
Bee berjalan santai menikmati pemandangan serta keramaian yang ada bersama Inggrit.Harus di akui Bee,Maha resort yang sekarang sangat jauh berbeda dengan 6 tahun yang lalu.Banyak perubahan yang lebih baik yang telah di lakukan.Semua sangat indah dan memanjakan mata.
Bee dan Inggrit akhirnya memakirkan kaki mereka pada sebuah tenda yang telah disediakan kursi dan telah mengambil botol minuman terlebih dahulu.Dan menikmati juga beberapa games yang masih di adakan oleh panitia.
"lu kan pejabat,Bee.Seharusnya lu duduk tu di atas panggung !"
Ucap Inggrit sambil menunjuk panggung dengan mulutnya.Bee melirik sekilas panggung yang
di tunjuk oleh Inggrit yang terlihat beberapa petinggi Maha Group beserta anak perusahaannya.Mata Bee tertahan pada sosok Alby yang mengenakan sweater rajut hitam yang Bee sangat ingat,Bee pernah mengenakan sweater itu.Ditambah dengan topi kupluk hitam rajut dikepalanya dan itu menambah berkali-kali lipat plus pesona Alby.
Bee langsung mengalihkan pandangannya begitu terdengar suara batukan kecil dari Inggrit.
"dan lu seharuanya sekarang barengan ma Tirta bukan gue"
ucap Bee dengan nada tidak mau kalahnya.
Inggrit tertawa pelan mendengar ucapan Bee yang seperti menyindirnya.Lalu melihat Alby yang tatapannya tertuju kepada mereka.Dan tepatnya melihat Bee.Lalu melihat lagi Bee yang arah matanya telah tertuju ke permaianan games yang sedang berlangsung.Inggrit meneguk air dari dalam botol yang ada ditangannya dengan senyum jahilnya,lalu memajukan sedikit tubuhnya agar pandangan Alby terhalang untuk melihat Bee.
Benar saja,terlihat tubuh dan kepala Alby yang mulai memutar,meliuk dan miring mencoba kesegala arah agar matanya dapat melihat Bee.Inggrit pun tidak dapat menahan tawanya.
"kesambet lu ?"
tanya Bee spontan karena mendengar tawa Inggrit yang tidak ada sebabnya.
"Heran gue lihat kalian bedua.Otak lu bedua itu cuma dipake buat cari laba perusahaan mulu.Memikirkan kemajuan perusahaan.Pernah gak SEKALLLI aja kalian bedua mikir perasaan kalian,memikirkan kemajuan hubungan kalian.Saling Cinta,saling butuh tapi pada jual mahal "
Ucapan Inggrit yang Bee tahu apa maksdunya dan langsung di cueki oleh Bee.Badannya lalu mulai dimiringkan untuk memunggungi Inggrit.
"Bee !!"
Panggil Inggrit sambil menarik bahu kanan Bee.Dan tubuh Bee pun langsung mengarah ke Inggrit.
"Kalau aja Si CEO itu hatinya gak terisi oleh lu.Kalau aja gue gak tau gimana dulu gilanya lu yang ngindari dirinya sampe harus sembunyi di bawah meja puluhan menit yang sialnya gue tau kalian bedua saling cinta.Gue pasti orang pertama yang akan mengejar hati CEO itu.Secara tampang gue gak kalah cantik dari lu malah bodi gue lebih berisi juga seksi dari lu "
"gak ada yang larang lu,untuk ngejer hati CEO lu itu !"
Inggrit tertawa kesal mendengar ucapan Bee yang sok cuek itu.
"gue masih pake perasaan,ada harga diri dan punya rasa malu.
Gimana dengan cewek ganjen yang itu ?
Apa kabar dunia kalau CEO itu sampai jatuh cinta,bukan...
bukan cinta tapi nantinya CEO itu dijebak dengan licik seperti sinetron-sinetron itu Bee."
ucap Bee lalu menunjuk ke panggung dan terlihat Sandra disana berbicara dengan Alby dengan senyum manisnya.
"bukan urusan gue juga "
ucap Bee kesal entah karena melihat pemandangan di atas panggung atau ucapan Inggrit yang terdengar memprovokasinya.
Bee kembali memandang ke atas panggung dan melihat Indah yang turun dari panggung.Dahinya mulai berkerut karena sepertinya Indah berjalan menuju kearahnya.
"jadi fatner saya di games kali ini,mau ya ?"
ajak Indah dengan senyum dan harapan dimatanya ke Bee.Bee menatap Indah bingung,ini suatu kehormatan kah ?
tapi Bee sangat tidak ingin menjadi peserta lomba kembali.Bagaimana caranya untuk menolak permintaan Indah.Belum ada jawaban yang keluar dari mulut Bee,Inggrit langsung mendorong tubuh Bee ke arah Indah.
