
Sabtu pagi tepat 27 Mei bertepatan dengan hari kelahiran Bee,taman Maha Resort disibukkan dengan kegiatan para pekerja yang menyiapkan acara akad juga resepsi sangat sederhana pernikahan Alby dan Bee.Pernikahan yang sengaja dibuat sesederhana mungkin yang hanya dihadiri oleh kerabat juga sahabat dekat di tambah dengan sekitar 200 anak panti yang sengaja di undang.
Konsep acara yang membuat sedikit banyak perdebatan Bee,Alby,keluarga Bee juga Navy.Perdebatan yang akhirnya dimenangkan oleh Bee."tidak perlu mengundang para kolega yang kaya raya karena yang dibutuhkan hanya doa kebaikan yang tulus dari mereka yang hadir" ucap Bee,makanya Bee memutuskan untuk mengundang anak panti yang meramaikan suasana resepsi.
Tepat pukul 8,ijab kabul dilaksanakan dan tanpa kendala akhirnya Alby dan Bee sah menjadi pasangan suami istri secara agama dan negara.Suasana haru menjadi bingkai peristiwa membahagiakan itu.Pasangan yang terlihat sangat serasi dengan wajah kebahagian dikeduanya.Mempelai wanita dengan kebaya berwarna perak terlihat cantik sempurna dan mempelai lelaki dengan baju berwarna perak terlihat sangat tampan yang membuat sedikit menepuk dada karena melihat kondisi mempelai pria yang harus duduk di kursi roda sementara mempelai wanita bersikap berbeda dengan berdiri menerima ucapan selamat dari yang hadir.
Dari kejahuan sepasang mata yang memerah menahan tangis tidak lepas memandang keduanya.Perasaan bahagia juga hancur teraduk bercampur jadi satu di hatinya.Bahagia karena melihat lelaki yang telah dianggap seperti saudara kandungnya telah bisa bangkit dari keterpurukan dan mulai menjalani hidup barunya dengan wanita yang dicintainya.Hatinya juga merasa hancur karena wanita yang dicintainya dengan begitu dalam ternyata tidak bisa dimilikinya.Bagaimana pun perasaan sakit dan kecewa itu menari dengan sangat indah di hatinya.
Di usap Navy air mata yang dirasanya telah jatuh di pipinya dengan lembut lalu dengan spontan menundukkan kepalanya."Aku juga manusia yang mempunyai hati,sekuat tenaga aku berusaha ikhlas menerima takdir ini tetap saja hatiku merasakan perih yang sangat.Salah kah aku dengan perasaan ini ?Manusiawi kah aku kecewa dengan keadaan ku yang sekarang ? sangat jahat kah aku yang masih berharap kelak nantinya wanita itu masih bisa kumiliki ?"
perang batin Navy,yang tiba-tiba terhenti karena seorang fotografer yang meminta untuk berfoto bersama kedua mempelai.Dengan langkah gontainya Navy memaksakan langkahnya,tidak lupa juga memaksakan sebaris senyum hadir di bibirnya saat foto mereka diabadikan.
"jangan pernah buat Bee menangis ! Kalau sampai gue tau Bee tersakiti akan kata juga sikap lu,gue gak akan segan-segan untuk menggantikan posisi lu " Ucap Navy begitu selesai pengambilan foto mereka dengan satu tangannya memegang pundak Alby.
Alby membalas tatapan tajam Navy dengan tidak kalah tajamnya.
"lu ngancam gue,Dongker ?"
tanya Alby penuh selidik
"Menurut lu ?"
Balas Navy dengan dingin
"kalau aja cewek disamping lu ini gak cinta mati ama lu,gue bakalan siap bersaing ama lu gak peduli akan keadaan lu !" sambung Navy lagi dengan nada seriusnya
"Uhhhh,beruntung banget ceritanya ne gue ya,di cintai oleh dua lelaki hebat produk asli Indonesia"
celetuk Bee pamer dengan wajah berbinarnya.
"Lu yakin dengan pilihan lu,Bee ?"
tanya Navy dengan wajah masih seriusnya
"Sangat yakin !
kalau tidak yakin mana mungkin juga gue yang ngebet minta tu cowok nikahi gue !"
jawab Bee dengan wajah dibuat kesel dan membuat senyum simpul di bibir Alby karena merasa kemenangan telah di tangannya.
