The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 245



...WELCOME BESTIEEEđŸ–€...


...APA KABAR NICHHH? BTW UDAH JOIN GRUB SAMA FOLLOW INSTAGRAM KITA BELOM? BELOMMMM? WAHHHH JAHAD BINGIT WK YAUDAH YUKK YUKKKK...


...YUKKK FOLLOW YUKKK...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...DI TUNGGU YAA!!!...


...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....


...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! ...


...KALAU AKU TUH SELALU MANTAU KOMEN KALIAN WKWK, BTW BUKA IG KITA YA AKU KADANG BIKIN JEDAGJEDUG PARA ANAK-ANAK DAKJEL WKWK GAK DENG ANAK-ANAK AKUHH ANJASS...


...BESTIEEEEEEEEEEEEEEE........


...SPAMM KOMEN DONGGGGGG........


...KALIAN MAU PART APA GITU ATAU APA KEK BUAT KEDEPANNYA BIAR AKU DAPAT INSPIRASI GITU CERITANYA WKWKWK. LAGI BUTET BANGET NI OTAKKKK GAK BISA MIKIR JADI BANTU DONG HELP HELP HELPPPPPPP!!!!!!...


...đŸš«BACA NOTE JANGAN LUPA BIAR PAHAM DAN GAK DI KOMEN KARNA BAHASA ATAU LOKASI MEREKA!...


...BAKAL MAKIN BANYK BAHASA KASAR JADI DI MAKLUMI DAN JANGAN DI TIRU KARNA GAK BAIK BUAT DOSA KLEAN BAKAL NAMBAH BANYAK â˜ș...



Mereka berlima menggunakan pesawat umum atau tanpa menggunakan pesawat jet pribadi, mengambil tiket business class. Galaxy duduk sendiri sednagkan Raka dan Varez berpasangan dengan twins.


Masih berada di dalam pesawat menunggu semua orang masuk, Galaxy masih mengerjakan beberapa tugas yang di berikan, yang mana tugas pekerjaan di rumah atau pr.


“Anjass” ujar Alistier mengikuti gaya bicara Varez.


“Heh!!” Tegur Varez,


“Hehehehe” bocah itu hanya terkekeh saat dapat teguran dari Varez.


“Duduk Tair!!” Tegur Raka karna Alastair terus berjalan-jalan.


Iya dua bocah itu tak pernah menggunakan pesawat umum yang banyak orang seperti ini karna Arion selalu menggunakan pesawat jet pribadi agar lebih nyaman dan lebih leluasa.


“Ko banyak orangnya?” Tanya Alistier,


“Namanya juga pesawat” ucap Varez,


“Tapi biasanya cuman kita aja yang naik pesawat”


“Ya kan itu pesawat kita”


“Kenapa gak naik pesawat kita?”


“Tanya abang Gala” alhasil Tier turun dan menghampiri Galaxy yang tengah mendumel kesal karna tugas yang di berikan beranak pinak.


“Abang Gala!!”


“Kenapa Tier?”


Pesawat ini akan transit di Sydney terlebih dahulu baru ke Australia (maaf kalo salah) memakan waktu sekitar 7jam perjalanan di udara.


“Kenapa kita gak naik pesawat kita?”


“Pesawatnya mau di pake bang Davian”


“Mau kemana?”


“Ngecek tambang di Kalimantan”


“Kita punya berapa pesawat?”


“Iya maaf” Alistier pun kembali ke kursinya.


Tempat duduk mereka itu berderet jadi yang paling depan Raka dan Alastair, sedangkan di tengah Varez dan Alistier dan di belakang Galaxy sendiri namun double kursi jadi kursi sampingnya kosong, sedangkan para pengawal berada di tengah-tengah.


Pesawat akan take off, Galaxy masih fokus mengerjakan tugasnya padahal sudah take off. Alastair dan Alistier menjadi pendiam saat take off karna memang mereka takut tapi ketika sudah berada di atas keduanya santuy saja.


Setelah berada di atas, keduanya juga tak jalan-jalan masih beradaptasi. Raka yang diam sambil menonton, oh ya Raka beberapa bulan terakhir ini fokus pendidikan bisa di bilang harus segera menguasai beberapa bahasa terutama Inggris.


