
...WELCOME BESTIEEE🖤...
...APA KABAR NICHHH? BTW UDAH JOIN GRUB SAMA FOLLOW INSTAGRAM KITA BELOM? BELOMMMM? WAHHHH JAHAD BINGIT WK YAUDAH YUKK YUKKKK...
...YUKKK FOLLOW YUKKK...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...DI TUNGGU YAA!!!...
...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....
...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!!...
...KALAU AKU TUH SELALU MANTAU KOMEN KALIAN WKWK, BTW BUKA IG KITA YA AKU KADANG BIKIN JEDAGJEDUG PARA ANAK-ANAK DAKJEL WKWK GAK DENG ANAK-ANAK AKUHH ANJASS...
...BESTIEEEEEEEEEEEEEEE........
...SPAMM KOMEN DONGGGGGG........
...KALIAN MAU PART APA GITU ATAU APA KEK BUAT KEDEPANNYA BIAR AKU DAPAT INSPIRASI GITU CERITANYA WKWKWK. LAGI BUTET BANGET NI OTAKKKK GAK BISA MIKIR JADI BANTU DONG HELP HELP HELPPPPPPP!!!!!!...
...🚫BACA NOTE JANGAN LUPA BIAR PAHAM DAN GAK DI KOMEN KARNA BAHASA ATAU LOKASI MEREKA!...
...BAKAL MAKIN BANYK BAHASA KASAR JADI DI MAKLUMI DAN JANGAN DI TIRU KARNA GAK BAIK BUAT DOSA KLEAN BAKAL NAMBAH BANYAK ☺️...
Alana masih berada dalam mobilnya memasukkan pistol ke dalam kantong jersey nya, setelah mengecek semua perlengkapan seperti jam tangan dan yang lainnya sudah terpakai dan tak ada yang tertinggal barulah Alana turun dari mobilnya.
“Hai cantik” sapa seorang pria berbadan besar seperti preman atau bodyguard menggoda Alana.
Tak di perdulikan, Alana memilih masuk ke dalam caffe tersebut benar saja seperti dugaan Alana caffe ini tak terlalu ramai seperti biasanya. Bagaimana Alana tau? Karna Alana sesekali nangkring di caffe ini.
Walau ada beberapa orang pasangan atau kelompok yang ada di caffe tersebut namun lebih dominan para orang berbadan besar.
Namun Alana terlihat santai saja seperti orang yang akan sangat menikmati permainan ini. Bahkan cairan yang di buat Davian siap di gunakan dan lagi pistol juga belati juga siap. Seluruh badan Alana bisa di bilang lemari persenjataan karna dari atas hingga bawah ada peralatan membunuh.
“Alana” panggil Muthia,
Di meja itu ada Muthia dan temannya, saat Muthia memanggil Alana beberapa orang berbadan besar mentap Alana untuk meljhag wajah Alana.
“Gue buru-buru cepetan!!”
“Ya duduk dulu dong Al, biar enak ngobrolnya”
“Btw mobil lo bagus Al” ucap teman Muthia,
“Gausah sok akrab deh, buruan!!”
“Gak sabaran deh lo” ucap teman Muthia,
“Gue gak bakal minta maaf kenapa? Karna sejak awal Harsa itu milik gue!!”
“Jauhi Harsa dan tanda tangani surat perjanjian ini kalo lo mau hidup aman tentram!!”
Muthia menyodorkan satu lembar surat perjanjian yang sudah ada materainya, Alana tersenyum manis namun tak ada menyadari karna memang di dalam diri Alana dia tersenyum.
“Kalau lo gak mau tanda tangan, hidup lo dan keluarga lo bakal hancur!!”
“Hahaha ups” Alana tertawa membuat mereka heran,
“Kek tau keluarga gue aja lo” sindir Alana,
“Eh Ter jangan gitu ntar kita di sangka bully dia lagi” ucap Uthi,
“Minum dulu Alana” Alana mengambil gelas itu namun dengan sengaja melepaskannya hingga pecah gelas itu.
