The Perfect Match

The Perfect Match
Pemenang Lelang



Suara instrumental mengiringi tirai besar yang terbuka. Semuanya menanti dengan rasa penasaran yang besar.


Tirai terbuka sempurna. Sebuah mobil? Valerie mengerutkan kening, apa hebatnya dari mobil ini? Tidak sesuai dengan seleranya yang modern dan elegant. Namun penjelasan dari sang pembawa acara membuat Valerie tercengang, mereka membuka harga dengan begitu tinggi.


"Penawaran dibuka pada harga $90.000. Biar aku jelaskan dulu se-istimewa apa si tampan ini." semuanya terdiam, saat layar yang menampilkan foto jaman dulu berputar.


"Ferrari 275 GTB/C Speciale by Scaglietti pada tahun 1964." Valerie menatap kembali mobil tersebut, umurnya ternyata sudah begitu tua, mungkin bahkan hampir sama seperti kakeknya. Mobil itu begitu terawat.


"Mobil ini hanya dibuat 3 unit saja di seluruh dunia pada tahun itu, dan yang lebih menakjubkan, mobil yang ada dihadapan kita sekarang adalah produksi pertamanya." Suara orang berbisik mulai terdengar, bahkan Valerie pun ingin sekali menjadi pemenang lelang ini. Namanya akan benar-benar tranding dengan dirinya memiliki mobil seantik ini.


"Konon mobil pertama di dunia yang memakai suspensi belakang independen inilah yang ketika itu dengan penuh kesungguhan diciptakan Ferrari khusus untuk mengalahkan Ford GT40." Setiap perkataan sang pembawa acara seperti memberikan efek panas pada hati tamu. Mereka semua semakin ingin memilikinya. Hebat, bahkan Valerie pun yang tidak tertarik langsung menginginkannya saat mendengar penjelasan itu.


"Baiklah. Kita mulai sekarang. $90.000." Valerie dengan cepat mengangkat nomor tangannya. Valerie sedikit kesal karena tidak mengenal pembawa acara tersebut. Kenapa tidak Carl saja yang menjadi pembawa acara, pasti Valerie yang langsung mendapatkan mobil itu.


Begitu banyak yang mengangkat nomor tangan, membuat Valerie yang tak sabar langsung bersuara.


"$120.000."


"Yeah. Mrs.Angel sudah menawar, apa bisa $130.000?" Tanya sang pembawa acara membuat Valerie gemas. Nama samaran nya adalah Mrs.Angel dan siapapun tau siapa milik nama samaran itu.


Nomor tangan yang masih tangguh berdiri sekitar 8 orang, sudah bisa tertebak berapa banyak uang yang mereka siapkan.


"$150.000." terdengar suara wanita diujung barisannya, Valerie tak bisa melihat wajahnya dengan jelas dengan lampu penerangan rendah ini.


"Mrs.Quincy sudah menawar. Apa bisa si tampan ini terjual lebih tinggi, seperti $170.000?"


Valerie menatap Ella kesal. Wanita itu sangat menikmati acara.


"Aku harus menawar berapa agar bisa memilikinya?" Bisik Valerie.


"$300.000." ujar Valerie membuat bisikan yang terdengar samar menjadi riuh.


"Waw. Sepertinya Mrs.Angel sangat menginginkan mobil ini. Apa ada yang ingin menawar lagi? Aku akan menghitungnya hingga tiga. Satu..."


"$600.000."


Valerie menggeram. Ia tidak ingin tersaingi, Valerie ingin tau si Mrs.Quincy itu siapa! Valerie menatap wajah itu dari jauh, walau samar dan cahaya yang minim ia dapat melihat wanita itu seperti sedang tersenyum mengejeknya. Helena! Aktor yang pernah digosipkan dekat dengan Carl. Sial! Wanita itu memang seperti tidak menyukai Valerie dari dulu, ia seakan menjadikan Valerie musuh besarnya. Kabar Hoax yang mengatakan Valerie adalah kekasih Carl sepertinya sudah terdengar sampai telinga Helena, namun bukan hanya Helena saja, kedua orangtuanya pun kadang menyambut baik kabar itu, membuat Valerie dengan cepat menjelaskan kabar palsu itu.


"Astaga... Mrs.Qu-"


"$700.000." potong Valerie kembali, ia tidak ingin mendengar pembawa acara tersebut menyebutkan namanya.


"Apa ini?! Aku tidak salah dengar? Mrs. Angel menawar $700.000!" Terlihat sang pembawa acara menggerakkan tubuhnya gelisah, benar-benar pintar membuat semuanya memanas.


"Valerie, cukup. Daddy-mu akan marah jika kau boros seperti ini." Bisik Ella.


"Tidak Ella. Ini acara amal. Daddy akan mengerti."


"Tapi Daddy-mu sangat tahu apa yang ada dipikiran mu, kau hanya ingin menyombongkan nya bukan?" Valerie menatap Ella tajam. Ella terlalu polos dan mengeluarkan isi hatinya tanpa pikir panjang dengan siapa ia berbicara. Dan itu membuat Valerie merasa berdebar, ia jadi memikirkan bagaimana reaksi Justin mendengar kabar ini.


"$800-" ucapan Helena terhenti saat suara berat dan berkuasa menggema di ruangan. Mampu menutup semua mulut orang-orang yang ada diacara ini.


"$1.000.000." hanya berkata deretan angka, namun mampu menunjukkan betapa berkuasa dirinya. Valerie menolehkan pandangannya, mencari tahu siapa pria itu, suaranya terdengar nyaman ditelinganya.


---