
malam hari.
"tan, kayany Bianca pulang sekarang yaa, soalnya takut kemaleman" ucap Bianca.
"iya, tapi tunggu Rio dulu ya, biar kamu dianter Rio" ucap Risa.
"eh gak usah tan.. Bianca pake taksi online aja" ucap Bianca yang tak mau merepotkan.
"bii.. kamu kan bentar lagi nikah sama Rio, jadi kamu harus belajar buat lebih deket sama dia.. ini juga buat memudahkan rencana kita" ucap Risa.
Bianca terdiam sebentar.
"emm.. yaudah tan, Bianca tunggu Rio pulang aja" ucap Bianca.
Bianca pun menunggu Rio pulang.
30 menit kemudian.
terdengar suara mobil Rio yang masuk ke dalam garasi.
"nah, itu Rio udah dateng.. kamu siap² terus langsung pulng" ucap Risa.
"iya tan" ucap Bianca yang langsung bersiap².
cklek.
pintu di buka.
Ternyata itu adalah Rio.
tapi disebelah Rio....
"Hai tante... " ucap seseorang yang sedang menggandeng erat tangan Rio.
"Tamara?! kamu ngapain kesini! " ucap Risa yang kaget akan kedatangan Tamara.
"aku kan pacarnya anak tante, masa gak boleh sih main kesini.. sedangkan orang asing boleh main kesini" ucap Tamara menyindir Bianca.
"emm, tan.. Bianca pulang dulu ya" ucap Bianca yang langsung berlari keluar.
"ehh biii" ucap Risa memanggil Bianca yng sudah berlari keluar.
"Rio!! kejar Bianca! " ucap Risa nada tinggi.
"apaan sih mah! udahlah biarin dia pergi.. lagi pula kan udah malem juga, dia harus pulang" ucap Rio santai.
"ya karena udh malem!!! mamah takut dia kenapa² atau diapa²in sma orang jahat!!! gimana sih kamu ini!!! udh cepetan kejar!!!! " ucap Risa kesal.
"Paling dia pulang pake taksi" ucap Rio santai.
"ishh! terserah lah, biar mamah aja yang kejar dia" ucap Risa mengancam.
"eh.. yaudah iya² Rio kejar dia! " ucap Rio terpaksa.
"Yaudah sana! " ucap Risa.
Rio pun pergi mencari Bianca.
saat sedang mencari dari gerbang, terlihat Bianca yang sedang jalan.
Rio langsung menghampirinya.
"Biii! " Panggil Rio.
Bianca yang sadar dengan panggilan Rio, langsung berlari menghindar dari Rio.
Rio yang melihatnya langsung berlari lebih cepat dan menahannya.
"apaan sih! " ucap Bianca kesal.
"lo mau kemana?! " Tanya Rio.
"pulang lah! " ucap Bianca judes.
"naik apa emangnya! " ucap Rio.
"ya naik taksi lah! " ucap Bianca.
"haha.. jam segini mana ada taksi yang lewat" ucap Rio.
"y-ya tinggal mesen aja apa susah nya" ucap Bianca yang tak mau kalah.
"terus lo mau nunggu taksi itu disini sendiri? " tanya Rio.
"iya lah" ucap Bianca.
"yakin? ntar ada orang jahat yang mau celakain lo.. atau setan nemenin lu disini.. mau? " ucap Rio menakut nakuti Bianca.
"bodo amat" ucap Bianca menutupi rasa takut.
"oh yaudah, gw pergi dulu yaa.. lo ati² disini, soalnya denger² sih ada 20 korban penculikan disini" ucap Rio menakut nakuti Bianca.
Bianca langsung ternganga.
"d-dua puluh? " ucap Bianca.
"iya.. terus katanya sih sampe sekarang belum ada yang bisa nemuin mereka" ucap Rio makin menakut²i Bianca.
"yaudah ya, gw pergi dulu" ucap Rio yang hendak pergi.
"e-eh tunggu²" ucap Bianca sambil menahan Rio.
"apa lagi? " tanya Rio pura² tak tahu.
"gw pulang sama lo deh" ucap Bianca.
"loh, kenapa? katanya mau nunggu disini.. apa jangan² lo takut ya?! " ucap Rio pura² tak tau.
"e-engga, apaan sih! gw cuman takut nanti ditanya sama mamah gw, pulang sama siapa.. ntar gw dimarahin karena pulang sendiri jam segini" ucap Bianca mengeles.
"yaudah ayok cepetan, jangan buang² waktu gw!" ucap Rio yang langsung menarik tangan Bianca.
Rio dan Bianca masuk kedalam mobil dan lngsung jalan.
sesampainya di depan rumah Bianca.
