
“Kuyy bar” ajak Levi
“Jangan bilang lo pada gak bisa minum” ejek Lexus
“Ck, mulut lo Xus mo gue geprek?” Lexus terkekeh.
Anak-anak keluarga Nelwash ini mengerikan menurut mereka, kalau anak-anak Toretto ini gila di balap dan lintasan berbeda dengan anak-anak Nelwash.
Gilanya mereka itu di ruangan yang lengkap persenjata mau tajam dan tumpul kalian tau kan jawabannya? Yap anak-anak dengan haus membunuhnya sangat tinggi apalagi jika ada yang mengganggu orang terdekat mereka. Bukan malaikat maut yang merasuki mereka melainkan iblis-iblis yang ada di dalam diri mereka muncul.
“Calm down brother” ujar Levi.
“Ayo ke bar” ajak Lexus
“Hmm” ujar keduanya.
Mereka berpamitan terlebih dahulu lalu mereka berangkat menuju bar yang sudah di pesan Levi, Davian dan Galaxy masih mengingat pesan Arion. Tapi jika bersama kerabat jauhnya ini mereka tak akan di biarkan minum sedikit oleh keduanya.
Setiba di bar mereka tentu langsung masuk ke ruangan Vip yang sudah di pesan ada beberapa perempuan tentu nya di dalam ruangan itu.
“Lev gue gak suka ada cewe minta keluar deh” ujar Galaxy.
“Anj Gal minum gak ada cewe? Gak ada sensasi nya bro!”
“Lo pilih para cewe yang keluar atau otak lo yang keluar Lev?” Ucapan Galaxy tak main-main.
Bukan Davian dan Galaxy suka sesama jenis tapi keduanya menghormati perempuan seperti mereka menghormati mommy dan perempuan di keluarganya.
Walaupun para perempuan di bar ini mon maaf kasar sudah di cap tak baik mereka anak-anak Arion tetap tak mau menyentoh nya. Ke bar boleh kemanapun boleh asal jangan merusak anak perempuan orang lain.
Levi meminta para perempuan itu keluar, mereka mulai menikmati detuman musik yang menggema seluruh ruangan itu sambil meminum wine yang sudah di sediakan.
...🌑🌑🌑...
Sialnya mereka berempat mabuk berat, pukul 06.45 wib mereka baru ingin pulang, Davian sedikit sadar dari mabuknya langsung menghubungi anak buah daddy nya untuk menjemput mereka, bisa terjadi kecelakaan jika mereka memaksakan diri untuk pulang dengan keadaan mabuk.
Setiba di rumah..
mereka benar-benar mabuk sampai di gotong para anak buah BBBD, Bertepantan dengan masuknya mereka Arion turun dari lantai dua.
Memijit pelipisnya melihat kedua anaknya yang mabuk berat padahal sudah di kasih tau jangan mabuk.
“Bos” Arion menghela nafasnya.
“Antar mereka ke kamar lalu minta maid siapkan bubur pereda mabuk”
Arion menuju halaman belakang untuk menikmati secangkir teh dengan cahaya matahari, Kaila masih tidur akibat olahraga semalam tanpa henti benar-benar di hukum oleh Arion dirinya.
Sekitar pukul 14.59 wib.
Alana baru saja pulang setelah dari dokter menentukan jadwal untuk operasi bersama Arion , Twins dan Varez.
“Masih sakit hmm?” Tanya Arion ke Kaila dengan wajah tak bersalah.
“Masih sakit hmm!! Ya iyalah! Kamu gak bisa selow!!” Arion terkekeh.
“Ala abang kamu mana?” Tanya Kaila.
“Abang? Di kamar nya mom” Kaila menuju kamar para pangeran-pangerannya itu karna sedari tadi tak menemukan Davian atau Galaxy.
Iya Varez berniat mengganggu kedua abangnya itu namun saat hendak masuk kamar bau Alkohol sangat menyengat membuat Varez pusing.
“Kamu jaga Twins aja Bang” Varez menghela nafas namun tetap mengangguk menurut.
Saat Varez sudah tak terlihat lagi Arion memeluk Kaila sesekali mengigit pipi Kaila gemas, Kaila candu nya apapun yang ada di diri Kaila itu milik Arion walau harus bersaing dengan anak-anaknya Arion terap pemenang nya.
“Astagfirullah!!” Ujar Kaila saat membuka kamar kedua anaknya ini.
“Pinter banget ya pinter!!” Kaila sudah seperti ibu-ibu pada umumnya yang menciduk anak-anaknya.
“DAVIAN!!! GALAXY BANGUN!!!” Tak kunjung bangun keduanya walau sudah di guncang tubuh mereka.
“Gendong keduanya!!” Perintah Kaila.
“Biarin aja sayang” Arion mencoba membela anak-anaknya.
“Diem!! Kamu juga aku hukum gak dapat jatah seminggu!!”
Keduanya di bawa ke halaman belakang yang mana ada kolam renang di situ, Kaila tak pernah melarang anak-anaknya untuk minum atau merokok cuman tau batasan.
Jika sudah begini keduanya berarti lalai walau baru kali ini anak-anaknya benar mabuk berat Kaila tak menerima keluhan apapun.
BYURRRR
Keduanya langsung panik saat masuk di lempar ke dalam air, setiap perbuatan pasti dapat konsekuensi yang setimpal. Varez sudah menahan tawanya sedari tadi bahkan dirinya mengabadikan momen Davian dan Galaxy di lempar ke dalam air.
“Mom” kaget mereka seraya menelan ludah susah.
“Abang tau kesalahan abang apa hmm?” Davian dan Galaxy kikuk.
“Maaf mom kita lepas kontrol” Kaila mengangguk.
“Ingat apa kata mommy bang? Kalian boleh melakukan apapun asal tak berlebihan kan?” Keduanya mengangguk.
“Mommy bakal siapin pesawat buat kalian pulang ke rumah hari ini” keduanya ingin protes tapi bagi mereka ucapan Kaila mutlak dan kesalahan mereka juga sangat jelas.
“Baik mom”
“Naik mandi trus makan” perintah Kaila.
“Baik mom”
Arion seperti mengingat kejadian seperti ini pernah dirinya alami beberapa tahun yang lalu.
“Ah ya sampe Kaila ninggalin aku bawa anak-anak! Ares sialan” batinnya.
Di waktu yang sama...
“Hachuuu hachuu”
“Berkah pahala buat gua makasih yang dah gibahin gue!!” Ujarnya..
...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...
GIMANA MENURUT KALIAN CERITANYA**?