UNTITLED

UNTITLED
Bab 120 terjawab sudah



Setelah kejadian itu,Bee merasa amarah dihatinya terhadap Alby karena merasa dipermalukan.Bee pun berusaha tidak mau tahu tentang Alby,beberapa kali terjadi pertemuan mereka dan terlihat juga keduanya saling mengalihkan kontak mata.


Walau jujur,ada perasaan bersalah terselip di hati Bee.Apalagi setelah itu, Bee mendapatkan informasi dari Andra,adiknya.3 tahun awal kepergian Bee untuk belajar ke luar negri.Alby rutin menanyakan kabar Bee melalui Andra,berkunjung ke rumah sekedar bersilatuhrahmi kepada keluarga untuk saling bertukar kabar.Datang khusus di hari ulang tahun Bee dan saat lebaran dengan tujuan mendapatkan informasi keberadaan juga kabar Bee.Tapi,semuanya tanpa hasil.


"Kembaran gue lelah,kak ! bang Alby bahkan seperti hidup tanpa tujuan.Wajah tampan itu terus saja terlihat dingin dan menakutkan.Gue bahkan gak pernah lagi lihat tawanya setelah kepergian lu yang gak jelas itu.


terlalu kejam lu,kak !


Gue yang nyarani ke bang Al untuk lupai lu karena lu juga kan gak peduli dengan perasaan bang Al.3 tahun sudah cukup untuk menanti hal yang gak pasti !kalau nantinya lu menyesal akan semua ini,lu pantas dapatkannya !!!


itu juga karena ego lu yang gak jelas !"


Kalimat panjang Andra masih terekam jelas di otak Bee dan terus saja berputar di kepalanya.


Sabtu pagi tepat pukul tujuh hampir seluruh pegawai Maha Group telah memasuki bus-bus yang akan membawa mereka ke puncak menuju Maha Resort untuk merayakan hari jadi Maha Group.Bus mulai bergerak memasuki jalan utama.Bee berada pada rombongan bus ke 2 dan duduk berdampingan dengan Inggrit.


"lihat tu cewek ganjen !!


lihat aja kalau ampe tu cewek keganjenan ama Tirta gue bejek-bejek tu cewek !"


ucapa Inggrit sewot dan menunjuk dengan mulutnya tingkah genit Sandra ,cewek yang di maksud Inggrit yang terlihat tertawa dengan tangan bergelanyut manja dengan seorang cowok.Tirta sendiri adalah salah satu karyawan bagian OHC Maha Group yang juga bertindak sebagai panitia acara yang juga adalah pacar Inggrit.


Bee terkekeh mendengar ocehan mengancam Inggrit sambil terbatuk-batuk kecil.


"lagi puber tu anak,di maklumi aja "


saran Bee dengan tawa yang masih menghiasi bibirnya.


"puber apaan ?


lu aja belum lihat tu si bos di ganjeni ma tu cewek,bisa gak lu bilang tu cewek puber !! gue juga masih bisa nilai mana yang puber,mana yang keganjenan.Lagian masih juga magang udah belagu banget.Perasaan jaman kita magang dulu pada tau diri semua ya Bee "


ucap Inggrit lagi dengan nada keselnya.


"lu kenapa juga gak ambil duduk barengan ma Tirta ? lu kan bisa sekalian jagain cowok lu"


"kepikiran juga gitu,tapi masih banyak yang pengen gue tahu tentang lu ama tu si bos dingin itu yang belum gue tahu.Gue mau lu ceritai semuanya ke gue !"


ucap Inggrit dengan senyum mengembangnya dan alis matanya di buat turun naik.


"apa an se !!!


gak ada lagi yang harus di bahas.karena gak ada juga cerita masa lalu"


jawab Bee mencoba menghindar sambil tubuhnya di miringkan ke arah jendela.


"Bee !!


sia-sia dong gue duduk disini.


Asal lu tau juga,gue bakalan jadi orang pertama yang nyomblangi lu untuk balikan,pacaran apa pun itu namanya yang penting hasil akhirnya kalian tu nikah "


"jangan ngacooo !"


teriak Bee sambil menutup telinga dengan kedua tangannya.


"Heiiiii,


NONA QUEEN BEE !!!


