Novemberain

Novemberain
Hati Yang Berbunga Bunga




 


Sepulang sekolah, Naila pulang ke rumahnya untuk mengecek jaket dan mantel yang ia cuci dan ia jemur. Setelah memastikan jaket dan mantel sudah kering, ia pun segera melipatnya dan memasukkan ke dalam kresek yang berwarna putih.


"Untung panas banget jadi jaketnya cepet kering." Ujar Naila tersenyum sambil menaruh jaket itu ke dalam tas yang akan ia bawa ke resto.


"Mandi dulu ah." Ucap Naila, ia pergi ke kamarnya untuk mandi. Selesai mandi, ia pun segera memakai baju kesukaannya. Setelah selesai memakai baju, ia segera mengambil mukenah dan memakainya. Ia pun melaksankan sholat dhuhur, sholat yang tak boleh ia tinggalkan dalam keadaan apapun karena sholat adalah hal wajib yang harus ia kerjakan.


>>= Shalat adalah kewajiban paling utama setelah dua kalimat syahadat dan merupakan salah satu rukun islam.


Rasulullah shallallahu alaihi wa salam bersabda, “Islam itu dibangun di atas lima perkara, yaitu: bersaksi bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan shalat, mengeluarkan zakat, mengerjakan haji ke Baitulloh, dan berpuasa pada bulan Romadhon.”


>>= Shalat merupakan pembeda antara muslim dan kafir.


Rasulullah shallallahu alaihi wa salam bersabda, “Sesungguhnya batasan antara seseorang dengan kekafiran dan kesyirikan adalah shalat. Barangsiapa meninggalkan shalat, maka ia kafir” 


>>= Shalat adalah tiang agama dan agama seseorang tidak tegak kecuali dengan menegakkan shalat.


Diriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Inti (pokok) segala perkara adalah Islam dan tiangnya (penopangnya) adalah shalat.”


>>= Amalan yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat.


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah Tabaroka wa Ta’ala  mengatakan,’Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?’ Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga amalan lainnya seperti itu.”  Dalam riwayat lainnya, ”Kemudian zakat akan (diperhitungkan) seperti itu. Kemudian amalan lainnya akan dihisab seperti itu pula.”


 


 


Setelah selesai sholat, Naila menyempatkan waktu untuk membaca Al quran walau hanya 2 lembar saja. Selesai membaca Al Qur'an, ia pun memoles wajahnya sedikit dengan make up yang ia punya. Setelah memastikan dirinya cantik, ia pun mengambil jilbab dan memakainya. Setelah semua beres, ia pergi ke ruang makan untuk makan siang.


"Loh kog makannya masih utuh kayak tadi pagi, emang bunda gak sarapan pagi tah?" tanya Naila dalam hati melihat semua lauk pauk yang ada di meja makan masih utuh seperti tadi pagi sebelum ia berangkat sekolah.


"Sudahlah, mungkin bunda buru buru makanya ia gak sempat makan." Ujar Naila dalam hati. Ia emang selalu saja berfikir positif dalam hal apapun.


Naila pun mengambil piring dan mengisinya dengan nasi dan lauk pauk. Ia makan dengan lahap. Selesai makan, ia pun segera mencuci piring yang tadi ia pakai. Selesai mencuci piring, ia segera kembali ke kamarnya dan mengambil hp yang tadi sempat ia taruh di atas meja.


Ia mengambil Hpnya dan membuka aplikasi Wa. Lalu ia pun mengirim pesan kepada seseorang.


"Assalamu'alaikum."


"Waalaikumsalam, maaf ini siapa ya?"


"Ini aku ka, Naila yang tadi malem pinjem jaket dan mantel kakak."


"Oh Naila, ada apa Nai?"


"Gini ka, aku mau mengembalikan jaket dan mantel kakak. Tapi aku gak tau tempat kakak di mana?"


"Oh gitu, nanti biar kakak aja ke resto kamu. Kamu pulang sekolah langsung ke resto kan?"


"Iya ka, iya udah nanti aku kirim alamatnya ya ka."


"Oke."


Naila pun mengirim alamat restonya. Setelah selesai, ia pun menutup hpnya dan menaruhnya di dalam tas.


"Oke, sekarang tinggal berangkat." Ujar Naila tersenyum. Ia menggendong tas itu di punggungnya dan setelah itu ia mengambil kunci sepeda motor dan langsung berjalan menuju keluar. Tak lupa ia mengunci pintu rumahnya agar tak ada orang lain masuk.


Setelah memastikan pintu rumah terkunci, ia pun berdoa di depan pintu rumahnya.



Selesai berdoa, ia pun segera menuju ke sepeda motornya dan menghidupkan sepedanya. Dan lagi lagi sebelum ia berangkat, ia berdoa dulu untuk keselamatan dirinya agar terhindar dari bahaya.



Setelah selesai berdoa, ia pun segera berangkat dengan hati yang berbunga bunga. Entahlah apa yang membuat ia begitu bahagia hari ini, apakah karena ia akan bertemu dengan Fahmi atau gimana, ia juga tak mengerti tapi ia merasa hatinya saat ini sangat bahagia sekali.


Hingga tak terasa ia pun sudah sampai di depan resto. Ia segera memarkirkan sepedanya lalu masuk ke dalam kantor dan menaruh tasnya serta ia pun mengganti bajunya dengan seragam yang sama seperti karyawan lainnya karena ia tak ingin terlihat seperti bos atau anaknya bos. Ia ingin berpenampilan yang sama seperti yang lainnya agar ia bisa merasakan bagaimana menjadi seorang karyawan biasa.


Setelah ganti seragam, ia pun langsung mengerjakan pekerjaan sebagaimana biasanya. Di dalam hati, Ia berharap Fahmi segera datang menemuinya. Entah kenapa Naila merasa ingin sekali melihat wajah laki laki yang sudah menolongnya tadi malam.