Bianca turun dari mobil, dan Rio langsung pulng kembali.
didalam, Reygan dan laras sudah menunggu Bianca.
"bii.. kok smpe malem sih! kamu itu perempuan! terus tdi siapa yang nganter pulng kamu? apa jngan² kamu naik taksi sendiri yaa?! " omel reygan.
"engga kak, tdi aku dianter Rio, cuman Rio langsung pulang" ucap Bianca.
"ohh" ucap Reygan.
"bii, sekarang kamu ganti baju, terus bersih², abis itu langsung tidur ya" ucap laras.
"iya bun" ucap Bianca yang langsung pergi ke kamarnya.
"oh iya, karena 1 minggu lagi kamu nikah, kamu mulai hari ini Perawatan ya.. bunda udh siapin semua skincare di kamar kamu.. jdi sebelum tidur, kamu pake dulu.. terus nanti pagi² kamu pake lagi setelah mandi" ucap Laras.
"emm.. oke" ucap Bianca nurut.
kamar.
Bianca bersih² dan mengganti bajunya.
setelah itu dia melihat² skincare yang di beri oleh Laras.
"banyak banget" ucap Bianca yang kaget dengan skincare² yang sngat banyak tertumpuk di meja rias nya.
Bianca pun mulai memakai skincare nya satu persatu.
setelah itu, dia merebahkan diri dan langsung tertidur.
pagi hari kemudian.
Bianca terbangun.
dia langsung mandi dan langsung memakai skincare nya.
setelah semua beres, Bianca Pergi ke bawah untuk sarapan.
dibawah sudah Reygan dan kedua orang tuanya.
mereka pun langsung sarapan bersama.
setelah selesai makan, Semua duduk di Ruang santai smbil menonton TV dan mengobrol² santai.
"bii.. hari ini kmu perawatan di klinik kecantikan yaa.. mamah udah ngambil antrian kok, kamu tinggal dateng aja" ucap Laras.
"oh gitu, yaudah Bianca siap² dulu, ntar Bianca langsung pergi di anter kak Rey ya" ucap Bianca.
"iya bii.. kaka mau kok anterin kamu" ucap Reygan.
"eh, kamu pergi sama Rio bii.. nanti Rio kesini jemput kamu, jdi kak Rey gak usah nganter kamu" ucap Laras.
"bun, Rey pengen anter Bianca.. Udhlah, Rio juga pasti sibuk di kantor" ucap Reygan.
"bunda udah nelfon ke tante Risa, katanya Hari ini Rio free" ucap Laras.
"emm, yaudah deh terserah Bunda" ucap Bianca.
Bianca pun langsung pergi ke kamarnya untuk bersiap².
20 menit kemudian.
Bianca turun dengan penampilan yang sudah siap.
terlihat Rio yang sudah menunggu smbil mengobrol dengan kedua orang tua nya.
"udah, ayok berangkat! " ucap Bianca.
"nih bii antriannya" ucap Laras sambil memberikan no antrian pada Bianca.
"yudah Bianca pergi dulu ya" ucap Bianca.
Bianca dan Rio langsung pergi menuju klinik perawatan itu.
sesampainya di klinik perawatan.
"lo tunggu mobil aja ya" ucap Bianca.
"lama gak? " tanya Rio.
"engga, paling 2 jam" ucap Bianca.
"e buset, 2 jam dibilang gak lama!.. gw mending nunggu di cafe kalo gitu" ucap Rio.
"iya dah serah lo! gw mau masuk dulu" ucap Bianca yang langsung pergi masuk kedalam salon.
sedangkan Rio pergi menuju cafe untuk menunggu Bianca disana.
Bianca duduk smbil menunggu antriannya.
20 menit kemudian, antrian Bianca di panggil.
Bianca lngsung mengonfirmasi antriannya dan langsung masuk kedalam ruang perawatan.
"ini Bianca ya? " tanya dokter perawatan.
"iya dok" ucap Bianca.
"yasudah, mari kita mulai perawatannya" ucap Dokter.
Bianca pun memulai perawatannya.
2 jam berlalu.
"baik kak, sudah selesai.. terimakasih ya sudah perawatan di klinik ini" ucap dokter itu.
"iya dok sama²" ucap Bianca yang langsung keluar dari ruangan perawatan itu.
Bianca mengabari Rio bahwa perawatannya sudah selesai, dan Rio langsung pergi menuju klinik perawatan itu untuk menjemput Bianca.
setelah 15 menit menunggu Jemputan Rio, akhirnya Rio datang.
Bianca langsung masuk mobil, dan merekapun langsung pulang.
(like, komen, vote yaa.. biar author makin semangat upnya)