The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 75



“Tangan kosong kalo berani” ujar Galaxy kala melihat beberapa anak buah Shaxxz yang membawa alat pukul.


“Ck, sampah” ujar Abi


“Jelek doang kagak berani tangan kosong!!” Ujar Galaxy lagi.


“Jelek buriq banyak komedo jorok bat idup lu anj” ucap Galaxy menghina secara nyata.


“Goblg gak mirror!!” Ujar salah satu musuhnya.


“Gak mirror kata lo? Hahahaha gue ganteng! Kaya! Empat kali seminggu perawatan kagak kaya lu! Dekil jelek buriq nyabu lagi goblg” ujar Galaxy dengan bangga.


Davian hanya dia saja dan tak ada niat untuk menegur sang adik, percuma di tegur jika sudah seperti ini Galaxy lah yang paling pas untuk membuat emosi lawan membara.


“Apa lo! Gak suka gue bilang kaya gitu? By1 anj” ujar Galaxy.


Galaxy sambil menendang pagar pembatas itu, Percayalah Galaxy sedang emosi saat ini namun sebisa mungkin dirinya tidak berlebihan agar tidak kelepas kontrolnya.


“Serang!!!” Perintah bos musuh.


...BUGGGG...


...BUGGGG...


...BRAKKKK...


...PRANGGG...


...DUGGGGG...


“Gak kena huuuu” ujar Abi


...BRAKKKKK...


“Dav jangan sampe mati” teriak Galaxy kala melihat Davian terpojok.


...PRANGGG...


...BUGGGG...


...BRUKKK...


...BUGGGGG...


“Akhhh!!!”


“Bangst!!”


...BUGGGG...


“Sial4n!!!”


“Anj!” Ujar Arga


“Ngapa Ga?” Tanya Sam.


“Ini siapa yang buang sampah sembarangan anj!! Gue mo kepeleset!!”


“SUDAH BURIQ!!! JELEK!!! KOMEDOAN!! MARKAS KAYA BAK SAMPAH JOROK BANGET GENG LO ANJ!!” Teriak Galaxy.


“Anj si Gala blak-blakkan” ujar Arga


“Biar mereka sadar Ga! Kalo markas mereka jelek bau sampah!! Apa lagi alkohol” ujar Galaxy lagi.


“LAGI TAWURAN JANGAN GIBAH ANJ!!” Kesal Abi.


...BUGGGG...


...BUGGGG...


...BRUKKKK...


...PRANGGG...


“Alhamdulillah tim buriq kalah!!” Ujar Abi


Terlihat puluhan anak buah Shaxxz terkapar begitupun dengan ketuanya, Alderioz menghajar mereka habis-habisan tanpa ampun.


“Cabut!!” Perintah Davian.


Deru motor sport saling menggema mengisi gelapnya malam, Davian dan Galaxy berpisah di persimpangan jalan.


“Sam, pake uang kas traktir anak-anak makan. Jangan minum alkohol besok lo pada harus sekolah” perintah Davian.


“Baik bos” ucap mereka semua.


Mereka berpisah si persimpangan itu, Galaxy sebenarnya sudah sangat lelah dan ngantuk sepertinya nanti jika sampai di depan gerbang Galaxy akan minta antarkan supir saja masuk ke dalam motornya di titipkan di depan.


Keduanya balapan adu kecepatan, untung jalanan sepi jika saja kewdaan tidak bersahabat bisa nyawa mereka sudah ngefly ke surga saat itu juga.


“GUE KEDINGINAN!!” Teriak Galaxy.


“HAH??” Cengok Davian.


“DINGIN ANJ!!” Keduanya saling bersahutan.


“KASAR BANGST”


“GUE KEDINGINAN BAB1”


“LO YANG BUDEG ANJ”


“GBLG!!”


“MAU MAKAN?”


“GUE KEE DIII NGII NAN ******!!”


“YAUDAH MAKAN DI RUMAH AJA!!” Seketika Galaxy ngerem mendadak begitupun Davian yang kaget.


“Gue kedinginan!!” Davian diam menatap Galaxy.


“Gue!! KEEEE DINGINAN!!!”


“Yaudah nepi aja! Minta jemput kalo gitu” Galaxy mengangguk.


Galaxy pun meminta supir untuk menjemput mereka juga membawa dua orang untuk membawa pulang motor mereka,


Dua puluh menit kurang, Tiga orang utusan Galaxy pun datang. Galaxy langsung masuk ke dalam mobil dan mengenakan jaket miliknya yang sudah di sediakan.


Sekita dua menit setelah masuk, Galaxy langsung tertidur pulas. Davian juga sangat ngantuk setelah duduk nyaman di dalam mobil. Keduanya pun tertidur selama perjalanan pulang.


Davian meminta supir untuk tidak terlalu cepat jalan santai di bawah 40km/jam saja agar mereka tiba nanti tidak marah-marah karna enak-enak tidur di bangunkan.


...🌑🌑🌑...


“Loh?” Kaget Kaila kala melihat kedua anaknya tertidur di ruang keluarga.


“Jam berapa mereka pulang?” Tanya Kaila ke salah satu maid.


“Jam 4 subuh nyonya”


“Aishh!!” Kaila melirik jam yang mana sekarang jam 05.50 wib.


“Jangan di buka jendelanya, biarkan mereka tidur! Itu Varez dan twins jangan di bolehkan masuk kamar ini karna mereka berdua harus istirahat”


“Baik Nyonya”


Kaila selesai sholat ingin menyiapkan sarapan pagi, dirinya melewati ruangan keluarga langsung kaget karna melihat kedua anaknya tertidur saling hadap-hadapan.


“Bawa kota p3k ke sini” perintah Kaila.


Kaila melihat beberpaa bagian di wajah san tubuh kedua anaknya memar, Kaila itu matanya cukup jeli walau memarnya cuman kecil dia tau karna tercium bau nya.


“Daviansu” ujar Galaxy ngedumel namun matanya masih tertutup.


“Jelek Galaxy Ganteng” Kaila mengerutkan keningnya.


Anaknya ini kenapa? Apa karna kelelahan sampai ngedumel saat tidur membuat dirinya tak tega. Btw black mafia ketua dan wakilnya sedang berada di markas BBBD karna memang akan di intogasi oleh para petinggi BBBD untuk mencari tahu siapa dalang dari semua kejadian akhir-akhir ini.


“Mom, Guru matematika Ala katanya sakit” Alana sudah bangun setelah sholat dirinya langsung bersiap.


“Okey minta uncle Kevin jemput guru Bahasa Prancis” Alana mengangguk.


......**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤......


Y MF**