The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 157



...WELCOME BESTIEEEđź–¤...


...APA KABAR NICHHH? BTW UDAH JOIN GRUB SAMA FOLLOW INSTAGRAM KITA BELOM? BELOMMMM? WAHHHH JAHAD BINGIT WK YAUDAH YUKK YUKKKK...


...YUKKK FOLLOW YUKKK...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...DAN JOIN GRUB TELE YUKKK CARI AJA...


...“THE LITTLE DEVILS”...


...“THE LITTLE DEVILS”...


...“THE LITTLE DEVILS”...


...GRUB SAMA CHANNEL NYA SAMA AJA NAMANYA JANGAN LUPA DI IKUTI YAAAA!!!...


...JANGAN LUPA LIKEEE YAA TRUS KOMENTAR JUGA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT NYARI TOPIK CERITANYA DARI PADA AKU NGEGALAU TRUS AKU JADIIN SAD KAN NGAMOK LAGI NTAR KALIAN WKWKWK...


...KALO UDAH LIKE DAN KOMEN JANGAN LUPA BUAT VOTE SAMA FAVORITKAN BIAR TAU KAPAN UPDATENYA.....


...UNTUK CERITA ARCELLA QUEENZIE ITU UDAH END YA EMANG AKU GANTUNG KARNA MAU SELESAIN SATU CERITA DULU BARU NANTI DI LANJUT LAGI DAN TENTUNYA BAKAL MAKIN BADASS ATAU BISA JUGA BIKIN CERITA BARU DAN BEDA ALUR TENTUNYA DI TUNGGU AJA YAA!!...


...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....


...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! ...


...KALAU AKU TUH SELALU MANTAU KOMEN KALIAN WKWK, BTW BUKA IG KITA YA AKU KADANG BIKIN JEDAGJEDUG PARA ANAK-ANAK DAKJEL WKWK GAK DENG ANAK-ANAK AKUHH ANJASS...



“Bayar!! Lu pada nongkrong di sini gak bayar!!” Ucap salah satu preman.


Mereka duduk nangkring di warjang karna memang masih turnamen dadakan itu, sekitar tujuh preman datang menghampiri mereka yang ada di warjang. Sebenarnya wilayah ini milik Alderioz apalagi tempat mang Ujang ini. Tanah di situ milik Kaila pribadi,


“Bayar sewa tempat!!!”


“Kalo gak bayar gue rusuhin di sini”


Di warjang saat ini hanya ada sekitar lima belas orang anggota Alderioz sisa nya di dalam markas, Davian dan Sam berada di markas sisanya di warjang.


“Santai dong! Lo pada siapa?” Tanya Nando,


“Kita penjaga sini, lo pada harus bayar sewa !!”


“Sewa apaan dah” tanya Putra,


“Goblg lu ya nanya mulu!!” Pereman itu melayangkan tinju ke Putra untungnya Putra ini adalah atlit petinju yang selalu juara di tingkat provinsi.


“Gebukin aja!!” Perintah salah satu preman,


Galaxy tertidur di ayunan setelah memenangkan game walau juara dua sih karna tadi mereka sengaja mengalah untuk tim Vano biar mereka seneng kata Galaxy padahal emang kalah aja.


Terjadi perkelahian di depan warjang namun Galaxy tetap anteng sampai mang Ujang membangunkan Galaxy,


“Den aden!! Itu di depan mereka pada gelud den!!”


“Aden!!”


“Ya Allah tidur mati kayaknya!!”


“Galaxy anj woy jing!!” Walau Alderioz menang junlah tetap saja mereka bisa kalah kalau para preman ini pake senjata.


“Brisik banget cok!!!” Ujar Galaxy langsung duduk,


Matanya masih merem memfokuskan ke objek di depan warjang yang mana anggota Alderioz yang tadinya sedang duduk santai kini baku hantam di depan sana.


“Anj!!” Galaxy ikut bergabung karna para preman itu kalah jumlah mereka di buat tumbang oleh Alderioz.


“Siapa mereka?” Tanya Galaxy.


“Kenapa nih?” Tanya Galang yang baru saja datang keluar dari markas.


“Tau malak di warung mang Ujang!!” Ujar Vano,


“Sesad ni orang”


“Lapor polisi aja lah biar cepet!!” Ujar Putra, Putra pun menghubungi polisi, Galaxy mengecek jam tangannya sudah pukul 2 pagi.


Davian datang sambil mengantuk ternyata Davian juga tidur. Mereka tak memperdulikan apa yang terjadi dua kembar beda umur itu langsung berjalan menuju mobil keduanya untuk pulang ke rumah sakit.


“Balik dulu!!” Yang lain hanya mengangguk mendengar teriakan Galaxy, sednagkan Davian? Lanjut tidur di mobil seperti sudah tak memiliki sisa daya di tubuhnya.


“Tairrrrr!!!!” Teriakan Tier menggema di lorong rumah sakit.


