga.


"Ibu,sudah"Arga nampak menenangkan Ibunya,namun tak berhasil,Tamparan mendarat ke pipi mulus Wina...


plakkkkk......


Mampus kau,batinku dengan tertawa jahat di dalam hati pula.


"Ibu,apa yang ibu lakukan"Hardik Arga.


"Ibu hanya ingin menyadarkannya,jika kalian tak memiliki hubungan apapun,dan sepertinya nona Wina harus di undang dalam pernikahanmu".Ibu Arga nampak mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya..sebuah undangan berwarna biru muda bertuliskan Asta&Arga terukir di dalam kertas itu.


"Apa ini Bu?"Tanya Wina berlagak bodoh.


"Kamu tidak tau?Ini undangan pernikahan Arga dan Asta,jadi kamu wajib datang"imbuh Ibu Arga.


Kaki Wina nampak lemas,seperti ingin pingsan,wajahnya berubah menjadi pucat pasi.


"Silahkan Nona Wina keluar dari sini!"Perintah Ibu Arga.


Wina pergi dengan wajah malu,kemudian menatap ku dengan penuh dendam.


"Apa yang kamu lakukan dengannya!".Seru Ibu Arga,menatap wajah anaknya dengan penuh amarah


"Ibu maafkan aku,aku tak bisa mencegahnya untuk datang kemari".Arga merasa bersalah kepada Ibunya.


"Kamu ingin,jika Ayahmu tau,penyakit jantungnya akan kambuh!".


Arga menunduk,Ia mengakui kali ini ia benar-benar bersalah,aku hari ini sangat puas melihat Wina di permalukan.


"Kamu benar-benar laki-laki bodoh!"Imbuh Ibu Arga tampak penuh emosi.


"Bu,sudah jaga kesehatan Ibu"Kataku dengan memegang pundak Ibu Arga.


"Ibu malu padamu Asta,Arga beselingkuh di belakangmu,Ibu harap kamu mau memaafkan Arga".


"Iya Bu,Asta mengerti,"


...


..


.


Jangan lupa like,setelah membaca...


Gumawo Chingu...🤗