"tentu saja Bee mau Ibu,dengan senang hati malah "
ucap Inggrit spontan.
Bee langsung menelan ludahnya karena terpaksa mengikuti permintaan Indah.Indah pun menggandeng tangan Bee menuju lapangan permainan.
Permainan kali ini juga tidaklah sulit menurut Bee.Peserta hanya butuh menggigit sendok yang telah disiapkan panitia yang di isi oleh satu kelereng.Selanjutnya kelereng harus di serahkan ke sendok yang juga terletak di mulut peserta lainnya.Begitu selanjutnya sampai peserta ke tiga dan yang mengumpulkan kelereng terbanyak itulah pemenangnya.
Tiga peserta ?
Bee jadi bertanya -tanya kembali,siapa peserta ketiga di timnya kali ini.
"jadi orang keberapa Bee ?"
"ya udah,kamu jadi orang pertama aja.Harus semangat dan saya tidak mau jadi yang kedua.Tim kita harus menang..!"
ucap Indah mengultimatum
Bee mengambil posisi di orang pertama.Perasaannya mulai aneh,karena sekeliling arena lomba menjadi lebih ramai sekarang yang menonton.Pejabat penting dari Maha Group ternyata kembali ikut melakukan aksi lomba kali ini.Terlihat Atia,Ari yang tadi jadi Fatner Bee saat lomba Alby juga ada di peserta lomba kali ini.Kejadian langka inilah yang menjadi perhatian para karyawan yang lain untuk melihat aksi mereka.
Bee menjadi peserta di tim ke tiga dan menjadi orang pertama.Indah sepertinya menjadi orang ketiga karena berjalan menuju garis di orang ketiga.Bee seperti hilang kesadaran begitu mengetahui bahwa orang kedua di timnya adalah Alby.Tubuhnya pun merasa gemetar sekarang.
Sejak kejadian di kantor Alby beberapa minggu yang lalu,yang menurut Bee adalah kejadian yang sangat menghina dirinya.Bee tidak pernah melakukan komunikasi dalam bentuk apapun lagi dengan Alby.Di game kali ini,mungkinkah permainan mereka menangkan tanpa adanya komunikasi antara mereka.
peluit tanda dimulainya permainan telah berbunyi.Bee meletakkan satu kelereng diatas sendok yang digigitnya dan mulai berjalan menuju Alby yang berada di garis orang ke dua.Saat berjalan inilah tubuhnya terasa melayang dan entah berada di dunia mana dirinya sekarang.
Bee sekarang sudah berhadapan dengan Alby.Dan tetap saja matanya selalu kalah bila harus bertatapan dengan mata Alby.Tapi kilatan mata itu terlihat berbeda dengan kilatan yang terakhir kali Bee lihat.Bee mengalihkan pandangannya agar tidak menatap mata Alby yang menatapnya tajam dan kakinya mulai menukik untuk berjinjit karena postur tinggi Alby yang berada di atasnya.
Alby seperti sengaja mengerjai Bee,karena tubuh nya tidak merespon sama sekali untuk merendahkan posisi tingginya.Malah di ujung bibirnya terlihat senyuman jahil di sana.Keseimbangan Bee oleng dan kelereng yang berada diatas sendoknya pun terjatuh.Bee dengan langkah buru-buru pun kembali ke garis awal untuk mengambil kembali kelereng dan meletakkan diatas sendoknya.
Bee sudah berada kembali di hadapan Alby, karena merasa Alby tidak mengerti apa yang harus di lakukan,Bee pun langsung meletakkan kedua tangannya ke pundak Alby dan menekan kuat agar posisi tubuhnya sedikit merendah.Usahanya kali ini berhasil,posisi sendok Alby sudah berada tepat di bawah sendok Bee,Bee bersiap mengoper kelereng yang berada disendoknya ke sendok Alby.Tapi begitu kelereng bergulir turun,sendok Alby pun sudah terlihat bergeser ke arah yang berbeda.
Bee melirik Alby dengan tatapan keselnya dan di tanggapi dengan senyuman jahil oleh Alby.Bee pun terpaksa harus kembali lagi ke garis awal untuk mengambil kembali kelereng."Si gilla ini,apa yang di lakukannya !bagaimana tim mereka bisa menang kalau si gilla aja tidak bisa di ajak bekerja sama "batin Bee kesal.
Bee kembali menekan kedua pundak Alby begitu sampai di hadapan Alby.Melihat mata Alby dengan tatapan penuh ancaman agar Alby tidak meng gagalkan usahanya kali ini.Percuma ternyata,Alby dengan sengaja memindahkan posisi sendok berkali-kali yang ada di mulutnya saat Bee fokus untuk menggulirkan kelereng dari sendoknya.Tentu saja itu menyulitkan Bee,dan kelereng kembali terjatuh.
