The Perfect Match

The Perfect Match
Romantis



Setelah jam makan siang berakhir, Jessy dan Valerie pun pulang. Membuat Ken kembali berkutat dengan beberapa berkas yang harus ia selesaikan, hingga sebuah pesan masuk menghentikan nya.


'Aku sudah menentukan acara pertemuan. Sabtu besok, bawa Valerie agar kau tidak menjadi nyamuk antara aku dan Ethan >_<' siapa lagi jika bukan Siena, ia benar-benar semangat dengan rencananya sendiri.


Tanpa membalasnya, Ken kembali berkutat dengan tumpukan berkas dimejanya. Membaca setiap kata dengan teliti dan membubuhkan tangannya diatas kertas itu.


Tak terasa waktu pulang sudah tiba, Ken bergegas untuk bersiap pulang. Tiba-tiba pikirannya tertuju pada sebuah restoran mewah yang ia temui di sebuah iklan. Tanpa pikir panjang Ken menghubungi pihak restoran dan memesan meja untuk mereka berdua.


___


Valerie melambaikan tangan pada Jessy, Justin dan Alex. Ia sudah berada didalam mobil, rasanya masih belum cukup untuk bersama keluarganya melepas rindu, namun jam pulang Ken sudah tiba, ia harus sudah di rumah sebelum Ken pulang, menyambut kedatangan suaminya pulang kerja.


Selama diperjalanan Valerie mencoba mengisi waktunya dengan bermain sosial media, pemberitaan tentang dirinya sangat cepat meredup, bahkan tak terlihat jejak postingan pemberitaan tentang pernikahannya yang disangkut pautkan dengan Carl.


Dengan sedikit penasaran, Valerie mencari pemberitaan mengenai Carl. Sahabatnya itu sudah satu minggu lebih tanpa kabar, bahkan tak menghadiri acara pernikahan nya. Valerie tahu dan mengerti dengan perasaan Carl, namun Valerie sudah menjelaskan dan memperhatikan Carl bahwa dirinya tak menaruh perasaan lebih dari seorang sahabat.


Panggilan masuk tiba-tiba memenuhi layar ponsel Valerie, Ken menelfonnya.


"Hallo sayang, ada apa? kau sudah pulang?" tanya Valerie cepat. Matanya tertuju pada jalanan yang lumayan padat dijam pulang kantor.


"Tidak perlu menjemput ku, aku sudah diperjalanan pulang. Kita akan kemana? apa ada acara dari kantor mu?" tanya Valerie. Beberapa pertanyaan berdatangan dikepala Valerie, ia mengingat pria itu selalu sibuk sebelum mereka menikah, memiliki banyak acara padat dan acara makan malam dengan orang-orang penting.


"Tempat yang akan kau sukai. Acara kita berdua." seketika senyum Valerie mengembang, Ken penuh dengan kejutan. Ia sedang mendapatkan sifat hangat pria itu, ia bangga dan merasa beruntung.


"Baiklah, aku akan bersiap untuk mu." ujar Valerie. Panggilan mereka pun terputus. Valerie kembali menanti pergerakan mobil yang begitu lambat karena macet.


Valerie melirik jam diponselnya, dua jam masih tersisa dan cukup untuk mempersiapkan baju dan make up. Hampir dua puluh menit, Valerie sampai dihalaman mansion, ia segera bergegas masuk kedalam rumah, beberapa pelayan menundukan kepala mereka sopan dan beberapa sapaan hangat yang menawari keperluan Valerie.


Dengan penolakan yang halus, Valerie menaiki anak tangga dengan semangat, ternyata kesenangan hati ini belum selesai, Ken menyiapkan acara untuk mereka berdua.


Valerie masuk kedalam kamar. Mencari sebuah dress cantik yang akan ia kenakan untuk acara mereka. Pilihannya jatuh pada sebuah dress cantik berwarna hitam dengan beberapa hiasan elegant yang membuat dress ini semakin indah. Ia pun bergegas untuk membersihkan tubuhnya terlebih dahulu, melepaskan segala kelelahan hari ini agar kembali segar.


Wangi lavender ia gunakan untuk mencampur air bathtub nya, memberikan sedikit relaksasi untuk pikirannya.


---


Lanjut siang. Mendekati konflik baru nih😚