The Perfect Match

The Perfect Match
Pernikahan Carl



Minggu ini mereka sudah duduk disebuah kursi gereja, bahkan banyak orang yang menampilkan wajah bahagia dihari ini. Valerie tersenyum pada Carl yang tampak menanti kehadiran pengantinnya, terlihat raut wajah yang seakan bahagia namun tegang. Ini adalah pertama kalinya Valerie melihat Carl setelah ia menikah dengan Ken. Rasa haru dan bahagia Valerie tunjukan untuk sahabatnya yang selama ini selalu didekatnya, mensuportnya dan menemaninya akhirnya menikah dengan wanita yang ia cintai.


“Kau sepertinya begitu senang melihat adik ku.” Sindir Ken yang suda rapi dengan jas mahalnya. Pria itu tampak kesal karena Valerie tidak mengalihkan perhatiannya dari Carl, mengabaikan suaminya yang sedang dicuri pandang oleh beberapa wanita diruangan ini.


“Dan kau sepertinya sangat menunggu meilhat mantan kekasih mu datang dan berdiri ditengah altar.” Goda Valerie kembali, ia benar-benar tidak habis pikir dengan Ken, ia masih saja mencemburui adiknya sendiri, menganggap Carl sebagai saingan dan lebih hebarnya hal itu masih berlansung saat adiknya sendiri akan menikah!.


Tatapan Ken berubah tajam pada Valerie, dengan kerutan kening yang begitu terlihat. “Tidak, sama sakali tidak pernah melintas dipikiran ku! Aku sedang menunggu istri ku sendiri memandang ku dengan penuh cinta seperti yang ia lakukan pada adik ku.” Sindir Ken.


“Apa?! Aku tidak pernah memandang cinta! Aku hanya bahagia dengan pernikahan sahabat ku sendiri.”


“Sttt.” Lerai Justin dengan wajah malas. “Jika kalian bertengkar seperti itu lagi aku akan memisahkan kalian kembali.” Ancaman itu sukses membuat mereka terdiam, menutup mulut mereka rapat dan dengan patuhnya menatap kembali pada Carl dengan ekspresi tegang. “Pintar, anak-anak.” Gumam Justin yang kembali fokus pada pemberkatan yang akan dimulai.


Ken melirik Valerie, dan wanita itu pun melirik pada Ken. “Aku mencintai mu.” Bisik Ken pelan disamping telinga Valerie.


Valerie tersenyum manis dan mengangguk pelan sambil ikut berbisik. “Aku juga mencintai mu.”


“Oh, aku rasa mereka begitu cocok.” Perkataan Valerie membuyarkan pikiran Ken. Ya, mereka begitu serasi, ia hanyalah sebuah halusinasi Ken saja.


Kedua pengantin itu berdiri dihadapan seorang Pastor, pemberkatan pun dimulai. Carl dan Amber mengucapkan janji mereka dan mereka resmi menjadi sepasang suami istri. Suara tepuk tangan pun mulai terdengar saat keduanya berciuman. Rasanya memang tampak bahagia dan begitu sakral, namun apakah bisa seorang pengantin wanita yang hanya berpura-pura menerima ini demi keselamatan anaknya?.


Setelah acara pemberkatan selesai, mereka berpindah pada tempat yang sudah didekorasi dengan begitu indah, ruangan ini berdekorasi serba putih, begitu cantik dan dipersiapkan dengan sempurna. Beberapa kegiatan mereka habiskan disini, dari mulai makan, berdansa dan foto. Hari yang bahagia tentunya membuat semua orang berbahagia, begitu juga para pembaca The Perfect Match, kalian harus selalu bahagia dan jangan lupa tersenyum untuk hari ini.


-


Guys, gak sabar kan sama kelakuan Valerie kalo lagi hamil? Jangan lupa ajukan pertanyaan di Instagram Story aku ya, aku lagi buka QnA


@Dheanvta