
...SELAMAT DATANG KEMBALI READERS TERSAYANG!!...
...OPENING BARU NIH WOY WK...
...SELAMAT MENIKMATI CERITA YANG BANYAK KETIKAN TYPO NAMUN HARAP DI MAKLUMI KARNA SEMUA MANUSIA TAK ADA YANG SEMPURNA SELAIN PENCIPTANYA....
...TAK PERLU BANYAK BACOT KARNA AKU TAU KALIAN MENUNGGU DAN MENANTI KAN CERITANYA....
...TAPI SEBELUM ITU AKU HARU NGINGETIN KALIAN KARNA BUKAN CUMAN APCAR SUAMI ATAU MANTAN KALIAN AJA YANG BISA NGINGETIN ATAU NGANGENIN TAPI AKU JUGA!...
...JANGAN LUPA FAVORITKAN LALU LIKE KOMEN DAN VOTE KARNA ITU BENTU KALIAN MENDUKUNG SETIAP CERITA AKU ANJAII....
...BTW BTW...
...KLEAN UDAH KANGEN MANTAN BELUM? ...
...EH MAKSUDNYA KALIAN UDAH MAKAN BELUM? BELUM AHHHH LEMAHHHH ...
...MAKAN SANA NANTI. KALAU KAMU SAKIT YANG NYAKITIN AKU SIAPA? Wkwkwkwkwkwk...
...GAK DENG BERJANDAA EH...
...BERCANDAA...
...BANYAK BACOT KAN KAN KANN?...
...DAH LAH LANGSUNG SAJAAA KE CERITANYA,...
...SEBELUM KE CERITANYA MAU NGINGETIN BANYAKIN KOMEN BIAR DOUBLE UP....
...GAK MAU DOUBLE UP? Ok thx mksh gomawo'...
Varez, Alana dan Nio tak menggunakan pesawat pribadi melainkan pesawat umum biasa karna terlalu mencolok kalau menggunakan oesawat pribadi
Mereka sudah tiba di bandara namun masih berada di pesawat menunggu antrian turun. Mereka masuk ke dalam airport menunggu di ruang tunggu karna barang-barang mereka masih di kabin.
Kaila dan Arion juga twins juga sedang menunggu di ruang tunggu, Varez dan Alana berjalan masuk ke dalam ruang tunggu tersebut tanpa memperhatikan sekitar mereka menggunakan masker dan langsung duduk saja.
“Mommy itu abang!!” Ujar Alastair kala melihat Varez membuka masker sekilas karna untuk minum lalu menggunakannya lagi.
“Abang siapa?” Tanya Kaila.
“Abang Varez”
“Mana” Kaila melihat ke arah yang di tunjuk Tair namun menurut Kaila itu hanya mirip.
“Itu mah mirip aja”
“Iih mommy itu abang! Mommy tunggu sini” Alastair mengajak sang adik untuk menghampiri kedua kakaknya ini.
Varez sedang fokus bermain ponsel sama halnya dengan Alana tanpa menyadari ada duo moster kecil yang menghampiri mereka.
“Loh mau kemana?“ tanya Arion yang baru datang sehabis menganbil cemilan.
Namun keduanya tak menjawab memang kan moster kecil ini perlu di gelindingin di lantai durjanah tak menjawab pertanyaan sang ayah.
“Sayang aku di diemin” Kaila terkekeh Arion seperti anak kecil yang mengerek tak di temani.
Alistier menarik masker Varez tanpa rasa bersalah membuat Varez kaget dan ya terbuka muka nya terlihat membuat Kaila dan Arion kaget tentunya.
“Bocah luk..” mata Varez menatap kedua adiknya kaget? Tentu saja Alana pun kaget melihat duo twins berasa di depan mereka saat ini.
“Kalian!” Ucap Kaila,
“Mom dad” keduanya semakin kaget.
“Kalian gak bilang mau ke sini?” Ujar Arion,
“Itu mom kita kan itu mau kasih kejutan ke abang trus nanti pulangnya baru ke tempat mommy daddy” jelas Alana,
“Iya apalagi besok ulang tahun bang Dav kan” ucap Varez.
Kaila tak peduli apa alasan kedua anaknya yang pasti dirinya kangen anak-anak nya, rindu dengan suasana ricuh yang di buat keluarga kecilnya. Kaila memeluk Alana dan Varez sambil menangis.
“Kangen tau!!” Ujar Kaila.
“Kan dah Tair bilang itu abang” ujar Alastair bangga dengan dirinya berhasil mempertemukan mommy dan abangnya.
“Tapi gak gitu juga! Main tarik-tarik masker orang!! Kalo bukan abang gimana hmm? Mau di masukin ke dalam bak sampah kamu?” Varez menceramahi kedua adiknya.
