
"jangan lupa undang teman-temen lu,kak!"
Andra mencoba mengingatkan kembali Bee atas pesan Dewi,kakak mereka yang akan mengadakan acara besok.
Bee tidak mengubris perkataan Andra,karena tidak ada niatnya sama sekali untuk menginformasikan keberadaan dirinya sekarang.
Begitu Andra menghilang dari pandangan Bee dengan motor kesayangannya,Bee pun segera mengunci pintu rumahnya.Malam ini Bee harus tidur sendiri di rumah orang tuanya karena kedua orang tuanya juga Andra akan menginap di rumah kakaknya Dewi yang telah menikah. Dewi kakaknya yang akan melaksanakan acara aqiqah anaknya.Ini merupakan cucu pertama di keluarga mereka
Bee menarik nafasnya panjang,menerawang dengan tatapan kosong pada layar laptop yang ada di hadapannya.Seharusnya Bee membuat laporan hasil pertemuannya dengan Bintang tadi dan membuat konsep kerjasama antara Maha Group dengan Steel Co.Tapi pikirannya malah liar berlari entah kemana.
Bee kembali mengingat saat dirinya mempresentasikan perusahaan Maha Group tadi,Perasaan gugup dirasakannya.Peserta yang banyak dari berbagai macam perusahaan tidak begitu berpengaruh,tapi tatapan mata tajam dari Alby,Rama dan juga Orsya yang membuat jantungnya ketar-ketir.
Terutama tatapan mata Alby yang menatapnya seperti todongan pisau tajam,seperti meminta jawaban atas apa yang telah dilakukannya.Entah kenapa,Perasaan bersalah yang kini timbul di hati Bee.
Walau merasa gugup,Bee dapat menyelesaikan presentasi dengan baik.Bee yang harus kembali ke posisi duduknya,tidak mampu lagi untuk menghadapkan kepalanya kedepan.
Bee menarik nafasnya panjang,membenarkan posisi duduknya.Secara berlahan mengambil sebuah buku yang seperti catalog yang tadi dia sengaja bawa begitu selesai acara pertemuan pengusaha muda,
lalu membukanya.Melihat nya satu persatu dan mulai mencari tahu.
Matanya langsung terhenti di urutan pertama yang terpampang jelas juga wajah tampan yang sangat dirindukannya.
1.Alby Mahardika Maulana
Pria berumur 28 tahun adalah pengusaha Muda Sukses.Calon Pewaris tunggal Perusahaan Besar,tapi tidak menjadikannya puas.Pria Muda pekerja keras ini telah memulai usaha sejak berumur 21 tahun.Usaha yang berhasil digelutinya hingga sukses saat ini bergerak di bidang Properti,Perhotelan,resort,travel dan berencana membuka peluang usaha baru dibidang Industri perfiliman.
Bee mencari lagi nama lainnya ketika selesai membaca data Alby.Matanya pun terhenti sejenak di gambar wajah itu dan mulai membaca nya.
Orsya Mastura
Pengusaha Muda berumur 27 tahun telah sukses membuat Perusahaan yang didirikannya berkembang pesat.Perusahaan yang bergerak di bidang otomotif ini juga telah berhasil mendapatkan penghargaan dalam dan juga luar negri.
23.Rama Eugine Rompide
Salah satu calon Pewaris Perusahaan Macro Great Company.Perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan dan juga perkebunan.Pria berumur 28 tahun ini,telah menunjukan kemampuan dirinya karena telah mampu menjalin kerjasama dengan perusahaan besar di Asia dan juga Eropa.
Bee menutup kembali catalog yang dipegangnya.Kenapa bisa dirinya berada diantara ketiga lelaki muda sukses dan juga tampan ini.Untung saja,perusahaan tempatnya bekerja tidak ada sangkut pautnya dengan ketiga teman pria nya ini.
----------------------------------------
"Bundaaaaa,Alby itu paling males banget kalau ngadiri acara beginian.Ne acara juga gak ada hubungan Alby datang atau nggak karena Alby gak kenal tu siapa yang ngadai acara.Ini juga ada kerja yang harus Alby selesaikan secepatnya.Bunda ama ayah aja udah cukup mewakili "
Rayu Alby kesekian kali kepada Indah.
Alby juga merasa heran,kenapa kali ini dirinya seperti dipaksa harus ikut mengikuti acara hajatan teman bundanya.