Mereka sedang main lari-larian di lorong lantai tiga khusus yang memang khusus untuk rawat inap keluarga. Entah Alistier itu memiliki perasaan atau tidak tapi baru dua hari selesai di jahit lengannya dengan santai dirinya bermain kejar-kejaran.


Jahitannya belum kering woy Tier astagfirullahh.....


“Heh!! Udah masuk tidur!!” Perintah Galaxy,


“Enggak mau!!” Ujar Tier,


“Abang telpon bang Dav nih?” Ujar Galaxy,


“Abang orang lagi main juga!!”


“Main-main tidur siang!! Itu luka nya nanti gak sembuh-sembuh mampus” ujar Galaxy,


“Enggak!! Ini sembuh nanti”


“Makanya tidur!! Ngelawan mulu!!!”


“Gakk!!!”


“Gue gelindingin juga lo buntal”


Hanya ada Galaxy yang di rumah sakit karna orang tuanya sedang pulang untuk istirahat, Davian kuliah dan Alana sekolah. Galaxy yang bisa di bilang senggang untuk menjaga Varez dan twins padahal Kaila bisa saja menjaga tapi anak-anak memintanya untuk istirahat.


Dan Davian juga Alana tak bisa meninggalkan kelas mereka karna memang ada jadwal mereka ulangan harian, dan dengan senang hati Galaxy menerima tawaran untuk menjaga bocil-bocil karna tak harus belajar.


“Tidur gak!!!” Ancam Galaxy lagi.


“Bang Gaal jelek bleeee” keduanya masuk ke dalam ruangan yang mana ada Varez juga sedang istirahat.


Keadaan Varez sudah membaik namun untuk sekarang Varez lebih banyak tertidur, bukan cuman karna alergi saja tapi karna Varez kelelahan sejak saat di mana Kaila terluka itu mereka bertiga Davian dan Galaxy kurang istirahat.


Alhasil Varez yang alerginya kambuh di tambah kurang istirahat akhirnya tumbang dan untuk saat ini Varez tak di perbolehkan terlalu kecapean seperti latihan seperti biasa atau olahraga di sekolah.


“Gue bilang tidur!!! Astagfirullahhhhh”


Twins memang rebahan di temapt tidur tapi tidak untuk menutup mata agar tidur keduanya sibuk bermain di ipad mereka, sebenarnya bocil-bocil ini tak di bolehkan main hp oleh Kaila agar tak kecanduan ponsel sejak dini tapi karna saat ini yang menajag mereka adalh Galaxy ya begitulah asal tak ketahuan Kaila ucapnya.


“Gue suntik sianida juga ni bocah bedua” batin Galaxy.


...Tok tok tok...


“Apa lagi si ini?” Tanya Galaxy sambil membuka pintu,


“Ada teman-teman tuan muda Varez ingin menjenguk katanya” Galaxy menatap duo bocil pewaris dua keluarga ternama itu dan juga berpengaruh.


“Pas banget” Galaxy mempersilahkan keduanya masuk.


“Nah lo pda bangunin aja Vareznya kalo mau, gue mau bawa duo bocil ke kamar sebelah buat tidur. Jangan ajak ade gue yang enggak-enggak dulu ya dia masih sakit kalo udah sembuh ajak mabok aja gapapa ko” ucap Galaxy.


“Aman bang” ucap Aiden,


“Sok akrab banget lo” ujar Reyy


”kan emang akrab”


“Serah lo lah”


Galaxy menggendong twins yang beratnya hampir dua karung beras itu mayan lah bagi Galaxy sekalian olahraga. Kalau sudah di kamar sebelah Galaxy lebih enak membuat mereka tidur karna ada ps milik Galaxy di kamar sebelah sudah seperti kamar pribadi.


“Tidur kalo gak abang telponin uncel Wiliam biar ke sini mumpung masih di rumah belum balik nih” Keduanya masih tak mau tidur.


“Insaff gue insaff gak lagi-lagi gue sumpah dah” batin Galaxy.


...Click...


Davian masuk ke kamar sebelah tempat Galaxy dan twins berada ternyata dirinya setelah di beritahu ada teman Varez langsung menuju ke kamar ini, duo maut itu seketika kalem dan merebahkan dirinya pura-pura tidur.


“Udah lama tidurnya?” Tanya Davian,


“Siapa?”


“Twins?”


“Enggak tadi mas… lah bisa-bisa nya ni bocah bedua, baru aja tidur tuh kalo lo gak datang gak bakal tidur” ujar Galaxy.


Davian masuk ke dalam kamar mandi, tak butuh waktu lama untuk Davian mandi langsung keluar dengan celana pendek nya sambil mengeringkan rambut.


“Lo mau pulang, pulang aja dulu gue yang jaga” ujar Davian sambil ikut rebahan di samping Alistier.


Davian tau Alistier ini masih bangun makanya dirinya memilih tidur di sebelah Tier agar bocah ini tertidur kalau Tair sudah tidur sejak tadi karna memang suka tidur anaknya.


...đź–¤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENđź–¤...