UNTITLED

UNTITLED
Bab 112 Bee



* 3 tahun setelahnya..


Bee menatap kalung yang ada di tangannya.kalung emas putih dengan lionton berbentuk lingkaran kecil dan didalam lingkaran itu terdapat huruf-huruf abjad besar bertuliskan ALBEE yang dapat juga bergerak mengikuti lingkaran.


Sudah beribu kali Bee melihat kalung itu,kalung itu yang menjadi ketakutan tersendiri bagi Bee.Seminggu setelah Bee menginjakan kakinya di negara ini,Bee baru berani membuka kotak yang diberikan Alby pada malam perpisahan mereka.


Mengira dengan menghilang kan diri dari kehidupan Alby semua akan baik-baik saja,mengira waktu akan mampu menghapus semua kenangan yang ada,mengira jarak akan menghapus perasaannya kepada Alby,mengira dengan menyibukkan diri maka pikirannya tentang Alby akan menghilang.


Ternyata itu semua gak semudah seperti apa yang gue bayangi.Batin Bee lirih.Bee kembali memasukkan kalung itu kembali ke dalam kotaknya,begitu terdengar bunyi bel kamarnya.


Bee dengan malas pun melangkah ke arah pintu kamarnya.


"stok makanan gue habis.gue numpang makan disini ya"terdengar suara lelaki yang langsung mendorong pintu kamar Bee dan langsung menuju pantry kamar Bee.


Dan tanpa menunggu ijin lebih dulu langsung memakan makanan yang ada dengan menundukan tubuhnya pada sebuah kursi.


"tinggal ini aja stok makanan lu ?


ucap sang cowok lalu sambil memakan spaghetti dan menambahkan saos diatasnya.


Bee menatap jengah cowok yang ada di hadapannya,lalu menendang kesal kaki kursi yang diduduki sang cowok.Kedua tangannya juga sudah terlihat memegang kedua pinggangnya.


"lu kira ne rumah makan apa ?alasan lu selalu klasik,kehabisan stok makan.Kreatif dikit la kalau buat alasan.bosen dengernya "


teriak Bee emosi lalu ikut duduk di samping kursi cowok itu.


"kapan lu balik ke Indonesia ?"


tanya sang cowok susah payah karena makanan yang masih penuh di mulutnya.


"gue udah putusi untuk ngelanjuti S3 gue.Dan sepertinya keinginan gue di setujui ma perusahaan yang ngasih gue beasiswa"


ucap Bee santai yang langsung membuat gerakan mengunyah mulut si cowok terhenti.


"apa yang ada di otak lu se. udah tiga tahun lu negeri orang sendiri.lu gak rindu ma keluarga lu ?gak pengen liburan bareng ma mereka ? gak rindu suasana lebaran bareng keluarga ?


lu juga gak ijini keluarga lu tuk jenguk lu disini "


"ckkk,


jangan mulai dehhh "


"ada alasan lain ?"


tanya sang cowok sambil menaikan satu alisnya.


"cuaca disini gak cocok buat lu,Bee.lu lebih banyak menderita dari pada senengnya "


"sok tau "


"belum bisa move on juga ?"


"pilihan lu cuma dua sekarang Bee, kembali ke Indonesia untuk hidup bersamanya atau lupakan dia dan buka hati lu buat cowok lain.Dengan begitu lu akan hidup bahagia.Hidup ini singkat Bee,bahagia itu yang harus kita kejar "


"terima kasih atas sarannya "


ucap Bee dengan nada keselnya.


"Lu bisa kasih kesempatan buat gue tentunya lebih dulu.gua bakalan buat lu bahagia,lu lupai tu cowok yang buat lu frustasi gini "


"Ciiiihhh,


frustasi...!!!


lagian,napa juga harus kasih kesempatan buat lu.gue jauh-jauh kesini.Mending gue cari bule untuk jadi pasangan gue "


"lu pikir baik-baik de,Bee ucapan gue kali ini.Tiga tahun ini hanya gue yang jadi teman BAIK,TAMPAN,PERHATIAN yang lu punya.Lu sakit musiman gue yang urusi,gue yang rawat.Lu malem-malem kelaperan,gue yang ngasih lu makan.Itu belum cukup membuat hati lu beralih ke gue ?"


"Aisssss,


lu udah pinter sekarang main itung-itungan ya"


jawab Bee kesel sambil meruncingkan mulutnya.


"tapi bisa gue pikirkan se "


lanjut Bee lagi.


"bukan dipikirkan !


tapi di coba !"


sahut sang cowok tegas


"ya boleh la..,


kalau ternyata lu bisa menggeser cowok yang ada di hati gue.kenapa gak juga gue pilih lu jadi pendamping hidup gue.Gak akan gue sia-siakan hidup yang singkat ini dengan penantian semu.lu masih punya waktu 2 tahun pak dokter untuk mendapatkan hati gue.jadi usaha dari sekarang !!


kerja keras dari sekarang !!


Semanagt !!"


ucap Bee sambil menahan senyum nya,satu tangannya pun menepuk-nepuk pundak Navy lalu bergerak menjauhi Navy menuju rak bukunya.


Navy menjadi kesal sendiri,Navy juga jadi bingung.ucapan Bee kali ini apakah serius atau hanya menggoda nya saja.


"Banguni gue jam 7 malam nanti.gue harus balik lagi ke rumah sakit.jatah tidur gue cuma 2 jam.jadi jangan ganggu gue tidur"


titah Navy sambil membaringkan tubuhnya ke atas tempat tidur Bee.


Bee menatap Navy kesel.Gimana mau cinta kalau sikapnya aja selalu buat gue kesel.sungut Bee dalam hati.