The Perfect Match

The Perfect Match
Jujur



“Aku akan menikahi Amber.” Carl berkata dengan lantang. Tepukan tangan Jessy, Justin dan Alex yang menjadi riuh diantara mereka semua. Dan Alicia menunjukan wajah terkejutnya.


“Kalian berpacaran? Sejak kapan?” Tanya Alicia cepat. Perasaan sedikit senang karena Carl sudah menemukan pasangannya dan melupakan Valerie, ada pula rasa terkejut yang menyatakan Amber adalah mantan kekasih Ken. Namun ia sendiri pernah muda, cinta hadir begitu saja. Bisa saja karena kedekatan mereka beberapa tahun yang lalu mulai tumbuh saat ini. “Aku tidak menyangka Amber akan tetap menjadi menantu ku.” Carl mengigit pipi bagian dalamnya saat mendengar ucapan Alicia yang mulai terdengar ramah, namun ini bukan tujuannya, tujuan Carl saat ini memperkenalkan Earl, ia tidak ingin menutupi dan membuat Earl tidak mengenali keluarga besarnya sendiri, selain itu ia akan bertanggung jawab pada Amber dan membuat wanita itu kembali diakui oleh keluarganya sendiri di Brazil. Hatinya semakin bersalah saat mendengar cerita Amber, ia diusir dan tidak di beri kesempatan saat mereka mengetahui Amber tengah hamil seorang anak namun bukan Ken, ia tidak berani menyebutkan Carl dan memilih untuk pergi mengasingkan diri. Dan kini Carl merasakan posisi Amber, ia akan malu dan tidak siap mengatakan hubungan gelap mereka saat itu.


“Oh, kau sudah mengenal kekasih Carl?” Tanya Jessy.


Alicia mengangguk tenang, “Amber pernah bersama Ken, namun sepertinya jodoh berkata lain, mereka yang berjodoh.” Jawab Alicia dengan senyum yang mulai mengembang.


Mendengar itu, Jessy sedikit mengerutkan keningnya, perasaannya menjadi sedikit terganggu. Untuk apa Carl bersama mantan kekasih Ken? Untuk apa menghadirkan Amber ditengah pernikahan Ken dan Valerie yang baru menginjak dua minggu?. Jika dugaannya benar, ia merasa kasihan dengan Amber, ia hanya dijadikan alat balas dendam Carl kepada Ken yang sudah menikahi Valerie. Jessy menggelengkan kepalanya, ia terlalu berpikir berlebihan, semoga saja ini tidak berdampak apa-apa dengan Ken dan Valerie, semoga saja ini benar-benar cinta yang baru mereka dapatkan.


“Sebenaranya aku ingin berkata jujur untuk kebaikan kedepannya. Agar tidak ada salah paham.” Carl melirik Agatha pelan, neneknya mengangguk sambil memejamkan matanya. “Aku dan Amber sudah memiliki anak.”


Suara terkesiap dari semuanya begitu terdengar. Namun Justin berdiri dan bergerak bebas mengekspresikan ungkapannya.”Carl, kalian benar-benar masih polos sepertinya. Um, bagaimana aku menjelaskannya.” Justin menggaruk tekuknya yang tidak gatal. “Jika kalian, ‘marriage by accident’ kalian tidak perlu mengumumkannya, semua akan mengerti saat kalian sudah menikah nanti dan jika langsung melahirkan pun. Contoh lah Daddy mu.” Ujar Justin yang membuat Richard menarik nafasnya pelan. Lelucon Justin benar-benar membuat suasana cepat menghangat.


“Kau tidak perlu memberinya contoh.” Geram Richard. Ia sedikit jengah dan menggelengkan kepalanya, sepertinya ia tidak bisa bersikap wibawa dihadapan besannya sendiri, ia terlalu petakilan sedari dalu.


“Astaga Carl.” Alicia syok, namun gerakan tangan Agatha dipunggungnya seakan menyuruh Alicia tenang.


Gebrakan Richard seakan menjadi pembuka amukan yang akan ia terima, bahkan Amber yang tengah berusaha tenang pun menutupkan matanya mendengar gebrakan kencang itu.


___


Guyssss Author seneng banget, dilike komentar sama cast Valerie yang asli di Instagram 😭😭💕



Demi apa🥺 Love banget sama Fernanda Liz & Sean O'pry