The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 250



...WELCOME BESTIEEE🖤...


...APA KABAR NICHHH? BTW UDAH JOIN GRUB SAMA FOLLOW INSTAGRAM KITA BELOM? BELOMMMM? WAHHHH JAHAD BINGIT WK YAUDAH YUKK YUKKKK...


...YUKKK FOLLOW YUKKK...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...DI TUNGGU YAA!!!...


...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....


...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! ...


...KALAU AKU TUH SELALU MANTAU KOMEN KALIAN WKWK, BTW BUKA IG KITA YA AKU KADANG BIKIN JEDAGJEDUG PARA ANAK-ANAK DAKJEL WKWK GAK DENG ANAK-ANAK AKUHH ANJASS...


...BESTIEEEEEEEEEEEEEEE........


...SPAMM KOMEN DONGGGGGG........


...KALIAN MAU PART APA GITU ATAU APA KEK BUAT KEDEPANNYA BIAR AKU DAPAT INSPIRASI GITU CERITANYA WKWKWK. LAGI BUTET BANGET NI OTAKKKK GAK BISA MIKIR JADI BANTU DONG HELP HELP HELPPPPPPP!!!!!!...


...🚫BACA NOTE JANGAN LUPA BIAR PAHAM DAN GAK DI KOMEN KARNA BAHASA ATAU LOKASI MEREKA!...


...BAKAL MAKIN BANYK BAHASA KASAR JADI DI MAKLUMI DAN JANGAN DI TIRU KARNA GAK BAIK BUAT DOSA KLEAN BAKAL NAMBAH BANYAK ☺️...



“WOY DAV!!” Teriak Bale tanpa tau tempat,


Teriakan itu membuat seisi perpus menatap ketiganya, ketiganya tak peduli dengan tatapan itu yang terpenting sekarang adalah memebritahu Davian keadaan Alana.


“Gila lo pada?” Tanya Arga yang dulunya seperti gunung es sekarang sudha mencair ulah Azell kekasihnya.


“Dav!! Alana!!” Davian yang awalnya ikut malu karna temannya ini berteriak di perpus dia urungkan karna mendengar nama adek perempuannya.


“Kenapa!!”


“Mimisan parah banget seragamnya darah semua!!” Ucap Ucup,


“Yakin mimisan lo?” Tanya Sam,


“Ngapain kita bohong bego!!” Ujar Ucup.


Davian seketika tak terpikir mimisan, yang ada di pikirannya saat ini adalah pembunuh bayaran atau apapun yang akan mencelakai Alana. Davian berlari menuju parkiran pikirannya sekarang cuman Alana.


Mau tak mau teman-temannya juga berlari mengikuti Davian, Davian kalut dirinya benar-benar tak bisa berpikir. Siapapun yang mencelakai Alana habis tentunya jika benar itu memang ulah orang maka Davian akan mencari orang itu walaupun ke pelosok negeri atau ke planet manapun.


Deru motor sport dari kelima inti Alderioz itu menggema sepanjang jalan menuju rumah sakit, Davian seperti orang kesetanan menggunakan motor hampir tiga kali ingin menabrak pengendara lain.


“DAVIAN KEK ORANG KESURUPAN ANJ!!” Teriak Ucup


“SAM JUGA NOH GILA KALI MEREKA YA!!” Sahut Bale


“LO BERDUA JUGA SAMA ANJ!!” Ucap Arga,


Mereka pun terkekeh lalu kembali menaikkan kecepatan agar segera tiba di rumah sakit, setiba di rumah sakit setelah memarkirkan motornya Davian berlari ke UGD yang mana pasti Alana berada di situ.


“ALANA!!” Abi dan yang lain melirik ke sumber suara, benar Davian dengan raut wajah khawatir di tambah rambut yang acak-acakan masuk ke dalam.


“Oh astaga!!” Davian hancur benar-benar hancur melihat kondisi adeknya saat ini.


Baju yang penuh darah, wajah yang pucat seperti mayat. Alana menatap abangnya sebenarnya Alana tak ingin menangis karna rasa pusing yang di tahannya sedari tadi tapi melihat Davian yang datang dengan sepanik itu membuat Alana gusar.