MATA LU JUGA MATA TUAN ALBY MAHARDIKA ITU GAK BISA BOHONG KALAU KALIAN SALING MENCINTAI.KALIAN PASANGAN SERASI DAN CUCOOK PASTINYA.HANYA ORANG-ORANG GANJEN YANG GAK TAU DIRI AJA YANG MENCOBA MENGAMBIL KESEMPATAN YANG MUSTAHIL INI "


teriak Inggrit yang disengaja.Membuat Semua mata beralih ke mereka dan Bee dengan tubuh lemasnya memandang Inggrit dengan mata menahan amarah


----------------------------------------


Rombongan karyawan Maha Group telah tiba


di Maha Resort.Ternyata pada hari sebelumnya telah lebih dulu datang karyawan dari perusahaan lain yang berada di luar kota yang merupakan anak perusahaan dari Maha Group.Suasana resort pun terlihat sangat ramai sekali.Panitia langsung membagi kamar untuk karyawan yang baru datang dan memberikan baju yang harus di kenakan pada saat acara.Acara puncak ulang tahun sendiri,rencana nya akan di laksanakan malam nanti tapi sebelumnya setelah makan siang akan ada acara perlombaan untuk meramaikan hari jadi Maha Group yang peserta nya adalah mereka karyawan di bawah naungan Maha Group.


Bee dan Inggrit berjalan menuju kamar mereka setelah sebelumnya mereka makan siang.Bee dan Inggrit sendiri sebenarnya tidak satu kamar tapi karena permohonan Inggrit ke Tirta yang panitia acara yang disertai ancaman gila nya.Tirta akhirnya mengabulkan permintaan Inggrit.


Bee melihat isi kamar yang baru saja di masukinya."Kebetulan atau emang ...???"


tanya hati Bee.Karena Bee tau betul bahwa kamar yang sekarang di tempatinya adalah kamar Alby pada saat dulu mereka menjadi panitia pembukaan Maha Resort ini.Keadaan kamar ini pun menurut Bee tidak ada perubahan sama sekali.letak tempat tidur,lemari,nakas,sofa juga kursi.Bee pun menerawang kembali pikirannya.Rasanya seperti baru kemaren kebersamaan dirinya dan Alby menghabiskan malam bersama di ranjang yang dibatasi oleh dua guling yang sekarang ada dihadapannya.Mengunci tubuh Alby penuh dengan tubuhnya saat Alby menolak kakinya dipijat oleh Nek Gina,bahkan insiden lelaki normal yang terjadi di sofa masih terbayang dengan jelas oleh Bee.


"Ada cerita penting antara lu dengan CEO Resort ini dulu ya waktu DULLLU jadi panitia pembukaan resort ini ?


kelihatan dari tampang lu yang mesem-mesem gak jelas itu"


Inggrit mencoba menebak isi pikiran Bee dengan pertanyaannya sambil memperhatikan detail mimik wajah Bee.


"Ganti baju buruan !!!


semua udah pada ngumpul di lapangan "


perintah Bee yang lansung masuk ke kamar mandi dan tentu saja untuk menghindari pertanyaan Inggrit yang belum siap untuk di jawab oleh Bee.


----------------------------------------


Beberapa rangkaian acara perlombaan telah di adakan oleh panitia.Lomba yang membuat para karyawan yang berbeda perusahaan untuk saling mengenal,menciptakan kekompakan dan keakraban dan tentu saja hiburan tersendiri.Apalagi panitia juga menyiapkan hadiah juga hukuman bagi yang menang maupun yang kalah.Kombinasi Warna baju yang cerah dari setiap Perusahaan juga menambah meriah acara.Maha Group dengan warna Navy terang,Maha Resort dengan Orange nyala,Maha Cipta perusahaan yang bergerak di bidang tekstil dengan hijau terang,Maha Pro juga memilih warna merah terang dan satu lagi Maha Sukses yang berasal dari yayasan pendidikan terkenal memilih baju berwarna kuning terang.


Bee menatap kagum juga sedikit iri melihat kemenangan Atia dan Indah yang ikut meramaikan perlombaan kali ini.Pemilik Maha Group ini sama sekali tidak terlihat canggung dan membaur sekali dengan para bawahan mereka.Adegan mesra dan kompak juga langsung mereka tunjukan saat lomba cepat kaki tiga tadi.Pasangan itu saling mengeratkan tangan yang saling melingkar di pinggang masing-masing pasangan,salah satu kaki mereka yang saling terikat itu malah membuat pasangan itu terlihat semakin romantis.


Bee ikut bertepuk tangan senang,begitu melihat bahwa hadiah yang di pilih dari hasil putaran rolet Atia ternyata boneka beruang berukuran besar dan langsung diserahkan Atia kepada Indah.Indah pun menerimanya dengan tawa bahagianya tidak lupa memberikan pelukannya bahagianya kepada Atia.


