UNTITLED

UNTITLED
Bab 129 Ajakan Nikah Bee



*3 bulan setelahnya,


Bee duduk dengan kesal di kursi belakang penumpang di samping Alby.Dengan mulut yang masih terlihat manyun Bee melihat handphone nya dan fokus membaca salah satu situs berita online tanpa memperdulikan dua lelaki tampan yang memperhatikan tingkahnya.Hari ini adalah hari bahagia teman Bee,Nova.


Nova melangsukan resepsi pernikahan hari ini.Hal yang membuatnya cukup terkejut ternyata Nova menikah dengan Gilang yang juga merupakan teman dekat SMAnya.


Bee tidak menyangka kalau ternyata acara resepsi itu juga di hadiri oleh para wartawan berita bisnis dan juga wartawan gosip.Bee melupakan kalau Gilang adalah seorang pemilik rumah produksi film terkenal dan Nova adalah anak pengusaha besar di kotanya.Yang tidak Bee habis pikirkan adalah para wartawan itu akhirnya mencoba mewawancarai dirinya dan Alby,yang memang sudah mulau terendus kedekatan mereka di dunia bisnis dan parahnya mengaitkan hubungan mereka dengan Rama yang juga merupakan teman dekat SMA Bee.


Bee sempat berpapasan dengan Rama tadi,yang akhirnya membuatnya terlibat percakapan serius.Belum selesai percakapan diantara mereka,Alby dan Navy datang menghampri.Bee memang merasakan ada sedikit ketegangan diantara mereka tadi.Yang membuatnya gusar ternyata para wartawan itu langsung membuat berita yang tentunya sangat merugikan dirinya.


Itulah lah menjadi alasan Bee sepanjang acara terlihat mengomel gak jelas yang berimbas kepada kedua lelaki yang kini ada bersamanya.


"masih mode ngedumel juga ceritanya "


sindir Navy yang sudah siap melajukan mobil mereka.


"resepi obat anti galau, dok !" ejek Alby dengan senyumya


"gak akan ada efeknya karena ne cewek lagi datang bulan "jawab Navy asal


"Aisssh,


para lelaki-lelaki lemah !keroyokan aja berani ya !"teriak Bee histeris yang membuat Navy dan Alby jadi terkekeh.


"liat ne gosip online murahan.Masak aku di bilang cblk terus diprediksi bakalan ninggali lelaki yang lagi dekat dengan aku !"sungut Bee kesel


"cblk ma sapa ?"tanya Navy sambil melajukan mobilnya.


"Rama !


aku kan hanya anggap Rama teman baik aku.Aku gak peduli orang juga media berbicara apa pun tentang aku,dan akan menjadi masalah buat aku kalau mereka meragukan cinta aku kepada sesorang ! padahal aku udah nyodori diri dengan gratis untuk lelaki itu menikahi aku tapi sampai detik ini lelaki aneh itu seakan hanya mendengar mantra - mantra gaib yang dianggap angin lalu"


Bee pun mengibas-ngibaskan tangannya ke wajah seperti gerah akan keadaannya dan melirik Alby yang kini fokus dengan smart phone nya.


"ada alasan pastinya lelaki itu belum mau menikah "jawab Alby dengan sedikit berdehem


"apa lagi alasannya ?


umur kami juga udah gaek.Aku sendiri adalah wanita cantik juga baik hati yang bekerja di Maha Group yang merupakan salah satu perusahaan besar dengan posisi yang cukup penting.Anda tahu itu kan ?"sedikit penekanan dan dengan senyum bangga Bee mengatakan itu yang membuat kedua lesung pipinya terlihat menggemaskan di mata Alby.


"Wow..!terdengar sangat bangga sekali anda bekerja di Maha Group.


Anda tau siapa pemilik Maha Group itu sekarang ?"Dengan tampang serius sambil kedua tangan saling melipat kedada Alby melihat Bee yang sudah menunjukan tampang kesalnya.


"tentu saja saya tau !


Pemilik Maha Group itu adalah seorang lelaki tampan,baik hati yang belum menikah dan sedikit egois.


Lalu,apakah anda tau siapa yang menjadi pacar dari pemilik Maha Group itu ?" tanya Bee dengan senyum devilnya ke Alby.Alby langsung memalingkan wajahnya ke luar jendela mobil karena merasa terjebak dengan permainan nya sendiri.


"dan kalian berdua !apakah kalian sadar masih ada orang lain di mobil ini selain kalian.Tolong anggap gue !"dengan berpura-pura emosi Navy mengucapkan peringatan itu.


"lu yang nyodori diri lu sendiri tuk jadi supir tanpa ada paksaan "dengan nada ketus Alby menjawabnya


Bee tertawa pelan mendengarnya.


"dokter merangkap supir . Nikamati lah pekerjaan mu sekarang,Nak !"nasehat Bee dengan senang.


"Albyyyy ?"dengan nada manjanya Bee memanggil Alby yang masih asyik melihat keluar kaca pintu mobil.Alby pun langsung melihat Bee yang sedang menunjukkan wajah imutnya.


