The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 30



Pagi di villa keluarga,


Arion dan Kaila sedang bersantai di pagi hari karna cuaca sedikit mendung mereka duduk di gazebo belakang.


“Mom abang beneran di prank?” Davian datang-datang menanyakan perihal kemarin.


“Iya bang rencana Galaxy” Ujar Kaila


“Varez luka nya bohongan?” Kaila mengangguk.


“Syukur deh, abang nyari Gala dulu mau remukin ginjalnya”


“Jangan di remukin boy! Bisa di jual itu” Davian mengangguk.


“Mereka udah besar” ucap Kaila.


“Iya, mau nambah lagi gak?” Pertanyaan Arion membuahkan hasil yaitu cubitan oleh Kaila.


...🌑🌑🌑...


“BANGGG!!! Jangan dekat!! Gue tampol lo ya!!!”


“Sini dulu gue gak ngapa-ngapain”


“Gak! Otak lo kotor gue tau!!”


“Mulai gak sopan ya Gal” Davian tersenyum miring.


“Duhh salah maksud Gala, abang otaknya ilang sebelah! GALA GAK MAU DEKAT-DEKAT ABANG!!”


“Varez sini ade abang yang gantengg” Varez tersenyum ketir.


“Ala cantik juga sini sayang” manis sekali bahasa yang Davian ucapkan membuat mereka bertiga was-was.


“Damai bang damai”


“Gak ada damai-damai, sini gantengnya abang” ucap Davian ke Galaxy.


Karna mereka tak mau maka terjadilah kejar-kejaran di dalam rumah. Mana setiap ruangan seperti kamar mereka di kunci dan sialnya kunci nya di pegang oleh Davian.


Alana psrah dirinya lebih memilih di sofa toh Davian tak mungkin menghukum dirinya. Kini Davian sednag mengejar Galaxy dan Varez yang mana mereka lari ke arah yang sama.


...BYUURRRRRR...


“Bang ngapain nyebur?” Tanya Arion kala melihat Galaxy dan Varez nyebur di kolam.


“Gak gue biarin naik lo berdua liat aja!” Ancam Davian.


“Gik gii biirin niik li birdii liit iji” ejek Varez,


Sengaja Varez memprovokasi Davian selagi Galaxy membela nya aman saja semua akan di limpahkan ke Galaxy.


“Mending kalian lomba renang daddy kasih duit 20jt”


“Kuy aja si Gala tau yang di atas mental kelelep mau join gak” sindir Galaxy.


Baru saja di sindir Davian sudah melompat ke air lalu melelepkan Galaxy ke dalam air tanpa rasa kasihan.


“Uhukk uhukk andai gak ada neraka di dunia ini gue banting lu !!!” Kesal Gala.


“20jt gimana?” Tanya Arion lagi


“Ya elah dad naikin dikit lah, seorang Arion masa ngasih anaknya segitu” sindir Gala.


“Bang naik!” Titah Kaila ke Varez, Kaila langsung memberikan anaknya handuk takut masuk angin mana cuaca dingin.


“50jt lah dad itung-itung sedekah!” Ucap Gala lagi.


“No limit atm kalian itu bang! Jadi 20jt kalo mau”


Keduanya berada di posisi siap, sebenarnya 20jt ini tidak akan mereka gunakan sendiri melainkan untuk jum'at berkah nanti.


Juga keperluan di rumah lansia tentunya, Galaxy dan Davian berlomba Kaila tak habis pikir dengan pemikiran anak-anaknya ini mau saja mengikuti kemauan daddy nya.


“Daddy transfer 20 jt 20jt sama” Keduanya mengangguk. Kaila memberikan handuk kepada keduanya.


“Ke rek Lansia 1 dan 2 dad” ucap Davian.


“Mandi air hangat sana!” Titah Kaila garang karna anak dan ayah masih membahas masalah uang tak tau cuaca hujan.


Varez saja sudah rebahan santuy di kamar bersama twins dan Alana tentunya sudah mandi air hangat tadi biar tidak masuk angin.


...🌑🌑🌑...


“Cup lu pesen dong” ucap Gala.


“Anjir Gal bulan kemarin udah gue!”


“Kan itu bulan kemarin bege! Sekarang jadwal lu!!” Ucap Abi.


“Gak bisa gitu dong!!”


“Cup tangan gue gatel nih” ucap Davian.


“Duit duit gue yang beli” ucap Ucup maksa.


“Gitu dong makin ganteng lu Cup” ujar Bale.


“Ada maunya si qnt0l”


Tak ada yang berani berisik kala para Inti Alderioz duduk di kantin, Alana datang bersama kedua sahabatnya.


“Demi apapun Alana cantik banget”


“Alana queen nya Alderioz beruntung banget”


“Dari banyaknya cewe cantik Alana paling cantik”


“Dara sama Clarita juga si gue aja insecure liatnya”


Para murid berbisik-bisik karna mengagumi kecantikan tiga sahabat itu. Alana tak peduli asalkan tidak menyenggol orang terdekatnya semua bisa di maklumi.


Ponsel Alana mendapatkan pesan entah siapa nomor tak di kenal.


...082325xxxxxx (chat)...


“Lo harus mati”


“Pembawa sial!”


“Anak pungut!”


“Mati lo!!”


“Gue bunuh lo!”


“Jangan sok cantik!!”


“Gue benci ama lo!!”


“Gue bakal bikin abang-abang lo benci


Sama lo! Sialan!!”


^^^Read^^^


Alana menghela nafas malas tentu di sadari oleh kedua sahabatnya, sudah hampir seminggu dirinya di terror padahal menurutnya dirinya tak punya masalah dengan orang lain.


Alana sengaja tak melacak pemilik nomor tersebut karna menurutnya tidak penting pake banget dan yang pasti menurut prediksi Alana atau firasat Alana. Orang yang menerror nya ini bakal datang sendiri menemui dirinya cepat atau lambat nanti.


...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...


BESTIEE


...JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN** ...