"Bagaimana kalau ntar dia.."
"Aisssssh !"
putus Bee cepat karena tau arah tujuan pembicaraan Navy.
"dari awal gue ketemu lu,gue udah bilang ke lu kan kalau gue gak tertarik ma lu dan sekarang ucapan gue juga masih berlaku.Walaupun begitu jangan takut ! ada satu ruang di hati gua yang penghuninya itu lu.Gue udah menempatkan lu di sana dan gue nyaman dengan posisi lu disana.Gue mohon tetap di posisi itu agar hubungan kita tetap baik seperti sekarang ini "
lanjut Bee lagi yakin sambil satu tangannya menggenggam erat tangan Navy.
Navy tertawa pelan dengan nada sedikit mengejek sambil menatap Alby.
"sepertinya,istri lu beneran nyesel deh nikah ama lu,By.Baru hitungan jam aja lu nikah.di hadapan lu,tanpa sungkan langsung genggam tangan gue"
dengan nada memprovokasi Navy mengucapkan nya ke Alby.
"Cihh,itu hadiah perpisahan terakhir kalinya buat lu dari istri gue.Biar setelah ini lu gak usah berharap lagi ma istri gue trus hati lu yang tercabik-cabik itu gak sampe ngeluari darah.Cari sana cewek lain yang statusnya masih single !"
jawab Alby dengan santainya yang langsung membuat Navy kesel dan membuat Bee tertawa senang
"ntr malam lu.."
"STOP !"Teriak Bee sebelum Navy selesai menyelesaikan kalimatnya.
"tenang aja pak Dokter !
walaupun kami berdua masih amatiran tapi jangan takut masih ada you tube kok !"
ucap Bee tanpa ada rasa malu dan langsung mengambil posisi berdiri di belakang kursi roda Alby
tanya Alby dan Navy bersamaan dengan wajah bingung mereka.
Bee pun langsung meng anggukan kepalanya sambil tersenyum malu-malu bersembunyi tertunduk di belakang tubuh Alby.
" Nova yang kasih informasi ke gue,tinggal tulis aja tutorial bla bla gitu "ucap Bee pelan yang langsung membuat muka Alby memerah menahan malu karena merasa wanita yang sekarang statusnya adalah istrinya begitu polosnya dengan menanyakan hal memalukan yang sangat pribadi menurut dirinya kepada orang lain.Sementara Navy harus menahan tawanya mendengar jawaban lugu wanita yang telah menjadi istri sahabatnya sendiri.
"lu bisa andali gue ntr malam,By kalau ada masalah.Gue jamin gue bakalan kasih.."
Navy langsung beranjak pergi beelari begitu melihat tonjokan tangan Navy yang akan mengarah ke tubuhnya..
----------------------------------------------------------------------------------
*Queen Bee Cantika
Gue udah resmi menyandang gelar Nyonya Alby Mahardika Maulana.Status yang gue impikan dari gue SMA.Bahagia sudah pasti karena impian gue adalah lelaki yang menjadi cinta pertama gue akan jadi pacar pertama gue dan kelak akan jadi suami gue.Impian itu terwujud walau jalan menuju kesana tidak mudah karena gue harus ngerasai dulu yang namanya kecewa,sakit hati,terluka,nahan malu, rindu,menahan amarah dan emosi.Harus perperang melawan hati sendiri dan tentunya banyak air mata yang harus gue keluarkan.
Lantas apakah perjuangan gue berakhir ?
Selama nafas berhembus maka kita tetap harus berjuang untuk merasakan kebahagiaan itu.
Sebagai Istri dari pengusaha muda yang terbilang sangat sukses,gue tetap menekuni status gue sebelumya yaitu menjadi salah satu bawahannya karena gue juga gak mau ilmu yang telah gue cari ke negara lain gue sia-siakan.Menjadi karyawan yang istimewa kah gue ?
Hee hee,
ternyata tidak !karena gue juga harus terima teguran apabila melakukan kesalahan dalam bekerja.
Merasa puaskah gue sekarang dengan kehidupan gue ?
Maaf,karena jujur saja gue masih berharap kehidupan yang lebih baik lagi bersama dengan suami gue.