Bee berlari dengan kesal saat mengambil kembali kelereng di garis awal.Bee dengan jengah menatap Alby kembali yang ada di hadapannya.Alby seperti tahu,kalau Bee sekarang dengan mode kesalnya lalu menekuk sedikit lututnya sehingga posisi sendoknya sekarang tepat berada di bawah sendok Bee.Merasa kali ini Alby telah dapat bekerja sama dengan baik,Bee mencoba menggulirkan kembali kelereng dari sendoknya.Satu tangan Bee akan menahan pundak Alby,tapi belum hinggap tangan Bee dipundak Alby.Alby langsung menegakkan posisi badannya dan lagi-lagi kelereng Bee harus mendarat di rumput.
Bee menatap Alby dengan sangat kesal,lalu mengalihkan matanya cepat begitu menyadari dirinya tidak dapat menatap lama mata tajam itu.Alby tersenyum jahil dan penuh kemenangan melihat kekesalan Bee.Bee lalu menarik nafasnya panjang,lalu tertunduk lemas.Bee spontan langsung menginjak kuat sepatu Alby karena kesalnya.Alby pun langsung meringis menahan sakit dan sendoknya pun terjatuh dari mulutnya.Begitu tanganny hendak memegang ujung sepatunya,Bee dengan cepat mengambil tangan Alby dan meng gigit kuat pergelangan tangan Alby yang dilapisi dengan rajutan.Alby pun kali ini tidak bisa menahan teriakannya.
Waktu permainan habis,permainan selesai dengan berhentinya suara erangan kesakitan dari Alby.Semua mata memandang heran kelakuan Bee dan tidak sedikit yang tertawa ngakak melihat aksi Bee termasuk Atia dan Indah yang terus tertawa puas melihat aksi konyol sepasang manusia itu.
juara lomba telah ditemukan,dan Bee langsung meninggalkan arena lomba dengan kesal terlebih lagi langsung melihat Sandra yang berlari ke arah Alby,melihat Bee dengan mata marah dan berakting mengkhuatirkan keadaan alby.
Indah yang melihat kepergian Bee langsung mengejar Bee dan mengajak Bee untuk menemaninya duduk di atas panggung.Bee pun harus patuh kembali akan permintaan wanita nomor satu di Maha Group ini.
Indah duduk diantara Bee dan Atia.Atia masih saja tertawa senang dan Bee duduk terdiam tanpa tahu harus berbuat apa.Alby yang tiba di atas panggung langsung duduk disamping Bee dengan menyilangkan kakinya dan menarik lengan sweaternya hingga ke siku dan mengusap-ngusap bekas gigitan Bee.Bee mencoba melirik apa yang di lakukan Alby,dan hatinya seperti melompat begitu melihat gelang itu masih menghiasi tangannya.
"Bee,saya mau menawarkan keuntungan seumur hidup buat kamu.kamu mau kan ?"
tanya Indah langsung memecah kegagapan Bee.Dan tanpa persetujuan dari Bee,Indah pun langsung berbicara kembali.
"awalnya saya ingin menjodohkan kamu dengan anak semata wayang saya.Tapi sepertinya,anak saya itu terlalu gengsi untuk melakukan pendekatan kepada kamu.Jadi saya berencana untuk menjodohkan kamu dengan anak saya yang lain "
Bee dan Alby langsung menolehkan kepala mereka untuk melihat keseriusan di wajah Indah.
"lelaki ini juga gak kalah di banding anak kandung saya.Wajah ganteng,baik hati,mapan,profesi oke dan yang lebih penting pasti bakalan jagain perasaan kamu.
Gimana ?
Kamu mau ya ?
tanya Indah semangat
Bee langsung memutar kepalanya mencoba menghindari jawaban yang di tunggu Indah dan terkejut melihat wajah Alby yang telah berada hampir mendekati wajahnya.
"Informasi yang saya terima,kamu cukup mengenal dia.Dan kalian cukup dekat.Informasi yang akan menjadi pertimbangan kembali oleh kamu..
Dia sekarang lagi memperdalam ilmu profesinya dan kurang dari setahun mungkin sudah kembali ke Indonesia.
Dokter spesialis bedah,Bee"
Bisik Indah kuat kemudian dengan menggoda.
"Dongker "
ucap Bee tanpa sadar.
Alby begitu terkejut mendengar ucapan bundanya dan lebih terkejut kembali begitu mendengar Bee mengucapkan julukan nama seseorang yang cukup di kenalnya.
Ada banyak tanya di hati Alby dan Bee sekarang tapi keduanya harus menahan diri karena acara puncak hari jadi Maha Group telah tiba.
Suasana malam yang dingin terlihat menghangat karena kilatan cahaya indah dari kembang api.Kembang api yang menjadi momen puncak perayaan ulang tahun Maha Group berlangsung selama 15 menit tanpa henti.Semua mata fokus menengadahkam wajahnya ke langit untuk melihat keindahan cahaya yang ada.