Hampir saja Varez melayangkan pukulan karna kesal maskernya di tarik sembarangan, Varez kalau kesal tak pandang bulu mau anak-anak dewasa ataupun perempuan selagi orang itu yang salah dirinya tak akan takut.
“Iya kan tinggal minta maaf” ujar Tier membela sang abang yang kena marah.
“Sudah-sudah ayo kita makan malam baru kita buat kejutan buat mereka”
Mereka tak memberitahu perihal apapun selain kejutan ulang tahun padahal mereka sama-sama curiga pasti terjadi sesuatu kepada kedua orang laki-laki kesayangan mereka ini.
Tak ada yang mengetahui gerak-gerik keluarga kecilnini karna memang yang tak ada yang berani atau tau keberadaan mereka di sini. Toh raja dan ratu yang turun tangan mana ada yang berani mengusiknya.
...🌑🌑🌑...
Mereka tiba di mansion,
“Tu..uan? Nyonya?” Kaget semua penjaga.
“Jangan beritahu kami ada biarkan mereka tidur!” Perintah Kaila,
Para pengawal itu hanya berani mengangguk tak berani mencegah atau apapun karna takut jika salah atau membuat mood Kaila hancur bisa saja naga yang tidur bangun dan lepas kendali kan??.
“Twinsnya rebahin di kamar sebelah aja” ujar Alana berbisik.
“Ada korek gak? Korek nyalain lilin” pengawal dan maid semua takut entah takut dengan kedua prince atau raja dan ratu saat ini.
Membiarkan mereka masuk ke dalam kamar Davian sambil bernyanyi lagu selamat ulang tahun tanpa tau kalau tak ada siapapun di kamar itu.
“Happy birthday to??” Mereka berhenti bernyanyi kala tak ada siapapun di temapt tidur.
“Kosong?”
“Lah ko bisa gini?” Ujar Alana,
“Tadi kamu telpon bilang di rumah kan?” Tanya Alana ke Varez,
“Coba momyy telpon abang” saran Varez,
Kaila pun langsung menelpon Galaxy namun tak di angkat, lalu menelpon Davian dan langsung di angkat.
...Abang Davian (calling)...
“Hallo mom?"
^^^“Boy, kamu dimana?”^^^
“Kenapa mom? Davian di rumah”
^^^“Oh, enggak papa cuman kangen kalian”^^^
“Kita juga kangen mommy”
^^^“Mommy matikan dulu ya”^^^
“Iya mom”
...Panggilan berakhir...
Kaila mengerutkan keningnya, memastikan kamar mandi kosong dan semuanya kosong kamar Galaxy juga tak ada.
“Rumah kita cuman satu kan di sini?” Tanya Kaila ke Arion,
“Iya honey”
“Ko Davian bilang dia di rumah ya tapi gak ada” semakin keringat dingin penjaga dan maid karna takut mereka yang di salahkan.
“Coba kalian jelaskan apa yang sebenarnya terjadi?” Varez tersenyum manis ke arah para penjaga.
Tak mungkin mereka tak tau apa yang terjadi di sini karna mereka yang selalu mengawal kan? Tugas mereka mengawal tak mungkin tidak tau.
“Apa di kantor?” Alana nenceletuk.
“Yaudah ayo kita ke kantornya” ujar Kaila.
“Kalian masih mau diam?” Tanya Varez, Varez tau mereka tak ingin mengecewakan Kaila yang sedang sangat bersemangat dan senang saat ini namun tau mereka menyembunyikan sesuatu.
“Anu tuan nyonya sebenarnya” mereka menjeda ucapan karna berbarengan berkata membuat Kaial dan Arion mengerutkan keningnya.
“Sebenarnya, tuan Galaxy masuk rumah sakit dan saat ini mereka berada di rumah sakit”
“Maksudnya gimana?” Tanya Alana.
“Galaxy masuk rumah sakit?” Tanya Arion,
Mereka semua masih loading atau lola dengan apa yang di bicarakan, Kaila melotot sepertinya Kaila sudah phan dengan apa yang mereka katakan.
“Galaxy masuk rumah sakit?” Mereka semua langsung terdiam yang tadinya menanyakan penjelasan lebih panjang setelah Kaila berucap mereka terdiam.
“Siapkan mobil!” perintah Arion,
“Rumah sakit mana?” Tanya Kaila,
“Paris Hospital nyonya”
Mereka semua bergegas ke rumah sakit tak lupa membawa twins yang masih tidur karna kelelahan. Alana diam saja sepanjang perjalanan menuju rumah sakit begitpun Varez.
Ucapan yang di katakan Aiden semua kembali berputar di otaknya membayangkan gambar absrak yang di buat Aiden, Varez pusing dirinya tak bisa berpikir jernih saat ini.
“Heyy!! Its okay boy semua gapapa semua baik-baik aja” Arion menenangkan sang anak sambil memeluk nya.
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...