The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 278



...WELCOME BESTIEEEđŸ–€...


...APA KABAR NICHHH? BTW UDAH JOIN GRUB SAMA FOLLOW INSTAGRAM KITA BELOM? BELOMMMM? WAHHHH JAHAD BINGIT WK YAUDAH YUKK YUKKKK...


...YUKKK FOLLOW YUKKK...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...DI TUNGGU YAA!!!...


...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....


...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! ...


...KALAU AKU TUH SELALU MANTAU KOMEN KALIAN WKWK, BTW BUKA IG KITA YA AKU KADANG BIKIN JEDAGJEDUG PARA ANAK-ANAK DAKJEL WKWK GAK DENG ANAK-ANAK AKUHH ANJASS...


...BESTIEEEEEEEEEEEEEEE........


...SPAMM KOMEN DONGGGGGG........


...KALIAN MAU PART APA GITU ATAU APA KEK BUAT KEDEPANNYA BIAR AKU DAPAT INSPIRASI GITU CERITANYA WKWKWK. LAGI BUTET BANGET NI OTAKKKK GAK BISA MIKIR JADI BANTU DONG HELP HELP HELPPPPPPP!!!!!!...


...đŸš«BACA NOTE JANGAN LUPA BIAR PAHAM DAN GAK DI KOMEN KARNA BAHASA ATAU LOKASI MEREKA!...


...BAKAL MAKIN BANYK BAHASA KASAR JADI DI MAKLUMI DAN JANGAN DI TIRU KARNA GAK BAIK BUAT DOSA KLEAN BAKAL NAMBAH BANYAK â˜ș...



Dua hari setelah kepulangan Galaxy, Galaxy benar-benar berada di rumah saja tak keluar bahkan ke halaman depan maupun belakang rumah, full istirahat bangun cuman melaksanakan kebutuhan seperti mandi, makan, buang air trus tidur lagi.


“AYOOOOOO!!!!” Ajak Alistier,


Sudah cukup bagi Alistier bersabar menunggu Galaxy bertapa di dalam kamar saat nya menagih janji sang abang untuk menemaninya bermain. Oh ya besok Arion dan Kaila bakal pulang setelah liburan makanya Alistier ingin menghilangkan bukti dirinya bermain-main.


Terutama menghilangkan para mainanya hari ini. Alistier sebenarnya tak masalah kebrutalannya di ketahui orang tuanya tapi dia sendiri ingin terlihat seperti anak kecil polos di mata kedua orang tuanya. Agar kedua orang tuanya tak merasa gagal dalam mendidik anak-anaknya.


Entah dari mana pemikiran dewasa yang ada di Alastair dan Alistier mereka berdua seperti tau yang mana baik buruknya itu dan pintar menyenbunyikan emosi mereka, padahal tak ada yang mengajarkan kepada keduanya.


Abang dan kakak nya selalu membiarkan mereka melakukan apapun selagi tak membahayakan diri mereka begitupun orang tua mereka, mengiyakan semua kemauan anak-anak nya.


“Jangan lupa video di ponsel uncle Ares” bisik Alastair,


Saat pertama kali Alistier bermain dengan mainanya, Ares sempat mengabadikan momen itu agar menjadi kenangan namun twins ingin menyembunyikan hal itu. Setiap Alastair dan Alistier berpisah salah satu mereka pasti memantau.


Seperti sekarang, Alastair tengah berada di depan komputer memantau Alistier yang akan pergi ke markas, komputer yang ada di ruang IT di rumah khusus untuk Varez dan Raka juga boleh di gunakan oleh twins.


Asalkan mereka berdua ingat waktu dan tak kelewat batas. Twins baru berusia 7tahun entah kalau gak salah iya si begitu lupa:) yang inget komen dong berapa usia twins hehe.


“Mau kemana?” Tanya Alana,


“Ke markas” ucap Galaxy,


“Mau ngapain?”


“Ada kerjaan”


“Lama gak?”


“Kenapa?”


“Nanya aja, adek ikut?” Alistier langsung mengangguk mengiyakan.


“Yaudah jangan rewel oke?”


“Oke kak”


Mereka pun menuju garasi, memilih ingin menggunakan mobil atau motor, awalnya Galaxy ingin menggunakan motor tapi karna cuaca saat ini mendukung untuk ugal-ugalan jadilan menggunakan motor.


Baru saja Alister ingin naik motor melihat seringai abangnya tiba-tiba dirinya mengurungkan niat untuk naik, abangnya ini memiliki rencana pastinya.


“Naik mobil aja!!”