"Mmmmm"


jawab Alby sambil mengerutkan dahinya melihat kelakuan Bee.


"Nikahi aku ya !"pinta Bee tanpa malu-malu yang langsung membuat Alby memutar bola matanya.Bee sebulan ini memang selalu mengucapkan kalimat itu apa bila mereka sedang berdua tapi kali ini ada Navy diantara mereka.Kenapa gadis yang dicintainya ini terlihat tidak menjaga harga dirinya.


Iya ?


Iiiyyyya ?


Iya kan jawabnya ?"Bee pun langsung mengejar wajah Alby mencoba mencari tau jawaban Alby dan satu tangan nya langsung melempar kotak tissyu yang berada disamping kursinya ke Navy begitu terdengar suara batukan dibarengi tawa tertahan Navy.


"Bee ! kok gak ada malu-malunya se ngajaki gituan.Ada Dongker tu !"jawab Alby gugup karena merasa Bee terlalu berani menanyakan itu.


"sopir itu biasanya tau diri kok ,tenang aja sayang !Lagian aku udah nanggali harga diri aku di depan kamu gitu aku bertekat untuk miliki kamu dan gak mau kehilangan kamu.Aku bentar lagi berumur 29 lo.Gak kasian lihat aku menua tanpa bersemi lebih dulu "


"aku lumpuh,Bee !


kamu harus ingat itu !"


jawab Alby pelan tapi terasa sangat menyakitkan di hati Bee.


Dengan manja Bee langsung bergelanyut manja ditangan Alby lalu merebahkan kepalanya di pundak Alby.


"Aku tahu itu !


Lagian yang lumpuh kan kaki nya kamu.


yang diantara kaki kamu gak ikutan lumpuh kan ?"sedikit menggoda Bee mengucapkan itu yang langsung membuat wajah Alby memanas di tambah suara tawa keras dari Navy sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Pak Dokter ?


apa kah ngaruh kaki lumpuh dengan yang itu tu ? bukannya yang itu masih bisa berfungsi dengan baik untuk memproduksi banyak produk-produk bernyawa yang handal tentunya" tanya Bee tanpa rasa canggung dan mempedulikan tampang Alby yang langsung menegang.


"Waduh ! Gue gak ikutan dalam hal ini.Gue juga gak mau jawab pake ilmu yang gue pelajari.


Gue gak mau menerka-nerka juga ya.Tapi gue sarani,bagusnya kita buktikan aja "Navy mengucapkan itu dengan nada serius dan bisa dilihatnya dari cermin tengah mobil tampang Alby yang seperti menyumpahinya.


"dengan apa ?"serbu Bee semangat sambil melepaskan rangkulannya dan mendekatkan tubuhnya ke Navy.


"Banyak !


mau yang alami atau yang.."


"yang alami aja !"putus Bee cepat sebelum Navy melanjutkan kalimatnya.


"Malam ini,tidur di rumah Alby.Pagi-pagi banget saat Alby bangun lu lihat tu tongkat apakah ikutan bangun juga "sambil tertawa Navy mengucapkan itu yang langsung membuat Alby bergerak untuk menampol kepala Navy tapi langsung di halangi oleh Bee.Akhirnya Alby dan Bee terlibat dalam adu fisik ringan.


Bukan tidak bisa melawan kekuatan Bee,tapi Alby memang sengaja mengalah untuk kemenangan Bee dan membiarkan Bee menutup mulutnya dengan melingkarkan satu tangannya dari belakang pundaknya dan tangan yang lain menahan tangannya.


"Serius ?


cuma gitu doang ?


kok aku gak beraksi sama sekali ya ?


Terlalu mudah dan gak ada tantangan sama sekali buat aku.Ada cara lain gak yang buat adrenalin aku berpacu ?"tanya Bee tidak percaya,yang lagi-lagi membuat kedua lelaki itu memberikan reaksi yang berbeda mengetahui kepolosan Bee.


"kamu gak perlu konsultasi masalah ginian ke dokter spesialis penyakit dalam ini.Ntar aku yang bimbing kamu.Dari pre test ke modul lalu post test "ucap Alby kesal sambil melepaskan tangan Bee yang membekap mulutnya.


"tuu kannnn ?


aku yakin itunya kamu gak ikutan lumpuh.Akhirnya sayang aku ngakui juga ! jadi gak ada alasan lagi buat kamu nolak aku,By."


teriak Bee histeris sambil memeluk erat tubuh Alby. Navy lagi-lagi mengeluarkan tawa kerasnya yang panjang sementara Alby harus menutup matanya berusaha menahan rasa didadanya yang Alby juga bingung apa namanya.


Kenapa bisa gadis polos yang dicintainya itu mendadak berpikir sejauh itu.


"aku mau membuat banyak anak sesuai keinginan kamu dulu By ngajak aku nikah.Dan aku akan siapi diri aku untuk memproduksi mereka"Jawab Bee seakan mengetahui jalan pikiran Alby lalu kembali memeluk erat tubuh Alby.