The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 41



Dua minggu setelahnya,


hari ini Alana pulang berasama kedua orang tuanya. Operasi di wajah Alana hanya di luka tersebut, sebenarnya hanya menghilangkan luka tersebut bukan operasi besar.


“Rez punya kakak iih!!” Varez mengambil earphone Alana juga cemilan milik Alana padahal baru dirinya tinggal ke toilet sebentar.


“Pinjam bentaran ka, Varez lupa bawa Earphone”


“Mom pinjam Earphone dong, Varez ngeselin!!!” Kaila memberikan Earphone miliknya.


Arionsedang tidur di dalam kamar bersama dua curut, twins berulah saat memainkan ponsel Arion tadi saat di bandara, yang mana mengirimkan pesan suara random ke orang-orang.


“DADDY JELEK BELUM MANDI BAU EE! TIER GANTENG TAIR JELEK KAYA DADDY” isi pesan suara tersebut yang mana di kirimkan ke orang-orang dengan berbeda-beda isi pesannya.


Bahkan ada isi pesan suara yang mengatakan kalau Varez nakal takut sama toilet dan saking kesalnya Varez mendengar perkataan sang adik langsung menggeplak kepala sang adik pelan namun berbunyi.


...PLAKKKKK...


Kaila langsung menceramahi Varez begitupun Alana, adiknya ini memang tak bisa kalem di depan para bungsu. Varez tak pandang bulu jika sedang kesal.


“Ka Ala lagi di terror orang?” Tanya Varez seraya berbisik karna keduanya duduk bersebalahan.


“Enggak” bohong Alana.


“Varez gak sengaja baca notif pesannya”


“Perlu Varez cari tau orangnya?” Alana menghela nafas.


“Jangan, biarin dia datang sendiri” Kini Varez yang menghela nafas. Iblis berbentuk Malaikat seperti Alana ini sangat menakutkan jika orang lain melihatnya.


“Nomornya masuk list red Varez”


“Jangan di simpan nomornya! Ka Ala gak suka ya Rez tanpa ijin ikut campur urusan kakak!”


“No! Varez gak simpan nomornya apalagi ikut campur! Varez ingat dalam sekali lihat nomornya ka Ala! Dan Varez jaga-jaga aja kalo ka Ala kenapa-kenapa jadi mudah dapat informasinya”


Perdebatan keduanya terdengar oleh Kaila, Kaila hanya menghela nafas karna tak terlalu jelas akibat musik di earphonennya.


“Jangan bertindak semau nya Rez!” Varez mengangguk saja.


Dengan perasaan kesal Alana memilih agar tidak mencelakai Varez. mereka masih dalam perjalanan menunu negara A.


Perjalanan yang cukup panjang, Twins sudah bangun namun masih rebahan seraya rebahan di dada bidang Arion. Keduanya seperti mabuk perjalanan tapi tak bisa bilang mungkin mereka tak tau.


...🌑🌑🌑...


Setiba di tanah air, Davian dan Galaxy sudah menunggu keluarganya itu di bandara sejak satu jam yang lalu setelah mendapat info dari koppilot kalah mereka sudah hampir sampai.


“Bang, Alana nya tidur kamu gendong ya?” Pinta Kaila seraya menggendong Alistier sedangkan Alastair di gendongn Arion badan keduanya hangat.


“Biar Gala yang gendong mom” Kaila mengangguk lalu turun lebih dulu menuju mobil.


“Varez juga itu” lupa Kaila memberitahu. Keduanya mengangguk sudah pasti Varez ikut tidur jika bersama Alana antara dua saja di ajak maraton drama atau tidur itupun kalo di rumah, pesawat, mobil saat perjalanan jauh.


Setiba di rumah...


Keduanya merebahkan Alana dan Varez di dalam kamar masing-masing, karna kedua orang tuanya juga langsung masuk ke kamar setelah memberikan twins obat. Mereka berdua pun memilih untuk ke sekolah.


Keduanya berangkat setelah berganti pakaian, Davian memilih naik mobil sedangkan Galaxy memilih naik motor kesayangannya.


“Gal naik mobil aja” pinta Davian.


“Macet ntar”


“Gue gak ada temen” Galaxy mengerutkan keningnya.


“Awas lo!” Geram Davian.


Mereka tiba di sekolah, pagar sekolah sudah di tutup keduanya bingung harus bagaimana karna sekarang sudah pukul 08.23 sangat terlambat bagi keduanya. Galaxy menghubungi teman-temannya.


...Budaya (grub chat)...


^^^Anda^^^


^^^Woy kita di luar pager di tutup^^^


Ucup


Ya elah manjat lah.


Abi


Udah masuk ni walikelas


Gak bisa bantu cok!


Sam


gue otw


Arga


gue otw


Bale


sorry y kita g bisa bntu wk


^^^Anda^^^


^^^y^^^


...Read...


Sam dan Arga datang padahal sekolah sudah kosong melompong tak ada yang di halaman karna ya jam masuk sekolah.


“Pak bukain gerbangnya dong” ujar Galaxy


“Ye den gimana ya bapak takut di pecat”


“Gapapa mang kalo bapak di pecat tinggal kerja di House nya Alderioz aja”


“Gak berani Den” Sam dan Arga datang kedunya langsung meminta pak satpam membukakan gerbang.


Sekali keduanya yang minta gerbang langsung di bukakan oleh satpam, pengaruh keduanya memang sangat besar karna orang tua mereka donatur ke dua dan tiga paling banyak.


Karna identitas Davian dan Galaxy tak ada yang tau selain inti Alderioz makanya tak ada yang takut dengan keduanya karna menurut orang-orang tertentu keduanya ini hanya anak orang kaya saja tidak tau kalau sangat berpengaruh di negara bahkan dunia.


“Dari tadi kek pak, kan kasian cantik nya Gala kepanasan” sambil menggeber di depan pos satpam.


...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...


BTW KMRIN G UP KRNA NGMBEK AJA:)


YA MASA KLEAN GAK KOMEN SI:) PADAHAL Q KAN MAU BALAS-BALASIN KOMEN KALIAN TPI GAK ADA YANG PEKA🙃


DAH LAHHHH**:)