Bee menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal lalu memandang Inggrit yang sepertinya juga menyimpan rasa iri yang sama seperti dirinya.


"gak pengen dapat perlakuan manis gitu,dari pasangan hidup lu,Bee ?"


tanya Inggrit dan belum sempat di jawab mata Bee langsung membesar karena namanya seperti di panggil untuk mengikuti games selanjutnya.


Bee bergabung dengan 4 cewek yang sudah berada di arena lomba yang 3 berbeda perusahaan dengannya.Sandra,cewek yang Bee tahu namanya itu ternyata termasuk peserta lomba kali ini."sejak kapan panitia ikut lomba ?"


batin Bee


Tidak berapa lama terdengar suara histeris dan teriakan dari penonton.Ternyata di arena lomba telah kedatangan 5 lelaki tampan,muda dan tentu saja dengan posisi jabatan penting di perusahaan tempat mereka bekerja.


Jantung Bee berpacu lebih cepat kembali begitu melihat tubuh atletis Alby yang berjalan menuju arena lomba.Mengenakan baju berwarna orange dengan jeans birunya.Mengenakan topi yang posisinya di balik kebelakng dan kaca mata hitam yang bertengger manis di hidung mancungnya.


kelima lelaki tampan itu pun di persilahkan panitia untuk memilih pasangan mereka.Bee langsung menundukkan kepalanya,bingung harus memanjatkan doa apa sekarang.Aroma khas tubuh berbau mint melintas di hadapannya,yang Bee hapal betul aroma tubuh siapa pemiliknya.


Alby ternyata memilih berpasangan dengan Sandra yang posisinya tepat berada di samping Bee.Bee sendiri mendapatkan pasangan yang mengenakan baju berwarna merah terang dari perusahaan Properti.Ada senyum yang Bee ciptakan di ujung bibirnya dan memperlihatkan lesung pipinya.Senyum yang Bee sendiri bingung apa artinya.


Lomba telah di mulai,ke lima lelaki tampan pun dengan apiknya melompat di antara batu bata yang ada,dan ternyata itu hal mudah mereka lakukan.Ke lima lelaki itu sukses mendaratkan kaki mereka pada ikatan benang yang di simpul jadi satu.


Lelaki yang menjadi pasangan Bee pun langsung bertanya kepada Bee,benang mana yang harus di pilihnya.Bee hanya mengangkat kedua bahunya dan terlihat pasrah.Pasangan pertama ternyata gagal memilih benang dan tepung pun mengudara dan hinggap disekujur tubuh sang cewek yang di ikuti dengan teriakan histeris sang cewek dan aksi tawa senang dari para penonton.Bee menggelengkan kepalanya menunjukkan kepada pasangannya,mencoba mengatakan bahwa dia tidak ingin bernasib yang sama.


Pasangan kedua dan ketiga ternyata sama tidak beruntungnya dengan pasangan pertama.Keberuntungan ada di pasangan Alby dan Sandra,Alby tepat memilih benang dan membuat Sandara melompat senang kegirangan sambil tubuhnya berlari dan memeluk erat tubuh Alby.Ciuman !


Ya,ada ciuman yang di daratkan Sandra langsung tanpa permisi ke pipi kanan Alby.Bee mengalihkan matanya dari adegan yang mengguncang hatinya.


Selagi Bee mencoba menata kembali hatinya,pandangan Bee sudah terlihat memutih semua dan Bee merasakan ada banyak serpihan tepung yang hinggap diatas kepalanya juga tubuhnya.Diantara pandangan mata yang sudah mulai terhalang,Bee mencoba kembali melihat mata Alby yang berada di balik kaca mata hitamnya.Tapi Bee tidak dapat menembus hitamnya kaca mata Alby.


"Maaf..,


Maaf banget.Maaf saya salah memilih benangnya "


terdengar ucapan lelaki lalu Bee merasakan ada usapan lembut di kepalanya,tubuh juga wajahnya.Bee menyinggungkan senyum nya.


"It's Oke !"


jawab Bee,lalu ikut membersihkan dirinya dengan mengibas-ngibaskan tepung yang menempel di sekujur tubuhnya.


Suara girang dari Sandra terdengar kembali di telinga Bee.Ternyata hasil putaran rolet yang di putar oleh Alby mendapatkan hadiah Boneka besar.Dan Alby memberikan boneka itu kepada Sandra.


