The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 91



...Welcome readers tercintah tersayang akuhhh....


...Gak cape-cape aku opening biar lebih akrab, aku mau apa ya tanya apa agau apa gitu lupa padahal dah aku ranjang jelas dan padat eh malah lupa:)...


...Pernah gak klean kek gitu? Kesel sumpah!!...


...Tau ah tau pusing mikirin gak nemu-nemu apa dari tadi,...


...Dah lahhh...


...Gais jangan lupa ya like komen di banyakin siapa tau kan double up atau crazy up wkwk...


...Masih rencana si crazy up doain aja siapa tau jariku kepeleset,...


...Oh ye jangan lupa juga follow ig kita!!...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...Aku tuh mau bikin astetik ig itu tapi gimana yaaa malu wkwk...


...Banyak bacotnya kan akuuu y maaf y...


...Yodah dari pada klean ngamuk kan langsung sajaaaaaa lanjutt !!...



“Gua mau tanya dahh!!” Ujar Ucup heboh,


Mereka saat ini berada di warjang yang baru, Varez dan Alana berada di markas sedang istirahat. Galaxy berada di warjang sekaligus pembukaan warjang baru.


“Nanya yang baek lu!” Ujar Abi


“Kalo misalkan puasa, trus mandi gak sengaja gayungnya ketelen itu batal gak si?” Tanya Ucup serius.


“Batal lah bego! Soalnya salah satu syarat orang berpuasa adalah berakal, lu enggak!!” Ujar Galaxy gemas ingin menghajar Ucup saat ini juga.


“Sumpah gua malu punya temen kek lu anj!” Ucap Bale,


“Anak asu anak asu! Gini nih kalo waktu dalam perut di genjot terus! Jadi goblog kan” ujar Abi.


“Lah kan gua tanya bego malah ngegas semua!”


“Pertanyaan lu gak masuk akal kont!!” Ujar Galaxy,


“Tau lu!!” Ujar Abi dan Bale bersamaan.


“Sedih bro gua di hujat mulu” Ucup mengsedih,


“Gue mo ngomong serius sama lo pada!!” Ujar Galaxy seketika etensi suasana berubah serius.


Mereka semua langsung duduk fokus mendengarkan dan menunggu Galaxy berbicara, terlihat dari wajah Galaxy fokus sepertinya ini benar-benar serius.


“Gak jadi deh muka lo semua minta di kasihain soalnya” ujar Galaxy tiba-tiba.


...PLAKKKKK...


...BUGGGG...


...BAKKKK...


Galaxy langsung di pukul, di tendnag dan di dorong oleh mereka bahkan Arga dan Sam yang biasanya tak ikut malah ikut kesal dan ikut memukul Galaxy saking kesalnya.


“Serius goblog!!”


”gila lu ye!!”


“Di tungguin juga malah ngebadut!!”


“Serius Gal! Lo mau ngomong apa!”


“Huft!!” Galaxy menyederkan badannya sambil menghela nafas.


“Gue titip ade-ade gue, lo tau kan gue sama Davian saat ini ada sesuatu yang harus kita selesaikan?” Mereka mengangguk.


“Taruhan dari itu semua adalah nyawa gue dan Davian, kalo kami gagal maka kami yang akan mati” Galaxy berbicara blak-blakan karna memang ada rasa takut untuk misi kali ini.


“Lo berdua pasti berhasil” ujar Abi,


“Ck! Semoga” ujar Galaxy


“Lo fokus ke pekerjaan lo aja, Alana dan Varez aman sama kita” ujar Arga dan Sam.


Jika sudah seperti ini maka percaya atau tidak Alana dan Varez itu di lindungi sau negara bagaimana bisa? Arga dan Sam berani menjamin itu berarti keduanya benar-benar di jaga.


“Sorry gue repotin lo pada, gue tau keluarga gua juga bisa ngelundingin ade-ade gua tapi gua tau kalau yang mereka incar adalah kita-kita” mereka tak tau harus berkata apa Galaxy benar-benar membuat mereka bungkam.


“Besok pagi gua bakal ke Paris, setiba di sana rencana gue dan Davian sudah di mulai”


“Sorry nih Gal, gua motong! Yang gua tau lo buka perusahaan tapi di sini lo bilang taruhan lo juga nyawa maksudnya gimana?” Tanya Ucup memang tak bisa di ajak serius.


“Perusahaan itu pengalihan isu sekaligus mancing musuh biar datang lebih dulu ke kita”


“Bang!” Panggil Alana,


“ kenapa hmm?” Galaxy berdiri mendekati Alana lalu mengecup pipi sang adik.


“Gue balik duluan, nih buat beli makan yang lain juga” memberikan sepuluh lembar uang seratus ribu.