Alby Mahardika Maulana pengusaha muda yang sukses,berwajah tampan,berkharisma dan terkenal dengan hati dermawannya dan jangan lupakan juga kalau keadaan fisiknya yang juga cacat.Tentu saja itu bukanlah hal yang menjadi rahasia lagi.
Sedih sudah pasti gue rasakan bila mengingat hal itu apalagi gue juga harus melihat segala aktifitasnya dari kursi roda itu.Gue yang selalu membantu aktifitas di rumah yang bisa dibilang ruang gerak Alby menjadi sedikit terbatas.Alby bahkan kadang menolak bantuan gue dalam melakukan aktifitasnya entah memang Alby merasa yakin bisa melakukannya,atau merasa tidak enak akan keadaannya atau merasa sedih karena kadang tanpa terasa air mata ini meleleh jatuh ke pipi melihat keadaannya.
Ya,selain usaha terapi kedokteran yang selalu kami jalankan aku juga meminta pertolongan dari yang di Atas.Kini dini hari menjelang subuh gue akan sengaja terjaga untuk memohon bantuan juga belas kasih dari sang maha pencipta agar Alby bisa di berikan kesembuhan pada kakinya.
Lelah ?
tidak ada kata itu di hidup gue untuk terus meminta kesembuhan Alby.
Putus asa ?
tidak juga ada kata itu di kepala gue walau sudah 6 tahun berlalu gue melakukan itu.Jawaban dari doa-doa sepertinya belum terlihat sedikitpun tapi gue masih sangat bersyukur karena Allah telah memberikan kebahagiaan yang lain dalam hidup gue.
6 tahun usia pernikahan kami dan gue sekarang telah hamil untuk anak pertama kami yang memasuki usia 3 bulan.Yang paling membahagiakan tentunya adalah gue langsung mengandung 2 anak dalam rahim gue.
Apakah masih boleh gue meminta kesembuhan untuk Alby ? terlalu serakah kah gue dengan nikmat bahagia yang telah di hadirkan di hidup gue.
Entah lah,
Tapi,gue masih memanjatkan doa itu disetiap sujud gue.
*Alby Mahardika Maulana
Hidup gue yang tinggal sebatang kara akhirnya bisa berdampingan dengan wanita yang sangat gue cintai.Bahagia !gue selalu berharap satu kata itu yang bisa disimpulkan di keluarga kecil kami ini.
Gue sadar,gue bukan cowok normal pada umumnya sekarang karena kedua kaki gue yang sekarang mati rasa.Menyesal ? tentu saja kata itu tidak berlaku buat gue karena gue tau sebab kaki gue seperti sekarang ini karena keputusan masa lalu gue untuk mencoba memperpanjang hidup bunda gue.
Jujur,kadang ada rasa kecil hati di gue saat berhadapan dengan Bee,istri gue akan keadaan yang menyedihkan ini.Dan entah kenapa kecil hati ini akan kebal kepada orang lain.Gue sering melihat pandangan sedihnya yang melihat gue melakukan aktifitas dengan sedikit susah payah bahkan sering juga harus melihat air mata yang mengalir di pipinya tanpa di sadarinya.
Usaha untuk memperoleh kesembuhan juga gue lakukan.Tapi mungkin keberuntungan belum bisa gue genggam sekarang.Kecewa ? Mudah-mudahan tidak karena memasuki usia pernikahan kami yang ke 6,Bee telah mengandung anak gue.Beruntungnya gue karena langsung mempunyai 2 anak sekaligus dan tentunya ini memutus takdir keluarga gue yang secara keturunan hanya mempunyai anak tunggal.
Ya Rabb,nikmat sungguh luar biasa indah di hidup hamba.Walau sebelumnya ada cobaan berat yang Kau uji di hidup hamba.Bukannya hamba ini merasa kurang akan nikmat itu,tapi ada sedikit kesedihan yang hadir di hati hamba tatkala mendengar bahkan melihat isak tangis permohonan dari istri hamba saat pagi menjelang subuh yang selalu melaksanakan sholatnya memohon kesembuhan buat hamba.Bahkan air mata ini juga ikut menetes mendengar pinta tulusnya buat hamba.Bolehkah hamba meminta kepadaMu lagi,untuk mengabulkan doa istri hamba itu..
#Refika Nuki Villy 😘😘😘