“Astaga!! Lo kalo gak mau minum bilang Al!!” ucap Uthi,
“Iya kek gak ngehargain tau!!” Orang-orang melihat Muthia dan Tere memojokkan Alana.
“Ya gue gak sengaja ko lo pada malah nyolot!!”
“Ya elo! Kita niat baik mau bicarain semuanya biar clear!!”
“Gue gak bakal tanda tangan ini sampah, dan lo?” Alana menunjuk Muthia tepat di wajahnya.
“Gausah nunjuk-nunjuk!!”
“Cepet sadar deh sebelum ma ti” Alana hendak pergi baru beberapa langkah tiba-tiba tangan Alna di cekal oleh pria berbadan besar yang memang sedari awla selalu memperhatikan ke arah Alana.
Beberapa cowok yang memang ada di situ ingin membantu Alana karna di tarik paksa sangat kasar tak bisa apa-apa karna kalah jumlah.
Alana di bawa ke samping caffe yang memang tempat sepi area parkiran, tangan Alana yang di cengkram memang sedikit sakit.
...SREEKK...
“Arghh!!” Alana mengeluarkan belati yang memang tersembunyi di sepatunya lalu menusuk salah satu kaki orang yang menariknya.
Alana dengan cepat menjauh dari mereka namun sayang di sayang tempat ini sudah di kepung oleh kelompok mereka, Alana menarik napasnya lebih dulu mengatur nafasnya agar tak cepat lelah.
Di waktu yang sama,
Davian dan para adeknya yang melihat Alana di tarik dari dalam caffe itu karna hendak pergi, mereka pun langsung bergegas menyusul Alana dengan raut wajah benar-benar marah karna adek perempuannya di kasari oleh laki-laki.
Davian, Galaxy, Varez bahkan Raka yang baru-baru ini latihan bela diri ikut pergi. Arion dan Kaila sebenanrya hendka pergi juga tapi Davian bilang cukup mereka saja dulu kalau memang mereka tak dapat menangani baru orang tua mereka yang ambil alih.
Davian satu motor dengan Raka, Galaxy dan Varez sendiri-sendiri menuju lokasi Alana saat ini dengan kecepatan tinggi seperti sedang kejar-kejaran dengan malaikat maut. Bahkan teriakan orang menyumpah serapah ke mereka sedari tadi terus-menerus tanpa henti seperti doa ku padamu eak.
Kembali ke Alana,
Sekitar lima belas orang berbadan besar menghadnag Alana bahkan mereka menghajar Alana. Dan Alana tak bodoh tentu saja dirinya melawan,
Walau perbedaan badan mereka sangat jauh apalagi ini perempuan melawan laki-laki walau tak masuk akal tapi nyatanya begitu. Alana masih tak jngin menggunakan pistol karna dia lupa memakaikan peredam di pistolnya tadi makanya tak dirinya gunakan.
“Lo yakin dia cuman cewe lemah?” Tanya Tere,
“JANGAN SAMPAI DIA HIDUP!! Gue mau dia mati” teriak Muthia,
Alana sempat-sempatnya mengarahkan jari tengah ke arah Muthia di sela dirinya melawan lima belas bahkan semakin berdatangan orang-orang itu.
...BUGGGG...
...BUGGGG...
...BRAKKK...
...BUGGGG...
“Cewek murahan!!”
“Mati lo!!” Pria itu hendak menusuk belati ke arah Alana.
...DOOOR...
“Ah sorry harusnya gak gue gunain” gumamnya,
Bisa-bisanya Alana sedang berkelahi malah bergumam sambil menyeringai ke arah Muthia yang terkejut.
“Okey!! Mari kita masukkan ke dalam lagi karna terlalu dini buat kalian mati”
“BUNUH MEREKA ATAU LO SEMUA YANG GUE BUNUH!!!” Teriak Muthia marah takut campur aduk.
...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...
...SIAP-SIAP END YA BESTIEE 🙏...