
SELAMAT DATANG KEMBALI READERS TERSAYANG!!
OPENING BARU NIH WOY WK
SELAMAT MENIKMATI CERITA YANG BANYAK KETIKAN TYPO NAMUN HARAP DI MAKLUMI KARNA SEMUA MANUSIA TAK ADA YANG SEMPURNA SELAIN PENCIPTANYA.
TAK PERLU BANYAK BACOT KARNA AKU TAU KALIAN MENUNGGU DAN MENANTI KAN CERITANYA.
TAPI SEBELUM ITU AKU HARU NGINGETIN KALIAN KARNA BUKAN CUMAN APCAR SUAMI ATAU MANTAN KALIAN AJA YANG BISA NGINGETIN ATAU NGANGENIN TAPI AKU JUGA!
JANGAN LUPA FAVORITKAN LALU LIKE KOMEN DAN VOTE KARNA ITU BENTU KALIAN MENDUKUNG SETIAP CERITA AKU ANJAII.
BTW BTW
KLEAN UDAH KANGEN MANTAN BELUM?
EH MAKSUDNYA KALIAN UDAH MAKAN BELUM? BELUM AHHHH LEMAHHHH
MAKAN SANA NANTI. KALAU KAMU SAKIT YANG NYAKITIN AKU SIAPA? Wkwkwkwkwkwk
GAK DENG BERJANDAA EH
BERCANDAA
BANYAK BACOT KAN KAN KANN?
DAH LAH LANGSUNG SAJAAA KE CERITANYA,
SEBELUM KE CERITANYA MAU NGINGETIN BANYAKIN KOMEN BIAR DOUBLE UP.
MAU DOUBLE UP? YUK SPAM KOMEN
Senin,
Galaxy yang harusnya menikmati hari pertama liburnya dengan tiduran sampi pagi ketemu pagi batal. Dirinya harus mengecek beberapa toko milik mereka berempat dan hotel.
“Kenapaaaaa harus gueeeeeeee!” Teriak Galaxy di meja makan.
Harusnya giliran Davian yang mengecek karna bulan kemarin dirinya masa sekarang dirinya lagi mana gak cuman satu yang di datengin.
“Gue ngantuk huaaaa”
“SELALU PERCAYA DAN YAKINKAN SEMUAAAAA” Alana datang sambil bernyanyi
“KAU MENGHAPUSKAN, SETIAP LUKA”
“MENGINGATKAN KU TENTANG MIMPI TERPENDAM”
“AGAR SEMUA KAN MENJADI NYATA”
“Bau jigong diem!” Kesal Galaxy.
...PLAKKK...
“Sofhan kah begithuu” ujar Galaxy sambil mengelus bibirnya yang habis di pukul Alana.
“Siapa suruh! Orang Ala sudah gosok gigi ko!!”
“Kemarin”
“Iya hehehe”
“Dah lah! Makan sendiri abang mau berangkat”
“Yaudah ati-ati” Alana mengecup pipi Galaxy sekali lalu duduk untuk sarapan.
Davian sudah berangkat sedari tadi sedangkan Varez? Masih di kamar tidur sama mereka libur sekolah samaan.
Besok katanya Arion dan Kaila akan pulang mereka menantikan itu, tapi untuk beberapa hari saja karna harus balik lagi ke Belanda padahal mereka anak-anak sudah berkata tak perlu balik dulu tapi Kaila tetap maksa dan alhasil anak-anak hanya bisa mengiayakan.
Galaxy menggunakan motor sport nya, pakaian Galaxy bisa di bilang formal karna menggunakan jas memang seperti itu harus berpakaian rapi.
Setiba di salah satu hotel milik mereka..
“Selamat datang tuan muda” Galaxy menggunakan kacamata hitam agar tak terlalu di kenali juga menambah damage membuat para perempuan yang melihatnya melenyotttt.
“Saya percaya ke kalian, tapi ingat jika kalian berkhianat maka tak cuman kalian yang terkena imbasnya tetapi keluarga kalian dimanapun berada”
“Baik tuan” ucap mereka semua,
Galaxy tak suka berlama-lama setelah memastikan pemasukan dan pengeluaran lalu melihat beberapa note yan di tinggalkan para pengunjung, Galaxy pergi menuju tempat berikutnya.
Sekitar pukul 15.35 wib,
semua pekerjaan baru selesai Galaxy pun berniat makan di warung makan yang tak jauh dari tempat terakhir yang di kunjunginya.
“LEPAS!! TOL..”
...PLAKKK...
“TOLONGG!!” Galaxy berhenti di jalanan sepi penuh hutan samping jalan krna memang menuju hotel yang terakhir sangat jauh.
“Ada yang teriak ya?” Gumam Galaxy sambil melirik sekitar,
“Mas! Mas tolongin saya!!” Raut wajah perempuan itu seperti ketakutan, Galaxy melirik dari atas sampai ujung kaki perempuan itu.
“Tolong mas hikss tolong”
“SINI LO!! BOCAH JANGAN SOK JADI PAHLAWAN!!” Teriak salah satu laki-laki yang berbadan besar.
Galaxy tak tau apa yang terjadi yang pasti dirinya melepaskan jas nya lalu memakaikan ke perempuan itu.
“Jangan jauh-jauh dari gue!” Perempuan itu mengangguk badannya gemetar.
“JANGAN SOK JADI PAHLAWAN!!”
...BUGGGG...
...BUGGGG...
...BRAKKK...
