
...SELAMAT DATANG KEMBALI READERS TERSAYANG!!...
...OPENING BARU NIH WOY WK...
...SELAMAT MENIKMATI CERITA YANG BANYAK KETIKAN TYPO NAMUN HARAP DI MAKLUMI KARNA SEMUA MANUSIA TAK ADA YANG SEMPURNA SELAIN PENCIPTANYA....
...TAK PERLU BANYAK BACOT KARNA AKU TAU KALIAN MENUNGGU DAN MENANTI KAN CERITANYA....
...TAPI SEBELUM ITU AKU HARU NGINGETIN KALIAN KARNA BUKAN CUMAN APCAR SUAMI ATAU MANTAN KALIAN AJA YANG BISA NGINGETIN ATAU NGANGENIN TAPI AKU JUGA!...
...JANGAN LUPA FAVORITKAN LALU LIKE KOMEN DAN VOTE KARNA ITU BENTU KALIAN MENDUKUNG SETIAP CERITA AKU ANJAII....
...BTW BTW...
...KLEAN UDAH KANGEN MANTAN BELUM?...
...EH MAKSUDNYA KALIAN UDAH MAKAN BELUM? BELUM AHHHH LEMAHHHH...
...MAKAN SANA NANTI. KALAU KAMU SAKIT YANG NYAKITIN AKU SIAPA? Wkwkwkwkwkwk...
...GAK DENG BERJANDAA EH...
...BERCANDAA...
...BANYAK BACOT KAN KAN KANN?...
...DAH LAH LANGSUNG SAJAAA KE CERITANYA,...
...SEBELUM KE CERITANYA MAU NGINGETIN BANYAKIN KOMEN BIAR DOUBLE UP....
...MAU DOUBLE UP? YUK SPAM KOMEN...
Arion, Davian dan Galaxy sudah siap dengan style hitam formal mereka. Menggunakan jas untuk menghadiri pesta malam ini, ketiganya sebenarnya sangat malas untuk berangkat lebih enak di rumah bersama istri dan guling mereka tetapi acara ini wajib di hadiri.
Arion,
Davian
Galaxy
“Satu mobil aja?” Tanya Davian,
“Iya” Ucap sang daddy.
Mereka langsung berangkat, Galaxy yang menyupir sedangkan Davian berada di kursi belakang dan Arion di samping Galaxy.
Mereka seperti tiga remaja yang sedang berkumpul apalagi wajah Arion yang tak menua sedikit pun padahal umurnya hampir tiga puluh tahun.
“Katanya acara kali ini sekalian lelang” ujar Arion,
“Apakah ada benda menarik?” Galaxy menyunggingkan senyumnya.
“Sepertinya ada, oh ya mommy kalian sebentar lagi ulang tahun”
“Ya kita tau” ujar Davian,
“Apa rencana untuk ulang tahun mommy kali ini dad?” Tanya Galaxy
“Pesawat, mansion, mobil, perhiasan, pulau, villa, kebun, tambang berlian, emas, batu bara mommy kamu udah daddy berikan itu semua. Apalagi yang belum ya?” Seketika telintas di otak Galaxy tingkah duo maut saat di rumah skait dengan mulut yang sombong itu menurun dari siapa.
“Dav gak bisa ikut kalau liburan lagi” langsung memotong kala Arion ingin berucap.
“Ya, Gala juga terlalu banyak absen di jurnal paling banyak Gala dari tiga puluh murid” Arion menggaruk tengkuk lehernya merasa bersalah.
“Kita rayakan sederhana saja” keduanya langsung mengangguki ucapan Arion.
Mereka tiba di lokasi acara yang di selenggarakan, saat ketiganya turun dari mobil para wartawan tentu langsung mengambil foto mereka.
Arion sering datang bersama Kaila namun sejak kedua anak laki-lakinya ini mengambil alih beberapa perusahaan dan bisnis jadilah mereka bertiga dan Arion menyetujui saran kedua anaknya yang meminta Kaila di rumah saja. Apalagi alasan keduanya agar kecantikan sang mommy tak di lihat semua orang dan Arion sangat-sangat menyetujui ucapan itu.
“Selamat datang tuan Walsh dan tuan muda Nelwash”
“Hm” hanya Galaxy yang menjawab itupun dengan deheman.
Yap daddy dan abangnya menjadi sanga dingin dan irit bicara seperti ini jika di luar jangkauan Kaila hanya Galaxy yang sedikit mendingan dari keduanya.
“Itu Davian dan Galaxy kan?” Ujar Aksa,
“Gila! Jadi mereka? Anak tuan Arion??” Kaget Aksa lagi,
“Selamat malam tuan Arion” ucap salah satu tamu undangan.
“Malam” singkat Arion,
“Masih sama. Anda selalu bersikap dingin dan tak peduli sekitar” ucap orang itu smabil terkekeh,
“Yoo!! Akhirnya kita ketemu” ujar Wilasa,
“Sepupu apaan lo so sibuk!!” Ujar Ares,
“Lo yang sok sibuk” ujar Arion ke Ares,
Yap mereka sama-sama sibuk dengan pekerjaan masing-masing jadi jarang berkumpul seperti saat masih muda dan belum memiliki istri.
