
Aku duduk di depan cermin,melihat bayanganku sendiri,ku raih sisir ku,perlahan aku menyisir rambutku dengan lembut.
Aku tolehkan wajahku ke kanan dan ke kiri,melihat noda-noda hitam di wajahku.
Aku membayangkan ketika melihat wajah Wina,wajahnya mulus bak apel yang di beri sentuhan lilin halus dan glowing.
Ku katup kan mulutku dan sedikit ku majukan membentuk duck face.
"Ah..bodo amat,lagipula Arga tak pernah menganggapku sebagai wanita".
Sejenak aku berfikir,hari ini jika aku hanya berdiam diri di rumah pasti sangat membosankan.aha bagaimana jika aku ke kampus,pikirku.
Lebih baik aku telepon Arga.meminta ijin padanya.
"Halo"kata Arga dari ujung ponselnya,dengan suara dingin.
"Apakah kamu sedang sibuk?".
"Lumayan".
"Kalau begitu,bolehkan aku kuliah hari ini,aku bosan di rumah".
"Tidak boleh!,lagipula dulu sebelum kamu kuliah,kamu selalu berdiam diri dirumah".
"Kamu kan tau,Ibu kamu susah payah membiayai kuliahku".
"Tenang,Itu tak membuat kami bangkrut".Arga menyombongkan diri.
"Sombong banget sih,Kamu tidak mengijinkan pun aku akan tetap kuliah!"Seruku,kesal.kemudian aku menutup teleponku tanpa mendengar kata-kata Arga selanjutnya.
"Kalau kamu berani melawanku,aku akan perko*a kamu!,hallo...hallo Asta!,Sial dia mematikan teleponnya".Umpat Arga.
Sementara itu,semua karyawan Arga tampak memandang Arga dengan heran,Kebetulan saat itu Arga sedang mengadakan rapat untuk peluncuran BB cushion baru di perusahaannya.
"Rapat di akhiri sampai disini".Arga beranjak pergi dan berlari keluar kantor menuju Apartement.sementara para karyawan dan sekertaris Wisnu nampak heran melihat tingkah laku bosnya.
Arga masuk ke dalam mobil,dan meninggalkan kantor, ia memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi.
15 menit kemudian Ia sampai ke apartement,dan berlari sekuat tenaga untuk mencegahku agar tak ke kampus hari ini.
Sedangkan aku sudah bersiap untuk pergi,ketika aku akan masuk ke dalam lift yang ternyata ada Arga di dalamnya.hal itu membuatku kaget..
"Mau kemana kamu,kamu yang memaksa ya".Arga berjalan maju ke arahku,dan aku terpaksa di pukul mundur oleh Arga,Aku berjalan mundur hingga berdempetan dengan tembok,Arga nampak semakin dekat beberapa inch denganku.
"Jangan mendekat!".Aku berteriak sekuat tenaga.
"Hahaahaa...Sudah tau takut,tapi masih melawanku".Tawa Arga pecah,Lagi-lagi ia mengolok-olok ku.
"Diam kamu!"Aku berteriak lagi.kemudian masuk ke dalam rumah kembali,aku berjalan kesal dengan kaki sengaja aku hentak-hentakkan dengan keras ke lantai.
Aku duduk di sofa depan tv,sedangkan Arga berjalan menuju lemari pendingin mengambil minuman.
"Bagaimana kalau kita makan?".Kata Arga.
"Makan apa?,dimana?".
Kemudian kami keluar menuju Restoran yang ia maksud.Tapi yang kulihat Arga mengarahkan mobilnya ke Salah satu Hotel di pusat Ibu kota.
"Kenapa kamu ke hotel,kamu tidak akan menjahatiku kan?".Aku berkata tanpa pikir panjang.
"Bodoh kamu,"Arga mendorong kepalaku."Kalau aku mau itu,sudah aku lakuin tadi ketika aku lihat dada kecilmu tadi,bahkan tak ada menarik-menariknya".Ucap Arga meremehkanku.
Wajahku memerah karena Arga mengungkit kejadian tadi pagi.
"Diam kamu!!".aku benar-benar malu.
Kami masuk menuju restoran di hotel 2W hotel mewah di ibu kota,dan menuju ke restoran 2W di dalamnya.
Aku lebih memilih berjalan di belakang Arga,menjaga jarak dengannya.
Setelah duduk,kami memesan makanan,belum sempat makanan datang,Lagi-lagi manusia pengganggu datang mengusik hidupku.
Dia mendorongku dengan kuat,tapi kali ini tak membuatku jatuh.
Arga nampak kaget melihat Wina saat itu.
"Wanita penggoda,perebut!"Umpatan demi umpatan Wina lontarkan ke arahku,sehingga membuat semua mata memandang rendah ke arahku.Aku tak berkata apapun.padanganku tetap ke depan,sementara Arga menenangkan Wina yang marah melihat aku pergi dengan Arga.
"Wina,tenang,Aku dan Asta tidak ada apa-apa,dia memintaku untuk menemaninya makan siang".Arga melemparkan semua kesalahan padaku.
"Dasar wanita murahan!"Seru Wina
Mendengar kata-kata Arga,membuat darahku mendidih aku berteriak sekuat tenaga memaki Wina.
"SIAPA YANG WANITA PENGGODA?!AKU ATAU KAMU,AKU ADALAH NYONYA ARGA YANG SAH,SEDANGKAN KAMU HANYA WANITA MASA LALU,YANG PERNAH MENYAKITINYA,TAPI KAMU MENCOBA MASIH MENEMPEL PADANYA."
Arga menatapku dengan mata terbelalak.
"Apa yang kamu lakukan".mulut Arga berkomat-kamit kearah ku.
"BERANINYA KAMU MENGUMPAT KE ARAHMU!".Wina mencoba menarik rambutku.
Namun dengan sigap Arga berhasil menghalaunya.dan menggedong Wina meninggalkan ku sendiri.
Mulut Arga tampak memberi kode
"I'm So sorry".
Aku hanya melihat mereka pergi dengan tatapan nanar,ntah mulai kapan,air mataku menetes membasahi kedua pipiku.
"Laki-laki ba*ingan!".Aku berteriak dalam hati.
⏬⏬⏬⏬
**Jangan lupa like setelah membaca,
jangan sungkan memberi kritik dan saran
Thank you**