"Saya Ari .."


Ucap sang cowok memecah aura cemburu didiri Bee.Dan tangannya masih berusaha membersihkan tepung dari kepala Bee.


"Saya Bee.Maaf kalau terlihat menakutkan sekarang "


jawab Bee yang langsung membuat Ari terkekeh.


Inggrit lalu datang menghampiri Bee dan tanpa permisi menyeret tubuh Bee menjauh dari arena lomba.Dan mulai mengeluarkan suara-suara gak jelasnya kepada Bee.


Di atas panggung sendiri,Indah dengan tatapan laparnya menanti Alby yang sudah melangkah menaiki panggung.Begitu tubuhnya hampir duduk di salah satu kursi,Indah langsung menarik kuping kanan Alby dengan kuat karena merasakan kesal yang luar Biasa.Alby pun langsung teriak menahan sakitnya.


"Lepas Bun !!!


Sakit !"


teriak Alby dengan nada perintah dan langsung menepis tangan Indah dari telinganya.Atia sendiri terlihat tertawa lebar melihat aksi Ibu anak tersebut yang kebetulan di atas panggung tersebut hanya di isi oleh mereka bertiga.


"Sakit ???


yang kamu lakui itu lebih menyakitkan Albyyyyy.Bunda udah coba bantu kamu supaya bisa kembali sama Bee,tapi apa yang udah kamu lakui ama cewek genit itu.Kamu hancurkan semuanya ..!!!"


"Bunda ..!!


Alby mana mungkin merusak rumah tangga orang lain.Bee itu udah punya suami bun.Bunda juga kan udah tau"


Ucap Alby sedih dan masih memegang telinganya yang terasa sakit lalu duduk di samping Atia.


"Hah ?


siapa yang udah punya suami ?"


tanya Indah panik,Alby menatap Indah bingung dan kedaan kacau itu di perparah dengan tawa keras dari Atia kembali.


"Bee belum menikah bun ??


Cowok bule itu ?


anak bayi yang di gendong itu ?"


tanya Alby bingung


"Albyyyyyyy...!!!


kenapa bodohnya kamu gak ketolongan,nak..!!!


wajah tampan kamu gak setampan otak kamu,Albyyyyyy.


Itu keponakan,Bee.Anaknya Dewi kakak Bee"


jawab Indah frustasi dan suara penuh penekanan.


"tapi,tu bule manggil Bee..


Bunnda,


itu artinya kannnn.."


ucap Alby lagi mencoba memberitahu


"Alby anak bunda yang tampan juga rupawan serta dermawan..,


mulut itu diciptakan di sini (indah sambil menunjuk mulut Alby ) Salah satu gunanya untuk bertanya.


BERTANYA LAH KALAU KAMU TIDAK TAHU,nak..!


yang Alby banggakan hanya diam.Lihat hasilnya dari Diam itu..!!Lagian dengan hanya panggilan bunda bukan berarti itu adalah anak kandungnya Bee."


ucap Indah lagi dan terlihat semakin frustasi.


"Bunda yakin ?"


tanya Alby lagi dengan polosnya dan membuat Indah harus meluapkan kembali amarahnya dan berusaha untuk memukul Alby.


Alby mencoba menghindari dari pukulan Indah dengan Bersembunyi di balik tubuh Atia tapi Indah dengan cepat mendapatkan tubuh Alby.Alby yang mendapatkan pukulan di tangannya langsung menarik tubuh Indah dan menariknya kedalam pelukan Alby.Alby menarik tubuh Indah erat karena merasakan ada udara segar yang terasa merasuki paru-parunya.


"Maaf,Nyonya..,


Anda adalah istri dari pemilik perusahaan Maha Group ini.Saya menghormati anda,Tapi tingkah anda membuat saya risih.Pantaskah ?layakkah tingkah memalukan ini anda tujukan kepada kami yang hadir disini ?


bahkan anda terlihat sangat murahan sekali berani memeluk calon suami saya di hadapan suami anda sendiri "


Ucapan nada tidak suka dan sinis itu terdengar jelas oleh Indah,Alby dan Atia yang keluar begitu saja dari mulut Sandra.Terlihat dadanya turun naik karena amarahnya.


Indah dan Alby melepas pelukan lalu saling pandang karena terkejut atas ucapan Sandra yang sungguh sangat tidak pantas sekali lalu keduanya melihat Atia yang terlihat melipat mulutnya tapi matanya terlihat kilatan amarah.