The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 101



...Welcome back with meeeeeeee….....


...Apa kalian senanggg?? Tidak aduh giman nih pada gak seneng! Bentar lagi bakal 100 bab ini mau kita end di bab keberapa? Biar gak banyak kan wkwkw, tapi sayang banget gak si kalo end? Iyakann huhu ...


...Kalian dah pada follow belum ig nya?...


...Kalo udahhh makasih banyak yaa, itu kalian di situ bisa curhat atau apa gitu mutualan lah wkwk oh iya menurut kalian ceritanya akhir-akhir ini gimana?...


...Harus opening tapi bingung opening gimana:) ...


...Jangan lupa like dan komen ya! ...


...Share juga dong biar makin banyak yang baca dan semoga terus betah kalian dengan cerita ini....


...Apa yang mau kalian bilang ke ? ...


...The little devils?...


...Atau ke ...


...Kesayangan tuan muda mafia?...


...Coba deh aku tanya apa yang buat kalian tertarik awalnya baca kedua cerita ini?...


...Aku penasaran, dan juga tau dari mana? Kek lewat gitu aja atau kalian cari? Atau ada rekomendasinya?...


...Yuk kasih tau aku! Aku kepo tauuuuu!!...


...Paste opening sebelum nya aja ya!!...


...Biar gak cape aku wkwkwkwkwkwk...



Dua hari satu malam sudah Davian menunggu namun Galaxy masih belum sadar, kata dokter Galaxy koma tak tau kapan sadarnya. Davian juga tak dapat memberitahu kepada keluarganya keadaan Galaxy sekarang.


“Prince, tuan muda Varez menghubungi” Davian menatap Galaxy yang masih terbaring tanpa minat untuk membuka matanya.


...Tuan Muda Varez (calling)...


“Hallo?”


“Kapan balik?”


^^^“Di tinggal bentar bisa kan?”^^^


^^^“Nanti masih banyak yang harus di urus”^^^


^^^“Lo jagain Alana aja”^^^


^^^“Gue lagi mau ketemu rekan bisnis, ^^^


^^^nanti gue hubungi lagi”^^^


...Panggilan berakhir...


Davin mematikan panggilan sepihak karna hatinya sakit harus selalu berbohong entah dengan Varez ataupun orang tua mereka.


“Gal lo kuat masa ginian gak bangun!!”


“Ayo pulang! Gue mau pulang!!”


“Gue gak betah di sini sendirian!!!” Hanya ada Davian dan Galaxy di ruangan ini, Davian tak peduli jika Galaxy terbangun lalu melihat matanya bengkak yang pasti saat ini dirinya sangat rapuh.


“Dua hari bahkan tiga hari lo gak bangun-bangun!!”


“Lo!! Bangun GALAXY!!!” Ucap Davian sambil menangis.


Davian yang sedang emosi memilih pergi meninggalkan rumah sakit.


Tujuan Davian adalah Bar, saat ini dirinya sedang di kawal dua bodyguard dirinya menuju bar untuk merilekskan pikiran dan emosinya. Untuk hari ini saja dirinya butuh penenang tak ada yang boleh menganggu atau ribut dengan Davian.


Karna saat ini emosi yang menguasi Davian, Davian yang emosi tak bisa membunuh Carlon dengan tangannya langsung dan Galaxy yang tak kunjung bangun dari koma nya membuat Davian frustasi.


...BRUKKK...


Davian yang berjalan dengan benar di senggol oleh orang tak di kenal, namun bukannya minta maaf ornag itu malah memaki Davian.


“Bocah sialan jalan pake mata!!”


“Sopan dengan yang lebih tua!!!”


“Woy!! Anj lo budeg!!” Orang yang menabrak Davian sepertinya juga mabuk.


Mabuk di suang hari memang tak cocok tetapi mau bagaimana Davian butuh penenang walau bisa saja dirinya minum di mansion mereka tetapi Davian tak ingin melakukan itu.


...BUGGGG...


...BUGGGG...


...BUGGGG...


...BRAKKK...


“Lemah!”


...BRUKKK...


...BUGGGG...


Davian menghajar orang itu tanpa peduli dia mabuk atau tidak yang pasti saat ini yang dilihatnya adalah musuh.


“Bereskan! Tanpa sisa” bodyguard itu langsung membungkuk patuh.


Davian menuju ruangan VVIP yang di pesan khusus untuk dirinya sendiri, beberapa perempuan di suruh masuk untuk melayani Davian namun Davian berkata.


“Manager tempat ini yang seharusnya menuangkan minuman ke saya!” Dengan aura membunuh sangat pekat Davian meminta manager bar itu yang langsung melayani nya.


“Ck!! Tuan muda dari mana berani memanggilku!! Aku sedang bersama wanita ku belum sampai puncak harus segera datang!!!” Ceramah manager itu sepanjang koridor menuju ruangan VVIP.


Davian mendenga itu semua karna meminta bodyguardnya untuk menghubungi dirinya saat manager itu datang dan ya Davian mendengar caci maki yang keluar dari mulut para sampah tak tau diri itu.