Indah yang sudah berpakaian rapi,menatap Alby dengan tatapan siap menerkamnya.Karena melihat Alby yang masih memakai celana pendek dan juga kaos rumahan.
"Wuissssh,kalau udah dilihati seperti itu.
Udah nyerah aja,By.Ikuti aja maunya Bunda.Gak takut apa.."
celetuk ayahnya yang tiba-tiba muncul di pintu kamarnya
Alby mendengus kesal menatap ayah juga bundanya secara bergantian.Tahukah ayah dan bundanya kalau dirinya sekarang adalah pria berumur 28 tahun.Jadi tidak perlu lagi adanya pemaksaan.
"acara apa ?"
tanya Alby ketus sambil mengacak-ngacak rambutnya frustasi.
"kenalan bunda ma ayah lagi ngadai acara kelahiran anak pertama mereka.Baru aja pulang dari luar negri,suaminya dapat orang bule juga.kamu pasti kenal "
jawab sang ayah cepat sambil memberikan senyum jahilnya.
"ayah !"
teriak Indah sambil memukul bahu Atia.
bunda ma ayah keluar gih.Alby ganti baju dulu"
usir Alby
"Mandi !!"
teriak Indah mengingatkan
"ck,
udah bundaaaa.siap sholat subuh tadi Alby udah mandi"
jawab Alby kesel.Indah dan Atia pun saling tukar tawa melihat anaknya yang kesal.
"ayah,ada yang mau Alby tanya ke ayah "
ucap Alby cepat begitu mengingat sesuatu.
"ayah tau apa yang mau ditanya.ntar gitu acara ini selesai baru kita bahas"
jawab Atia yang merangkul bahu Indah dan mengajaknya keluar kamar Alby
----------------------------------------
Suasana bahagia begitu terasa di tempat acara yang di hadiri Alby.Ada tawa di sana sini.Begini kah rasanya mempunyai anak pertama.Ada yang menyandang status baru sebagai ayah,bunda,nenek,kakek,om,tante.Batin Alby lagi sambil memperhatikan sekelilingnya.
Entah Alby yang terlalu memperhatikan orang-orang disekitarnya atau memang kedua orang tuanya yang terlalu agresif karena sekarang Alby menyadari kedua orang tuanya tidak lagi bersamanya.
Bagaimana ini ?apa juga yang harus dilakukannya.Siapa yang ngadai acara pun dirinya tidak tahu.Alby pun terlihat celingak-celinguk mencari keberadaan orang tuanya.
Alby berjalan pelan sambil matanya menyusuri untuk mencari keberadaan orang tuanya.
Jantungnya tiba-tiba berdetak tidak beraturan hatinya berdesir merasakan sakit,tapi matanya seolah terhipnotis untuk terus melihat adegan itu.
Bee dengan tawa bahagianya asyik menggendong bayi ditangannya dan disampingnya ada cowok bule yang sepertinya sedang mengajak bayi yang di gendong Bee bercanda.
Alby tanpa sadar pun melangkah mendekati keberadaan manusia yang terlihat sangat bahagia itu.kini jarak mereka hanya kurang dari 3 meter,Dan Alby merasa matanya seperti menahan air yang akan tumpah.
"Bee.."
ucap Alby dengan suara paraunya
Bee langsung melihat sumber suara yang memanggilnya.Matanya pun langsung membelak tidak percaya.
Lelaki bule itu melihat akan ada sesuatu diantara mereka.Dan sepertinya akan melakukan sesuatu.
"Bunda,
baby Zee,sini "
ucap cowok bule dengan aksyen bulenya itu,meminta keberadaan bayi yang ada di gendongan Bee.
Alby merasakan ada sambaran petir menghantam jantungnya mendengar panggilan cowok bule itu ke Bee.
kenalan mama dan papanya yang baru pulang dari luar negri dan mempunyai suami bule.
kaliamat itu bergema di kepala Alby sekarang.
Alby bisa jadi sekarang ini,menjadi pengusaha sukses dan terus menjaga hatinya dan mencoba menjadi lebih layak bersanding nantinya dengan Bee.Bee yang ada di hadapannya sekarang..????
"Maaf !"
putus Alby cepat,dan langsung meninggalkan Bee yang mematung bingung karena merasakan air mata yang ditahannya dari tadi telah tumpah.