Back to anak-anak...
“Lo sama sekali gak kenal mereka berdua?” Tanya Syanaz a.k.a Syanaz Ahmad.
“Gak penting dan gak peduli” ucap Vio a.k.a Selviona Hayata Ling.
“Anjirr suram hidup lo!” Ucap Azell lagi,
“Iya suram, sekali-sekali mikirin cowo napa!!” Ucap Syanaz
“Buang-buang waktu dan tenaga mikirin cowo” kedua sahabatnya menggeleng Vio ini sebenarnya suk sama siapa? Jangan-jangan?? Ah mereka tak boleh berpikir buruk tentang sahabat sendiri.
“Katanya balapan nya diganti malam ini kan? Jadi berangkat?” Davian mengangguk.
“Selesai di sini”
“Lo yakin ikut main? Lo masih cidera kalo tambah parah gimana?”
“Gue gpp”
“Ngomong gak usah di singkat-singkat! Bukan di chat ini”
“Bct”
“Akhhh! Punya abang gini banget!!” Galaxy frustasi.
Setelah beberapa saat keduanya mengajak Arion balik tentu saja di setujui dengan semangat oleh Arion, Arion sudah merindukan aroma tubuh Kaila. Ah zona dewasa WKKWKWKW.
Setelah mengantarkan Arion pulang dan mereka mengganti pakaian. Keduanya pun langsung berangkat lagi ke arena balap tentu anak-anak Alderioz sudah menunggu mereka.
“Taruhannya kali ini apa?” Tanya Sam,
“20jt 3 putaran”
...BRUMMM...
...BRUMMM...
Fokus mereka seketika pecah mendengar deru motor mengisi suasana, semua terfokus ke motor sport merah pekat itu dan dua motor sport di sebelahnya yang berwarna biru muda dan pink.
Ketiganya membuka helm dan rambut mereka langsung terurai tentu wajah mereka tertutup dengan masker yang tak muda lepas dengan begitu saja.
“Gila cewe njir!!”
“Cantik fix jodoh gue!!”
“Anj badas banget!!”
“Mereka cewe?”
Bermacam-macam ucapan yang terlontar entah kagum, iri dan lainnya.
“Lo yakin mo ikut balapan?” Tanya Syanaz a.k.a Zana
“Hmm”
“Bisa gak si? Lo ngomong panjang gak kurang dari lima kata Vi” kesal Syanaz,
“Ribet lo!” Syanaz mengelus dadanya untung ini sahabatnya sedari kecil dapat di maklumi,
“Gue daftar dulu” ujar Azell yang langsung di angguki Vio,
Azell datang ke tempat pendaftaran yang mana di sana ada anggota inti Alderioz juga yang sedang mendaftar.
“Daftar satu orang” ujar Azell,
“20jt taruhan malam ini”
“Ya”
“Transfer ke no.rek ini” Azell langsung mengurim dua puluh juta,
“Damn!! Gue daftar juga yakali harga diri gue jatuh karna gak ikut main” ujar Ucup,
“Gak gitu konsepnya! Dimana-mana cowo ngalah” ujar Abi,
“Di lintasan cewe cowo sama jangan mandang dari gender. Yang di lihat skill bukan gender selagi itu buat lo seneng jangan peduliin hal lain” Azel berucap sepontan karna dirinya kdang kesla kenapa perempuan harus di bedakan? Hobi orang kan beda-beda.
“Setuju gue sama lo” ujar Bale,
“Btw gue Bale, nama lo?”
“Ana” ujar Azel setelah berucap Azel kembali ke temapt dua temannya berada.
“Gila tu cewe! Bikin jantung gue gak baik-baik aja” ujar Bale.
“Lebay” ujar Galaxy yang langsung di angguki yang lain.
Mereka bersiap di garis start, Davian, Ucup, Vio, dan dua penantang lainnya. Davian melirik sekilas perempuan yang menggunakan motor sport merah gelap itu keduanya saling tatap seperti menandakan peperangan segera di mulai.
Kain putih di lempar ke atas tanda balapan di mulai, Davian memimpin balapan pertama-tama lalu di balap oleh Vio dan bergantian lagi oleh Ucup hingga Davian berada di posisi ketiga namun saat detik-detik terakhir Davian berhasil menjuarai balapan di posisi pertama, Vio di posisi kedua.
“Bener-bener gak takut mati tu cewe” ujar Ucup sambil menggeleng saat sudah berada di tempat perkumpulan.
“Neken gue banget dia cok waktu gue mimpin” Ucup menceritakan saat bermain tadi.
“Davian juga pas detik-detik akhir kurang ajar banget gue hampir jatuh cok!!” Davian hanya berdehem merespon keluh kesah Ucup.
“Selamat” ujar Vio ke Davian.
Ya Davian dan Galaxy memakai masker seperti Vio dkk bahkan anggota inti Alderioz juga karna identitas mereka sangat penting mereka menjaga itu agar tak tercoreng.
“Thanks” Vio mengangguk lalu pergi meninggalkan lokasi setelah mendapatkan hiburan malam ini. Menghilangkan rasa penatnya dengan balapan memang sesuatu yang mengenakkan dan melegakan.
...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...