Padahal uang iuran Alderioz itu banyak bahkan hampir satu miliar tetapi tetap saja Galaxy maupun Davian atau para inti Alderioz sering menggunakan uang pribadi masing-masing untuk belanja cemilan mereka.


Galaxy dan Alana berjalan masuk ke dalam markas Alderioz untuk mengambil tas dan juga memanggil Varez yang mungkin saat ini sednag tidur.


Tinggal beberapa jam lagi saja Galaxy ingin menghabiskan waktu dengan kedua adiknya walau tak bisa dengan orang tua dan twins setidaknya kedua adiknya saat ini bisa membuatnya meraka tenang.


...🌑🌑🌑...


“Bikinin indomiee dong” ujar Galaxy ke Varez,


“Gak kebalik? Harusnya ade yang minta bikinin abang ini kagak”


“Sekali-sekali berbakti Rez!”


“Ya Allah kurang berbakti apa Varez bang” Alana memutar bola matanya malas Galaxy dan Varez sudah memulai dramanya.


Alana dan Varez masih belum tau kalau Galaxy akan berangkat besok pagi, yang mereka tau adalah kalau Galaxy akan kembali berangkat dua hari lagi bukan besok.


“Rez! Ayolahh hikss mau indomie buatan lo!!” Varez bergidik ngeri melihat Galaxy merengek.


“Rez lo ganteng deh!”


“Varezzz!”


“Gua mau nangis nih” ujarnya lagi.


...PLAKKKKK...


“Geli gua!!” Ujar Alana,


“Tinggal bikinin napa Rez!” Ucap Galaxy,


“Bikinin Gih gua juga mau!!” Ujar Alana,


Varez mau tak mau pergi ke dapur untuk membuatkan, jika sudah Alana yang meminta mau tak mau dirinya menyetujui dari pada Alana cemberut lebih malas lagi kan.


“Selama gue Davian dan bonyok gak di sini lo pada di kawal Alderioz kemanapun, sesekali juga mereka bakal gua suruh nginap di sini. Tapi kalo mereka macam-macam kabarin gue!” Alana mengangguk.


“Iya tapi abang harus cepet pulang! Gak boleh luka!!”


“Iya semoga” Galaxy kembali fokus ke ponselnya mengotak-atik karna dirinya sednag berkirim pesan dengan Davian.


Setelah beberapa menit, Varez dan dua maid datang membawakan indomie mereka bertiga. Jika ada Kaila mereka bakal tak di bolehkan makan mie karna sudah makan malam lalu mereka makan lagi apalagi makan mie.


“Oh iya! Lo tau gak? Dara punya pacar?” Tanya Galaxy.


“Hah? Dara punya pacar?”


“Hmm”


“Mana ada! Dia mah jomblo”


“Dia punya pacara tapi dah putus, pacar nya toxic gua di kasih tau Davian. Dara di tampar di depan umum” Alana langsung terbatuk-batuk mendnegar ucapan Galaxy.


“Serius! Jangan bohong deh” Galaxy menatap Alana lalu menatap mie nya lagi.


“Waktu ka Ala pingsan karna mag itu sore nya bang Dav ketemu ka Dara depan rumah sakit waktu mau jenguk ka Ala” jelas Varez karna memang dirinya tau juga kejadian itu mendnegar Davian dan Galaxy bercerita kemarin.


“Anjirr!!” Kaget Galaxy kala mendengar auman singa.


“Leo” ujar Alana,


“Astagfirullah masih hidup tu kucing ternyata” batin Galaxy.


Alana ingin menuju kandang itu tetapi para penjaga tak membolehkan karna sudah malam dan juga cuaca dingin di luar sana, Caca melarang penjaga membolehkan Alana keluar.


“Kan cuman liat doang! Gak boleh bilangin bang Gala nih!!” Kata Alana sambil memasang muka marah.


“Besok aja non kan bisa ini udah malam cuaca dingin”


“Ala aduin ya aduin nih!!”


“Aduin aja non ini juga perintah tuan muda”


“Dihh!! Nyebelin aku tuk tuk pala kamu ya!!” Ujar Alana dengan pipi mochinya yang menggembung.


“Ala mau liat Leo!!” Rengek Alana,


“Ili mii liit lii” ujar pengawal itu, mereka memang sering bercanda makanya penjaga itu berani mengejek Alana'


“Iih aku beneran bilangin daddy nih!!”


“Tadi katanya abang ko malah daddy”


“ABANGGGGGG!!” mereka bertiga langsung kaget mendengar Alana berteriak.


“Ngadi-ngadi kamu!” Ujar Pengawal itu.


“Ala masuk! Dingin tau gak!!” Wajah Alana cemberut sambil mencak-mencak masuk kedalam lagi.


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...