
...WELCOME BESTIEEEđź–¤...
...APA KABAR NICHHH? BTW UDAH JOIN GRUB SAMA FOLLOW INSTAGRAM KITA BELOM? BELOMMMM? WAHHHH JAHAD BINGIT WK YAUDAH YUKK YUKKKK...
...YUKKK FOLLOW YUKKK...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...DAN JOIN GRUB TELE YUKKK CARI AJA...
...“THE LITTLE DEVILS”...
...“THE LITTLE DEVILS”...
...“THE LITTLE DEVILS”...
...GRUB SAMA CHANNEL NYA SAMA AJA NAMANYA JANGAN LUPA DI IKUTI YAAAA!!!...
...JANGAN LUPA LIKEEE YAA TRUS KOMENTAR JUGA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT NYARI TOPIK CERITANYA DARI PADA AKU NGEGALAU TRUS AKU JADIIN SAD KAN NGAMOK LAGI NTAR KALIAN WKWKWK...
...KALO UDAH LIKE DAN KOMEN JANGAN LUPA BUAT VOTE SAMA FAVORITKAN BIAR TAU KAPAN UPDATENYA.....
...UNTUK CERITA ARCELLA QUEENZIE ITU UDAH END YA EMANG AKU GANTUNG KARNA MAU SELESAIN SATU CERITA DULU BARU NANTI DI LANJUT LAGI DAN TENTUNYA BAKAL MAKIN BADASS ATAU BISA JUGA BIKIN CERITA BARU DAN BEDA ALUR TENTUNYA DI TUNGGU AJA YAA!!...
...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA...
Alana kesiangan, Caca sudah membangunkan Alana namun Alana tak kunjung bangun bahkan Arion juga membangunkannya karna Arion merasa anaknya ini kelelahan Arion membiarkan namun ternyata Alana marah ngambek dengan Arion karna tak di bangunkan.
Menggunakan motor sport nya membelah keramaian tanpa peduli bunyi klakson dan umpatan di tujukan ke dirinya, Alana harus segera tiba dalam lima menit lagi kalau tidak dirinya akan di hukum.
Walau daddy nya pemilik sekolah sudah cukup, sangat cukup mereka ijin dalam setahun di perkirakan hanya 8bulan mereka sekolah 4 bulannya ijin entah urusan keluarga atau hal mendesak lainnya.
Alana menggeber motornya saat gerbang hendak di tutup, membuat pak satpam kaget lalu dengan santai Alana masuk ke area parkiran sejak dirinya masuk gerbang semua mata tertuju ke dirinya. Bahkan Alana masih menggunakan style jeansnya bukan seragam sekolah.
Inti Alderioz yaitu Bale, Abi dan Ucup yang masih stay di parkiran seperti biasa menunggu bell berbunyi langsung fokus ke arah motor sport yang baru saja masuk ke area parkir.
“Anjir siapa tuhh!!”
“Gila murid baru kah?”
“Cewe cowo tuh?”
“Badas banget cok!!”
“Aura bad nya behh”
Alana melepaskan helmnya setelah mematikan mesin motornya, semua langsung membelalakkan matanya dan menganga tak percaya.
“ALANA?” Panggil Ucup tak percaya dan tentu Alana langsung menoleh.
“Lo Alana?” Tanya Abi,
“Apasi lo pada!! Iya gue Alana”
Mereka bertiga menggeleng tak percaya, Alana itu kalem, manja, cengeng, walau kadang bisa jadi badgirl juga tergantung sutuasi.
“Lo sendiri?” Alana mengangguk.
“Galaxy mana?”
“Masih belum balik” ucap Alana lalu berjalan hendak menuju kelasnya.
Tiga inti Alderioz itu langsung mengikuti Alana, yang mana seperti sudah terbiasa atau terlalu sering mengikuti Galaxy yang mengantarkan Alana dulu ke kelas baru mereka menuju kelas.
“WOY ASU!!” Teriak Dara dari lantai dua,
Kelas mereka heboh setelah mendengar geberan motor sport yang menggema di lingkungan sekolah bahakn para guru sampai keluar ruangan namun saat tau siapa yang datang mereka seakan buta.
Alana memberikan jari tengahnya ke arah Dara yang telah meneriakinya seperti itu minus akhlak memang sahabatnya itu.
“Galaxy kapan balik Al?” Tanya Bale,
“Gak tau”
“Davian juga?” Tanya Abi
“Ya”
“Lo jadi cuek Al?” Ucup mengheran Alana menjadi seperti Davian yang irit bicara.
Resya memeluk Alana begitupun kedua temannya, Alana seperti di telan bumi tak ada kabar bahkan sedikitpun tak ada mereka temukan.
Menanyakn tentang kabar, Olin masih bersekolah sesuai keinginan Alana namun Olin semakin seperti orang gila selalu menagih ke Resya kokain untuk dirinya minum.
Tentu Resya tak pernah memberikan lagi sudah cukup membuat Olin kecanduan dan menunggu kehancurannya saja, walau kadang Olin bisa mengontrolnya entah dari siapa dirinya dapat obat beberapa hari terkahir ini.