Sebenarnya Arion dan Kaila tak menuntut Raka hrus bisa cuman Raka sendiri yang ingin agar tak tertinggal seperti abang dan adeknya.


“Abang Tair laper” Raka melirik,


Adeknya lapar? Sedangkan sebelum berangkat tadi mereka sudah malan bahakn di perjalanan menuju bandara juga mereka nyemil banyak.


“Nanti gendut”


“Tair lapar!”


Raka memanggil pramugari menanyakan ada makanan apa, Raka juga sudah belajar tentang apa yang bisa di minta atau enggak di dalam pesawat.


“Nasi gorengnya satu”


“Baik”


Galaxy berdiri ingin ke toilet setelah itu dia ingin tidur, dia kurang tidur karna dua bocah laknat itu menganggunya sepanjang malam seperti hantu.


Setelah beberapa jam, sekitar satu jan lagi mereka akan landing ke Sydney tapi tiba-tiba Alistier berulah sebenarnya bukan Alistier yang berulah tapi dia tak sengaja menyenggol bapak-bapak temperamental.


Para bodyguard sudah hendak berdiri semua karna melihat Alistier akan di pukul namun Raka dan Varez langsung menahannya.


“Jangan main hakim sendiri dong pak, adek saya kan gak sengaja udah minta maaf juga!!”


Galaxy masih tertidur karna benar-benar ngantuk bayangkan saja sejak sejam pertama pernerbangan Gaalxy tertidur hingga sekarang akan landing.


“Kamu gak di ajarin orang tua sopan santun ya!!”


“Bapak silahkan duduk lagi karna kita akan landing” ucap pramugari.


Seketika Alistier menangis karna di cubit oleh bapak-bapak itu saat dia hendak pergi, badan Alistier yang putih saat di cubit menjadi terlihat merah nya.


“BAPAK APA-APAAN!!”


“ANAK KURANG AJAR YA KAMU!!”


Alistier mendatangi Galaxy sambil mengadu cubitan itu benar-benar sakit karna telrihat dari tangan Tier yang di cubit merah sekali.


“Bang Gala hikss” Alastair yang tak terima adeknya di cubit langsung melempar ipad di tangannya ke arah bapak itu dan ya kena wajah tentunya.


“KENAPA?” Kaget Galaxy kala air mata Alistier berguyuran di wajahnya.


“HUAAAA HIKSS TIER DI CUBIT HIKSS HUA”


Varez bertatapan tajam dengan bapak tua itu ingin sekali Varez menggorok leher nya karna terlalu kesal.


“Bapak-bapak tolong segera duduk karna pesawat akan landing”


“URUSAN KITA BELUM SELESAI!!” Ucap Varez lalu kembali ke kursi.


Galaxy menatap tajam ke bodyguard mereka, yang berarti Galaxy ingin ini di selesaikan dengan cepat dan lagi sepertinya bakal menggunakan pesawat pribadi mereka saja nanti.


Tiba di bandara, Galaxy menggendong Alistier yang tertidur setelah menangis menggebu-gebu. Varez dengan wajah marahnya diam saja. Saat ini Varez sudah mengetahui identitas bapak-bapak itu dan pekerjaannya tentunya.


Tapi karna Galaxy tak ingin ribet dia meminta adeknya untuk menahan diri agar tak banyak masalah.


“Kita tinggal semalam di sini menunggu pesawat kita datang” ucap Galaxy.


Galaxy juga sudah menanyakan sebenanrya apa yang terjadi dan Varez sudah menjelaskan karna mereka sedang bermain tak snegaja menyenggol kepala orang itu yang keluar dari kursi. Entah sedang apa orang tua itu.


Yang jelas kata Alistier bapak itu tengah melirik ke arah pramugari yang memberikan makanan. Dan Alistier sempat bertatapan dengan orang itu alhasil Tier yang kesal menyenggol kepalanya dengan sengaja.


“Abang gak mau hal kaya gini terjadi lagi Tier!!”


“Iya bang”


“Kamu bela orang boleh tapi kalo kamu kena juga kaya sekarang gimana!!”


“Maaf bang”


“Sekarang tidur!! Masih pagi besok malam kita ke berangkat!!”


...đŸ–€JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENđŸ–€...