“Tu.. Tuan muda selamat datang” Davian mengunyah permen karet yang selalu ada di dalam kantongnya, mereka tak di perbolehkan meroko oleh Kaila.


“Hmmm”


“Saya akn menuangkan wine nya”


“Mana sikap angkuhm tadi?” Tanya Davian.


“Tinggalkan kami berdua!” Perintah Davian.


Para perempuan dan bodyguard Davian keluar, Davian menahan diri karna ini bar adalah anak perusahaan milik Carlon yang tersisa.


“Kau tau? Kepala Carlon berada dalam kado untuk hadiah natal” ujar Davian.


“Ap.. apa maksud anda?”


“Tunjukkan sifat aslimu, bau mu sudah tercium bahkan sejak awal aku tiba di sini” orang itu sedikit gelapagan.


“Ah, ketahuan. Tuan muda pertwma memng tak bisa di ragukan”


...PRANGGG...


...BRUKKKK...


“Carlon Melindo, ah John Carlon Bermundo” Davian menyeringai.


“Kau kira aku bodoh!” Ujar Davian,


...BUGGGG...


...BUGGGG...


...PRANGG...


“Pertarungan itu akan menang jika sesama lawan memiliki niat membunuh”


“Mulutmu banyak bicara John!!”


...BUGGGG...


...PRANGG...


Botol minuman Davian ayunkan dan membenturkannya tepat di mulut Carlon a.k.a John itu.


“Akh!! Sialan!!! Ku bunuh kau!!!”


...TRASSA...


...PRANGG...


“Aaaaakh mataku!!!”


...SRUKKK...


...SRUKKK...


Davian membabi buta menancap dan mencabut botol wine yang seperti belati tajam itu ke wajah John tersebut hingga John menghembuskan nafas terakhirnya.


Tak smapai di situ..


...KREAKKK...


...KREAAK...


...TRAGGG...


Dengan belatinya Davian memotong abstrak dada John, sangat mengenaskan seleman ini anak buah Arion, ah sebenarnya mereka yang lemah karna sempat di bodohi sampah ini sampai membuat Galaxy tak sadarkan sampai sekarang.


Bukan berati Davian tak mendapat luka, bahkan luka Davian juga cukup parah karna belati menusuk perut nya juga pecahan kaca dari botoh menggores lengan bahkan pipi nya saat di gunakan John untuk melawannya.


“Bereskan” perintah Davian lalu berjalan beberapa langkah namun berhenti.


“Aku lupa harus membawa kepalanya”


Davian berbalik kembali ke tubuh John a.k.a Carlon yang sudah tak bernyawa itu.


...CKREAKKK...


...CKREAKKK...


...CKREAAKK...


Davian memotong leher itu dengan belati miliknya perlahan tapi pasti kepala itu terlepas dari tubuh yang tak bernyawa itu, mengangkat kepala itu lalu membawanya keluar seperti menenteng kantung kresek berisi beras. Persis seperti yang di gambarkan Aiden ke Varez.


“Ah sialan!!” Davian membanting kepala itu ke lantai hingga bergelinding-gelinding dan memuncratkan darah.


Davian menendang kepala itu tanpa rasa bersalah sedikit pun dirinya masih kesal nyawa John tak setimpal dengan luka yang di dapat Galaxy menurutnya.


“Urus!” perintah Davian,


Menuju Mansion terlebih dahulu untuk membersihkan tubuhnya yang penuh darah juga mendapat banyak luka, bodyguard dan tangan kanan Davian sudah meminta untuk di obati terlebih dahulu tapi Davian berkata tak ingin dan malah berkata.


“Luka ini tak sebanding dengan apa yang di rasakan Galaxy” ucap Davian.


Lukanya bisa di bilang parah karna terlalu banyak juga cukup dalam namun Davian ya Davian, anak pertama dari Arion dan Kaila yang memiliki sikap keras kepala jika dengan orang lain kecuali dengan keluarganya di rumah dia bakal melemah atau mengalah.


Setiba di Mansion..


Dirinya langsung membersihkan tubuh nya yang penuh darah dengan air, sedikit meringis kala merasakan perih namun tetap saja dirinya berendah, air yang tadinya berwarna bening itu kini berubah menjadi merah karna tercampur dengn darah.


Entelah cukup berendam barulah Davian mandi lagi dan lagi rasa perih membuat Davian merintih kecil, wajhnya yang tampan terkenal belati apakah bisa sembuh? Sepertinya harus melakukan operasi kecil karna perlu di jahit kayaknya.


Selesai mandi Davian memilih merebahkan tubuhnya terlebih dahulu karna merasa lelah, lelah memikirkan berbagi macam cara agar Galaxy cepat bangun dan pulang berkumpul dengan yang lain seperti semula tanpa ada gangguan.


...TOK TOK TOK...


“Prince, ada kabar dari rumah sakit. Tuan muda Galaxy.....” Davian yang tadinya menutup matanya untuk tidur sebentar langsung berduduk kaget matanya menatap ke pintu tajam.


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...