HAANIYA.

HAANIYA.
Orang tua yang egois.



Lita tidak bermaksud kurang ngajar dengan menyela ucapan para orang tua itu.


Namun wanita itu merasa kini sudah saatnya dia memberi tahu letak kesalahan mereka dimana. Sehingga kedepannya mereka sadar dan lebih memberi perhatian mereka kepada Hani.


Lita tidak ingin sahabatnya itu berbuat nekat lagi, apalagi saat ini ada dua nyawa lain yang harus Hani jaga dia tidak ingin sahabatnya sampai stress dengan kehamilannya.


" Kalian cuma lihat dia saat dia melakukan kesalahan! Tapi kalian tidak pernah melihat dia disaat dia membutuhkan perhatian. Kalian Sadar tidak, kalian adalah orang tua yang egois, Kalian Sadar tidak? Keegoisan kalianlah yang membentuk Haaniya yang sekarang, kalian tahu keegoisan kalian itu membuat wanita itu hampir depresi. " Tunjuk-nya kepada Hani yang masih terlelap dalam tidurnya.


" Kamu tidak tahu apapun tentang kami nak! Kamu hanya orang luar, jadi tolong jaga ucapan mu." Sahut Dion yang tidak suka dengan tuduhan gadis itu.


" Ya tuan Xavier yang terhormat! Yang anda katakan itu memang benar, saya tidak mengenal anda dan istri anda dengan baik. Tapi maaf! Saya berani menantang jika saya lebih mengenal sahabat saya ketimbang kalian orang tuanya." Sekali lagi Lita tidak bermaksud kurang ngajar, yang wanita itu lakukan hanya untuk membuka mata hati kedua orang tua Hani untuk melihat letak kesalahan mereka selama ini.


" Nyonya Xavier yang terhormat! Apa anda pernah bertanya, kenapa wanita itu lebih senang berada di luar rumah ketimbang di istana kalian yang megah itu. Pernah kah hati kecil anda bertanya tentang hal itu." Lita tersenyum mengejek," Anda tentunya tidak akan menyadari hal itu, karena anda mendapat pujian dari anak-anak Anda yang ada di yayasan itu, serta anak angkat anda. Anda tahu nyonya Xavier yang terhormat, anda adalah seorang malaikat untuk anak-anak itu tapi anda gagal menjadi ibu untuk putri kandung anda sendiri."


Plak.


Lisa yang baru saja datang dan memaksa masuk keruangan itu, langsung menampar Lita saat mendengar wanita itu memojokkan Melly.


Lisa ingin menunjukkan kepada semua orang jika dia menyayangi Melly dengan membelanya saat di kata-katai oleh Lita.


" Jangan mulut kamu! Dasar wanita mura-han, harusnya kamu ngaca! Kalau bukan karena Hani kamu mungkin sudah menjadi seperti ibu kamu." Ucap Lisa.


"Kenapa aku harus berkaca!" Lita tersenyum, sembari mengusap bekas tamparan Lisa.


Sementara Lita, berbalik menatap kepada Narendra, " berdoa saja, semoga Dia baik-baik saja setelah mengetahui dia Hamil." Ucapnya. wanita itu kemudian melangkah keluar ruangan itu.


Begitu dia menggapai pintu, Dia kembali berbalik! menatap semua orang yang yang ada di ruangan itu secara bergantian. " Rumah dan orang tua adalah tempat ternyaman seorang anak, tapi dia mempunyai tempat pulang, sekali pun itu dirumahnya sendiri, Dia suka bercerita tapi tidak pernah menceritakan semua masalahnya kepada kalian, karena kalian terlanjur melekat dia posisi yang dia sebenarnya tidak ingin. Kalian mengatakan dia pintar dan dia membuktikan hal itu, kalian mengatakan dia pengertian, baik dan bisa berbagi, dia pun melakukan hal itu Kalian mengatakan dia bukan anak yang cengeng dan selalu tersenyum bahagia. Dia juga melakukan hal itu, tapi hanya di depan kalian." Wanita itu tersenyum penuh ejekan, kemudian meninggalkan ruangan itu.


Awalnya dia ingin memberi tahu semua yang Hani rasa kepada kedua orang tua sahabatnya itu. Tapi karena kehadiran Lisa di ruangan itu.


Lita pun mengurungkan niatnya karena tidak ingin membuat Lisa merasa menang dan semakin besar kepala, saat merasa berhasil menyakiti Hani, walaupun kenyataannya demi kian.


" Lita, mau kemana kamu? jelas kan dulu pada Tante apa yang kamu tahu." Desak melly, wanita itu beranjak dari tempat duduknya, mengikuti langkah Lita, karena wanita paruh baya itu sudah pernah mendengar sendiri dari mulut Hani saat putrinya itu bercerita kepada Narendra di kantin rumah Sakit waktu itu.


Haaniya.



......\=\=\=\=\=......


...Yang kemarin tanya kok Ela jadi istri KAI! kapan Nikahnya?...


...Ini cerita mereka, silahkan di kepo-in!🤗...