“Kenapa? Enak naik motor tau”


“Gak mau!! Mau naik mobil”


“Yahh enak adem ayem naik motor Tier”


Alistier menggeleng kuat, abangnya ini pasti akan mengajaknya ugal-ugalan. Alistier paling tak suka naik motor ugal-ugalan kalau naik mobil okelah untuknya.


“Naik motor atau gak jadi berangkat?” Tanya Galaxy,


“Abang naik motor aja! Tier minta anter supir”


“Ribet dek”


“Enggak!!”


“Ck! Yaudah naik mobil” Galaxy menghela nafasnya sedikit kecewa.


Mereka pun menuju markas menggunakan mobil biasa saja.


...🌑🌑🌑...


Davian memijit pelipisnya, saat ini anak tertua Arion dan Kaila berada di istana presiden memenuhi panggilan presiden.


“Apa untungnya?” Tanya Davian dengan nada rendah emosinya saat ini benar-benar di pancing meluap oleh pihak pemerintah.


“Maaf pak, itu privasi keluarga Nelwash dan BBBD jadi kami tak dapat memberitahu alasan nya” ucap Arlan.


“Gak bisa begitu dong pak Arlan, kalian sudha meminjam pesawat untuk menjemput salah satu anggota keluarga kalian dan harusnya kami tau kan alasannya?”


“Benar! Itu sangat beresiko untuk negara kita”


“Kalian harus memberitahu semua yang terjadi? Atau jangan-jangan kalian ada sangkut paut dengan kejadian yang terjdi di negara xxx”


“Bagaimana bapak bisa berpikir seperti itu? Mohon ucapan bapak di saring terlebih dahulu karna bisa saja menimbulkan masalah antara pemerintah dan kami” ucap Arlan.


Davian sudah sangat bosan berada di ruangan ini sejak lima jam yang lalu, andai ini Galaxy yang menangani mungkin akan lebih cepat tapi semua takbakal selesai dengan mudah.



“Jadi mau bapak sekalian bagaimana?” Tanya Davian.


Pemerintah tak bakal bisa macam-macam dnegan Nelwash maupun BBBD karna semua yang di lakukan pemerintah untuk negara atau mereka pribadi dan keluarga mereka sendiri ada di dalam genggaman Nelwash dan BBBD.


“Ah haruskan untuk kalian mengetahui rahasia keluarga ku? Sebegitu penting kah untuk kalian?” Tanya Davian.


Seketika ruangan itu merasakan hawa dingin dan membunuh bersamaan, Arlan yang kini memijitpelipisnya karna jika Davian sudah bersuara panjang lebar seperti sekarang hanya ada dua pilihan, meminta maaf dan menyudahi keingin tahuan mereka atau melanjutkan keingin tahuan mereka dengan menerima konsekuensi yang akan di terima.


“Apa untungnya bagi kalian? Coba beritahu aku alasan yang membuat kalian ingin sekali mengetahui nya? Apakah karna kalian tak pernah mendengar informasi apapun tentang keluarga ku jadi kalian sangat ingin tau?”


Semua orang di dalam ruangan ini terdiam tak mengeluarkan suara bahkan mereka tak begerak sama sekali termasuk presiden itu sendiri.


“Sedari lima jam yang lalu, kalian hanya memperpanjag pembahasan. Sejak awal pembicaraan itu sudah di selesaikan oleh presdien namun kalian selalu menanyakan hal omong kosong!! Sekarang ku tanya untuk yang terakhir kalinya. Mau kalian apa?”


“Nak Davian, sepertinya ini kita sudahi sampai di sini saja. Apapun itu hanya kesalahpahaman, jadi maaf jika pihak kami menyinggung kamu” ucap presiden.


“Ck! Aku menerima maaf bapak presdien. Aku harap bapak maupun bawahan bapak mengetahui batasan dan jangan lupa kami tak pernah menutup mata. Bapak pasti paham maksud ku” ucap Davian.


Davian berdiri dan bersalaman dengan presiden lalu meninggalkan ruang oertemuan mereka, sambil berjalan meninggalkan ruangan itu Davian melonggarkan dasi nya.


“Arlan!” Panggil Davian.


“Melapor tuan, tuan muda Galaxy dan Alistier pergi ke markas, nona Alana dan tuan muda Alastair di rumah, tuan muda Varez dan Raka berada di rumah tuan Aiden. Tuan dan nyonya akan berangkat dari Dubai ke Indonesia dan akan dua kali transit sesuai keinginan nyonya”


“Terima kasih” ucap Davian.


“Baik, sama-sama tuan muda” Arlan mundur dua langkah di belakang Davian.


...đŸ–€JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENđŸ–€...