
Keluarga kecil Arion kini berada di salah satu pulau milik Arion, mereka sedang liburan keluarga sesuai janji Arion ke Kaila.
“Yakin gapapa bang?” Tanya Varez. Pasalnya keduanya ini sedang menyiapkan kejutan ulang tahun untuk Davian.
“Gapapa selo”
“Mommy daddy tadi udah setuju kan?” Galaxy mengangguk
Saat ini mereka sedang berada di pulau dan tentunya banyak pepohonan juga, Davian itu paling tak suka jika adik-adiknya berjalan-jalan sendirian apalagi jika sedang liburan seperti ini.
“Lepas jam tangan Varez dulu” Varez melepaskan jam tangannya.
Keduanya sedang berada di pinggiran hutan setelah berjalan beberapa menit tadi tentu ada pengawal juga, Galaxy dan Varez akan membuat heboh Davian.
“Pegang ni ponsel” titah Galaxy.
“Trus naik ke atas yang sudah ada rumah pohon itu” titah Galaxy lagi.
“Gue bakal balik ke villa, lo sama pengawal di sana sembunyi dulu” Varez mengangguk saja.
“Nih belati pistol juga tali” memberikan ke Varez takutnya kalau ada hal tak terduga lainnya.
Setelah prepare Galxy kembali ke villa, Davian masih belum ada karna menemani Alana bermain jetsky tadi di pantai.
“Udah bang? Aman kan adeknya?” Tanya Kaila sedikit khawatir.
“Aman mom ada dua bodyguard di situ Gala juga udah kasih belati sama pistol” Arion menggeleng heran dengan tingkah anaknya ini.
Hampir waktu makan malam Varez masih berada di rumah pohon itu tanpa rasa khawatir entah sepertinya Varez tak memiliki rasa takut selain takut terkurung di toilet.
Keluarga Arion sudah kumpul makan malam di meja makan. Davian beberapa kali melirik ke kiri tempat atau susuan di mana mereka duduk.
“Varez mana?” Tanyanya.
“Loh? Varez mana?”
“Kamal bobo kin” ucap Tier
(Kamar bobo mungkin)
“Nda da bang lez na” ucap Tair
(Gak ada bang Varez nya)
“Gal cari di kamarnya dulu” titah Arion mereka semua berwajah khawatir.
Galaxy berlari menuju kamar Varez di lantai dua beberapa saat kembali wajah Galaxy panik karna tak menemukan Varez.
“Gak ada dad” Kaila sangat mendalami perannya wajahnya panik pake banget.
“Dimana Varez? Kalian mengawasinya kan?” Tanya Arion ke pengawal.
“Bukannya tadi siang bersama tuan Davian tuan?” Tanya pengawal tersebut.
“Iya sama Dav trus balik sama Gala” Galaxy mengerutkan keningnya.
“Lah Gala balik sendirian” Davian menahan emosinya agar tak lepas kontrol.
“Varez kemana” tanya Kaila lirih seraya memeluk Arion.
“DIMANA VAREZ!” Davian datang-datang langsung meneriaki para pengawal yang berjaga.
“Kami tidak melihat tuan muda Varez, Tuan” Davian meminit pelipisnya.
“CARI ADIKKU SAMPAI KETEMU SEKARANG!!!” Perintah Davian terdengar sampai ke dalam rumah yang mana membuat Galaxy tertawa ngakak untuk saja tak di dengar oleh korban.
Beberapa menit salah satu pengawal kembali yang menunjukkan sepatu bots milik Varez.
“Apa semua hewan buas sudah di kirim ke hutam lindung milih ayahku?” Tanya Davian.
“Ada beberapa singa yang masih belum di temukan tuan” bohong pengawal itu.
“Shit!!!!! Cari Varez sekarang!!!” Setelah memberi perintah Davian masuk ke dalam.
Mengganti pakaiannya setelah itu mengambil senjata untuk ikut masuk ke dalam hutan , terdengar isak tangis Kaila yang masuk ke dalam pendengaran Davian.
“Sorry mom” ujarnya pelan,
“Mau kemana bang”
“Ke hutan”
“Biar para pengawal yang ke hutan kita tunggu kabar dari mereka”
“Shut up mulut lo! Kalo lo gak mau ikut nyari gosah bacot!!” Davian sudah mulai emosi.
...🌑🌑🌑...
Sekitar pukul 22.45 wib
Varez masih belum di temukan bagaimana bisa menemukan kalau rumah pohon yang sengaja di buat itu di desain untuk bertahan hidup dan di cat berwarna hitam belum lagi sangat tempat itu sangat tertutup cahya dari dalam tak bakal kelihatan.
Galaxy sudah menghubungi Varez dan katanya aman saja bahkan tadi sempat tidur dirinya, saat Davian masih mencari dan makin masuk ke dalam hutan mencari Varez.
Galaxy kembali menghubungi Varez untuk langsung kembali ke rumah karna akan di make up beberapa bagian badannya agar terlihat seperti habis di tertikam.
“Turun om turun cepet” setelah itu mereka mulai berlari dengan minim pencahayaan.
“Eh om berhenti dulu om” mereka langsung berhenti.
“Gendong Varez, Varez cape kelamaan duduk” padahal Varez di rumah pohon tidur cape apa dasar bocah.
Setiba di Villa Varez langsung di make up sedikit begitupun para pengawal yang dua orang tadi, prank terniat dari Galaxy untuk Davian memang meresahkan.
Alana menghubungi Davian mengatakan kalau Varez baru saja pulang dan badannya memiliki beberapa bercak merah seperti darah.
...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...
...HAI BESTIE🔥...
...MAAF BANGET YA JARANG UP KARNA EMANG PADET BANGET JADWAL AKU😭...
...DOAIN BIAR BISA KE SUSUN RAPI BIAR SERING UP 🙏...
...JADI SABAR SEBENTAR YA BERSTIEEEE🙏...
...JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENNYA 🖤🖤**...