Satu lawan lima, mana lawan Galax badannya besar-besar semua. Ah sepertinya Galaxy mengerti situasi yang di alami gadis ini seperti yang mereka bahas kemarin yaitu kasus pelecehan itu yang bisa Galaxy simpulkan saat ini.
...PRANGG...
...BUGGGG...
...BUGGGG...
...JDERRR...
Awan sangat gelap belum lagi mereka berada di tengah hutan ini jauh dari area penduduk, Galaxy harus segera menyelesaikan urusannya di sini .
“Tutup telinga dan mata lo!” Galaxy menarik perempuan itu ke dalam dekapannya dan memeluknya lalu Galaxy menembak orang-orang tadi agar cepat selesai.
“Huftt” Galaxy bernafas lega,
“Ah gue laper rendang gue mau makan rendangg” batin Galaxy.
“Eh?” Galaxy baru sadar masih memeluk perempuan itu.
“Kamu bunuh merekaa?” Perempuan itu gemetar
“Iya” dengan santai Galaxy menjawab.
“Tapi nanti kamu di tangkap polisi gimana?”
“Mereka gak benar-benar mati, gue cuman buat mereka pingsan” perempuan itu mengangguk saja.
“Aish!! Gadis polos” batin Galaxy.
“Di sini gak aman, ayo pergi” ajak Galaxy .
Perempuan itu mau tak mau mengikuti Galaxy, setelah Galaxy dan perempuan itu pergi beberapa anggota BBBD yang menjadi pengawal bayangan membereskan mayat-mayat itu.
...JDEARRRR...
Perempuan itu langsung memeluk Galaxy karna refleks, badan Galaxy menegang tentu saja siapa yang tak kaget di peluk perempuan. Mau Galaxy larang tapi Galaxy tau perempuan itu sednag ketakutan.
“Kita makan dulu” ucap Galaxy saat tiba di salah satu rumah makan,
“Makasih ya mas buat yang tadi”
”hm, gue mau lo ceritain kronologinya” pinta Galaxy blak-blakan.
“Nama lo siapa?” Ucap Galaxy lagi.
“Aku, Ashilla Resya . Masnya?”
“Galaxy” perempuan itu mengangguk lalu menceritakan kronologinya.
“Lo tinggal dimana?”
“Taman Anggrek”
“Ini makananya mas mba, silahkan di nikmati” ucap pelayan,
“Makasih” ucap mereka bersamaan.
Galaxy paham situasinya, perempuan bernama Ashilla Resya di culik dan penculik itu berkata kalau om nya memiliki hutang 400jt dengan mereka lalu tak bisa membayar sebagai gantinya Resya yang di jual ke mereka.
“Makasih banyak ya mas, nanti uangnya saya ganti” perempuan itu hendak beranjak karna sudah selesai makan.
“Lo mau kemana?” Resya tersenyum.
“Pulang, nanti saya ganti ko uangnya saya gak kabur”
“Ck! Di luar masih hujan! Tunggu reda lo gue anter balik masalah duit gak usah di balikin gue ikhlas”
“Beneran mas?? Wahh makasih banyak mas!! Mas baik banget” perempuan itu kembali duduk.
Sekitar setengah jam mereka menunggu namun hujan tak kunjung reda. Perempuan itu menghela nafas berulang kali kala melihat hujan tak kunjung reda.
“Aduh bentar lagi ship aku” gumamnya,
“Hah?” Cengok Galaxy,
“Eh? Ah gapapa mas”
“Lo mau kerja?”
“Iya mas, bentar lagi giliran saya yang jaga tapi saya masih di sini” Galaxy menghubungi salah satu anak buahnya untuk membawakan mobil dan pakaian kering untuk mereka berdua.
Sekitar sepuluh menit orang suruhannya datang, memberikan dua papper bag ke Galaxy, Galaxy meminta anak buahnya untuk makan dulu lalu memberikannya kunci motor.
“Ganti baju lo”
“Eh? Gak usah mas ini aja gapapa ko”
“Ganti” perempuan itupun langsung mengambil papperbag itu lalu menuju kamar mandi.
“Mas nanti saya ganti ya uang makan sama pakaiannya”
“Panggil Gala aja” perempuan itu menatap Galaxy bingung.
“Kita seumuran gosah pake mas gue masih muda”
“Ah iya mas eh Galaxy”
“Ayo gue anter lo”
“Tapi ujan Galaxy nanti pakaian yang kamu pinjemin basah lagi” Sabar Galaxy harus sabar menghadapi perempuan ini.
“Kita naik mobil”
“Kan kita tadi naik motor mana bisa motor berubah jadi mobil”
“VAREZ TOLONG GUEEEEEE” batin Galaxy,
“Udah si ribet ayo!” Galaxy menarik perempuan itu pelan.
Mereka langsung berangkat setelah Galaxy masuk ke dalam mobil, hujan masih lebat namun Galaxy tak sedikit pun mengurangi kecepatanya.
“Galaxy!! Pelan-pelan aku takut”
“Galaxy!!” Galaxy baru tersadar kalau dirinya sedang membonceng anak orang.
“Eh sorry gue lupa ada lo” Galaxy merasa bersalah.
Gimana gak lupa orang gak pernah bawa perempuan lain selain Alana, kalaunya Alana yang berada di sebelah Galaxy dia akan diam saja bahkan tidur dan itu Galaxy juga akan membawa mobil dalam kecepatan sednag karna membawa princesnya.
“Jantung aku rasanya mau copot tau!!” perempuan itu berceramah membuat Galaxy terkekeh imut mungkin itu yang bisa di ungkapkan dari kekehan Galaxy itu.
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...