“Kita ke kelas, kalo ada apa-apa kabarin kita” ujar Ucup yang langsung di angguki Alana,
“Anterin gue ke toilet dong, mo ganti baju” ketiganya langsung menemani Alana.
Selesai berganti pakaiannya menjadi seragam, Alana dan ketiganya langsung kembali ke kelas karna memang pelajaran sudah berjalan beberapa menit.
Jam pelajaran pertama selesai, Alana dan yang lain pun menuju ke kantin. Saat di kantin...
“Lo pesen deh” ujar Alana menunjuk Clarita,
“Iya giliran lo!”
“Sini aku aja” ujar Resya,
Alana sedikit menyunggingkan bibirnya, Resya? Alana tak mau jahat dengan Resya tapi kan itu atas kemauannya sendiri menggantikan dirinya bukan? Ah Alana sedikit senang hari ini.
“Dimana Davian!” Tanya Shiona Mathea,
...BRAKKKK...
“Lo budeg?” Tanya Thea lagi,
Shiona Mathea, baru saja kembali ke Indonesia setelah setengah tahun atau beberapa buan menghilang dan kenapa dirinya menemui Alana? Karna Davian sama sekali tak menunjukkan tanda-tanda keberadaanya.
Terkadang entah di story atau postingan Alana, Galaxy dan Davian sendiri itupun yang memposting di Instagram Davian adalah Alana. Namun karna beberapa minggu ini mereka tak ada sama sekali menggunakan ponselnya Shiona yang sudah tergila-gila dengan Alana mendatangi Alana.
“Akh!!” Alana di jambak oleh Thea karna merasa di diamkan.
“Alana!!” Teriak Clarita dan Dara, bahkan inti Alderioz yang baru masuk area kantin langsung berlari menghampiri Alana dan membantunya. Jika membiarkan saja bisa-bisa mereka di jadikan samsak oleh Galaxy.
“GUE TANYA SEKALI LAGI DI MANA DAVIAN!!!” Teriak Thea,
...PLAKKKK...
Alana menampar wajah Thea,
“Siapa lo? Hmm?” Tanya Alana dengan nada rendah namun penuh penekanan.
“Gue tanya! SIAPA LO!!” Thea sedikit melangkah mundur saat Alana mendekatinya.
“Gue? Gu..Gue jodohnya Davian!!”
“Sebelum gue habis kesabaran, mending lo cabut!” Perintah Alana,
...BYURRRRR...
Kepala Alana di siram es jeruk oleh siapa? Oleh Olin.
“Lo takut sama dia?” Tanya Olin.
“Dejavu cok!!” Ujar Bale,
Alana masih diam mendengar setiap ocehan yang merendahkan dirinya dari mulut Olin, Olin sepertinya tak jera memprovokasi dirinya.
...PLAKKKK...
“Mulut lo kalo gak bisa di jaga sini gue jahit!!” Ujar Alana sehabis menampar wajah Olin.
“Lo juga ***4***!!” Olin menunjuk Dara,
“Ah hahaha” Alana menutup matanya dengan satu tangan lalu tertawa kecil.
Kalian tau kan? Alana ingin ikut ketiga abang dan adiknya berangkat namun tak di perbolehkan. Saat itu Alana sangat kesal namun dirinya harus mengintrol emosinya agar tak menjadi kacau. Namun hari ini? Sepertinya Alana di perbolehkan bermain-main.
...PRANGGGG...
Nampan stenlis menampar wajah Olin, entah Alana dapat dari mana kejadian itu begitu cepat terjadi. Olin langsung terlempar ke samping Abi dan Bale menarik mundur Alana.
Mereka bertiga pernah di kasih tau Galaxy jika Alana bertengkar atau di provokasi sebisa mungkin Alana di bawa mundur atau menjauh sebelum terlambat.
“Lepa..pas!!!” Sekali hentakkan kedua tangannya yang tadi di genggam Abi dan Bale langsung terlepas.
“Lets play game with me b1tch (ayo main game denganku ja4lang)” ajak Alana .
Alana hendak mendekati Olin dan Thea namun Abi dan Bale selalu menahannya, bahkan Ucup juga ikut. Tenaga Alana jika sedang marah benar-benar gila tiga kali lipat seperti kekuatan laki-laki.
“Gedung tua jalan xxx, pukul 11 nanti malam gue tunggu. Kalau lo berdua gak datang? Permainan langsung di mulai tanpa syarat.” Ujar Alana.
“Siapa lo? Gak sudi gue main sama lo!!” Ujar Olin,
“Lo pada mending bawa dia pergi dah!!” Ujar Ucup siaga satu.
“Kenapa gak bermain sekarang?” Tanya Thea sambil menyeringai.
“Sekarang?” Alana menjentik-jentikkan jarinya tanda berpikir.
Alana mengambil ponselnya.
...Caca (calling)...
“Ya nona muda?"
^^^“Bubarkan sekolah, aku ingin bermain”^^^
“Tapi nona?"
“Kita harus tanya nyonya dulu”
^^^“Satu menit satu jari Ca”^^^
“Baik nona, saya akan
menghubungi kepala sekolah”
^^^“Good girl”^^^
...Panggilan berkahir....
...***đź–¤ JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN đź–¤...
BACA YA BACA***!!!