
YOOOOKKKKK
...BANYAKIN KOMEN DAN LIKE NYA!!!...
...BIAR AKU KHILAF DOUBLE UP WK...
...ANJAI MALAH MAU KHILAF...
...LAMA Y AN LANGSUNG AJA KALO GITU....
“Apa kabar uncle” ujar Davian menyapa Wiliam dan Kaivan.
“Baik boy”
“Besok malam ada lelang di pasar gelap” ujar Davian memulai pembicaraan.
“Kau mau datang?” Galaxy datang sambil terkekeh.
“Uncle tau saja” ujar Galaxy.
“Gimana bang?” Tanya Kaivan.
Mereka berdua ini juga sedang berhalangan pergi karna mereka sibuk di perusahaan dan markas utama BD, kalau mereka berdua berangkat pasti Alana akan ikut juga.
“Alana bagaimana?” Tanya Wiliam.
“Iya juga, Alana gimana bang?”
“Ala pasti ikut dong” ujar Alana yang baru saja datang sehabis menguping tadi bukan menguping si tapi tak sengaja mendengar pembicaraan om dan abangnya.
“Gak usah di rumah aja”
“Pokoknya Ala harus ikut, Ala denger ada berlian bagus yang akan di lelang”
“Nurut” ujar Davian.
“Gak! Pokoknya Ala ikut” Davian memijit pelipisnya tanda sedang serius.
“Alana”
“Gak denger byee” Mereka semua hanya bisa menggeleng saja.
Setelah pembicaraan itu anak-anak Arion dan Kaila memilih untuk santai di halaman belakang. Davian memilih berada di dalam ruang game sedangkan Galaxy? Galaxy tak tau kemana setelah ijin keluar jalan-jalan.
Awalnya tadi mereka ingin langsung menjenguk oma di rumah sakit dan ternyata oma sudah dalam perjalanan pulang maka itu tak jadi ke rumah sakit.
“Lula!!” Teriak Varez kencang karna dirinya di dorong sampai tercebur ke dalam kolam renang oleh Alula.
“Hahaha rasain bang! Siapa suruh dari dulu suka jailin orang karma kan”
Belum Varez benar-benar naik Alula malah ikut tercepur karna Alastair dan Alistier mendorongnya. Varez memberikan dua jempol ke adiknya itu yang langsung di balas jempol juga.
“Gak salah mendidik gue” gumam Varez.
Davian berada di balkon kamar memperhatikan adik-adiknya dari atas sana,
Di waktu yang sama..
Galaxy saat ini berada di mall karna gabut dan tak tau ingin menuju kemana alhasil malah nyimpang ke mall.
“Ganteng banget!!”
“Siapa tu cowo!”
“Ganteng masyallah”
“Insyallah dengan restu mama papa”
“Njir tu cowo akskahakaksj gue gak tau mau gimana dia ganteng banget”
“Gantengnya” kaum wanita memuji ketampanan Galaxy.
“Paling gay”
“Cowo ganteng biasa nya Gay” ujar para cowo yang iri.
“Gayguygayguy elu gay” gumam Galaxy.
Galaxy menuju bioskop memesan lima kursi yang mana atas nya satu, kiri kanan dan depan agar tak ada orang di dekat dirinya. Jadilah Galaxy berada di tengah-tengah belum lagi yang di pesan kursi vip semua.
“Mas mas mas”
“Anjir gue manusia normal!! Gue kuliti lo!!” Sontak staff bioskop itu terkejut.
“Anu, mas salah paham saya bangunin mau ngasih tau kalau film nya dah habis” Galaxy manggut-manggut saja.
“Oh oke dan maaf” staff itu mengangguk.
Sebenarnya Galaxy malu sampai harus di bangunkan dan lebih malunya berteriak seperti itu untung saja mukanya ganteng dan banyak duit jadi tak perlu di pusingkan.
...BRUKKKKKKK...
“sorry gak sengaja” ucap perempuan itu.
“Gak sengaja gundul mu! Orang lo nabrak ketauan banget di sengaja” batin Galaxy.
Galaxy tak menanggapi ucapan perempuan itu dirinya langsung pergi saja meninggalkannya,
“Ntar malam ke bar ah gabut sekalian manas-manasin Alderioz” gumam Galaxy.
Galaxy menaiki mobil sport milik sang mommy tentu parkirannya berada di parkiran vip depan mall maka itu sedari datang dan pulang dirinya menjadi pusat perhatian mau kaum adam ataupun hawa.
Melintasi jalanan agak sepi dirinya tak sengaja melihat kakek-kakek yang di palak oleh beberapa anak muda seumuran dirinya.
“Gini nih sampah masyarakat! Gak tau sopan santun” Galaxy menepikan mobilnya.
“Woy!! Balikin gak tu duit!!” Perintah Galaxy.
Hari sudah semakin gelap dan kakek itu sepertinya habis menjual barang rongsokan sialnya malah bertemu preman di jalan arah pulang.
“Siapa lo! Gosah ikut campur” ucpa salah satu preman itu.
“Harus banget gue kasih tau siapa gue? Takutnya lo kencing di celana ntar”
“Asu lo!! Mending pergi gosah jadi pahlawan kesiangan!!”
“Nak tolongin kakek hikss itu uang buat hikss beli obat istri kakek yang sakit hikss” tangis kakek itu membuat sakit di hati Galaxy.
...PLAKKKKK...
Galaxy menampar salah satu wajah laki-laki di situ,
“Balikin duitnya” pinta Galaxy santai.
“Kek, munduran agak jauh ya” kakek tersebut mengangguk.
“Ngapain diem! Hajar tu orang!!!”
...BUGGGGG...
...BUGGGGG...
...BUGGGGG...
...BRAKKKK...
“Gak sekalian yang di kantong belakang lo di keluarin?” Tanya Galaxy.
“Sialan!! Mati lo!!” Belati lipat yang berada di kantong pria itupun langsung di keluarkan dan di arahkan ke Galaxy.
Namun oerbedaan bertarung mereka sangat jauh, Galaxy dengan mudah menahan dan mengambil belati tersebut.
“Megang belatinya salah dodol” ujar Galaxy.
“Balik belati gue anj!!”
“Gue ajarin megang belati yang benar” Galaxy bergerak dengan cepat dna menusuk pinggang laki-laki tersebut tentu tak mengenai organ vitalnya.
“Woy lo berdua! Nih temen lo kalo gak segera di bawa ke rs ntar mati” ujar Galaxy santai.
“Btw sebelum di bawa, siniin dulu duit kakek nya” mereka dengan takut memberikan duit tersebut.
“Gini dong dari tadi kan gak harus baku hantam kita” Galaxy menghampiri kakek tersebut.
...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...
WAJIB NGERJAIN TUGAS DI ATAS**!!