“Sakit hikss sakit bang hikss” Davian memeluk Alana menenangkan adeknya.


“Ala takut hikss”


“Bisa tinggalin kita berdua dulu gak?” Tanya Davian, teman-temannya itu pun mengangguk paham dan memberikan privasi untuk keduanya.


Alana menceritakan semuanya, dirinya sudah sering mimisan namun tak separah ini di tambah kemarin dia jatuh alhasil semakin parah mimisanya. Saat mencoba mencari di google dengan gejala yang Alana alami semuanya mengarah ke Leukimia tapi ada juga akibat beberapa kali terbentur.


“Telpon mommy ya?” Alana mengangguk.


Davian menghubungi orang tuanya, saat tau Alana di rumah sakit Kaila langsung bergegas pergi saat itu tak ada Arion karna memang ke kantor ada rapat namun tetap Kaila menghubungi Arion.


Arion juga langsung meminta sekertarisnya untuk menyudahi rapat hari ini dan di undur nanti sampai Arion benar-benar sudah tak ada kesibukan.


“Alana!! Sayang” Kaila masuk betapa terkejutnya melihat seragam sekolah Alana yang merah karna darah.


“Oh my!! Anak aku hikss” Mengecek keadaan badan Alaan takutnya terluka atau kena tembak.


“Ka! Anak aku gapapa kan?” Tanya nya.


“Gapapa, semua baik-baik aja cuman saat di rongsen ada sedikit retak yang menyebabkan mimisan”


“Kakak ada jatuh?” Alana mengangguk.


“Dimana? Ko mommy gak tau!! Jatuh sendiri apa di dorong orang?”


“Mom” Davian menegur mommynya karna banyak tanya dan saat ini Alana sedang pusing.


“Honey” Arion datang dengan raut wajah panik juga khawatir sama seperti Davian tadi.


“Liat anak aku hiks berdarah jatuh hikss” Arion mengangguk sambil mengelus kepala Kaila menenangkan.


“Tuan ini pesanan anda” ucap Arlan sambil memberikan paperbag ke Davian.


“Pakaian Ala mom biar ganti dulu” para laki-laki keluar dulu agar Alana dapat mengganti baju,


Alana benar-benar seperti mayat wajahnya sangat pucat yang tak ada pasokan darah ke kepalanya. Kaila memeluk anaknya ini setelah pakaian Alana terpasang.


“Ala pusing”


“Ala mau tidur ya mom” Kaila mengangguk,


“Mau makan dulu gak?”


“Enggak mom”


“Kakak mau makan apa nanti?”


“Sup mom” Kaila mengangguk,


Sup kesukaan Alana adalah sup daging, jagung dan wortel. Menghubungi maid di rumah untuk membuatkan makanan yang Alana inginkan selagi Alana tertidur. Infus terpasang agar memberikan nutrisi atau tenaga dari dalam.


(Maaf kalo salah!)


Galaxy dan yang lain masih tak tau keadaan Alana saat ini, karna Alana sendiri yang meminta agar Galaxy dan yang lain jangan di beritahu dulu karna memang pekerjaan di sana sangat banyak di tambah harus mengurus twins juga jarak dari sana ke tanah air cukup lama.


“Makasih ya” ucap Davian,


“Apaan dah udah tanggung jawak kita juga kali” ujar Bale,


“Gak cuman untuk Alana!! Untuk lo berdua juga!!” Ujar Ucup karna takut dua perempuan ini salah paham dengan ucapan Bale,


“Iya tau” ujar Dara.


“Eh? Kita bolos berjamaah ya?” Tanya Clarita polos.


“Enggak nguli sama-sama kita” ucap Ucup,


“Yee orang serius juga!!”


“Gue juga serius sama lo” ucap Ucup,


“Uhukk uhukk gila” Abi tersedak ludahnya sendiri mendengar ucapan Ucup.


“Syalan” ujar Ucup sambil menggaruk tengkuk lehernya karna malu padahal tak gatal.


...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...


...Maaf ya kalo ceritanya udah mulai gak menarik. Stay terus ya❤️...