
...SELAMAT DATANG KEMBALI READERS TERSAYANG!!...
...OPENING BARU NIH WOY WK...
...SELAMAT MENIKMATI CERITA YANG BANYAK KETIKAN TYPO NAMUN HARAP DI MAKLUMI KARNA SEMUA MANUSIA TAK ADA YANG SEMPURNA SELAIN PENCIPTANYA....
...TAK PERLU BANYAK BACOT KARNA AKU TAU KALIAN MENUNGGU DAN MENANTI KAN CERITANYA....
...TAPI SEBELUM ITU AKU HARU NGINGETIN KALIAN KARNA BUKAN CUMAN PACAR SUAMI ATAU MANTAN KALIAN AJA YANG BISA NGINGETIN ATAU NGANGENIN TAPI AKU JUGA!...
...JANGAN LUPA FAVORITKAN LALU LIKE KOMEN DAN VOTE KARNA ITU BENTU KALIAN MENDUKUNG SETIAP CERITA AKU ANJAII....
...BTW BTW...
...KLEAN UDAH KANGEN MANTAN BELUM? ...
...EH MAKSUDNYA KALIAN UDAH MAKAN BELUM? BELUM AHHHH LEMAHHHH ...
...MAKAN SANA NANTI. KALAU KAMU SAKIT YANG NYAKITIN AKU SIAPA? Wkwkwkwkwkwk...
...GAK DENG BERJANDAA EH...
...BERCANDAA...
...BANYAK BACOT KAN KAN KANN?...
...DAH LAH LANGSUNG SAJAAA KE CERITANYA,...
...SEBELUM KE CERITANYA MAU NGINGETIN BANYAKIN KOMEN BIAR DOUBLE UP....
...MAU DOUBLE UP? YUK SPAM KOMEN...
Dua minggi sudah Harsa dan Alana semakin dekat walau Alana masih cuek tetap Harsa gas wkwkkw, sedangkan Davian dan Galaxy? Tak ada yang mendekatinya kasian.
Alana tergesa-gesa pergi menggunakan mobilnya setelah mendapatkan pesan oleh Resya kalau ada Harsa di depan toko dengan tubuh penuh luka dan darah.
...BRAKK ...
Alana menutup pintu mobil dengan tidak selow, dirinya bergegas mendatangi Harsa yang sedang menyenderkan kepalanya di atas meja. Sekarang pukul 21.00 wib baru saja hendak tidur tiba-tiba mendapat pesan seperti itu.
“LO KENAPA?” Tanya Alana, Resya keluar ikut menemani Alana.
Haraa mendongak sambil tersenyum manis ke arah Alana, Alana kesal bukannya Harsa menjawab malah tersenyum seperti itu.
“LO KENAPA HARSA!!”
“Stttt jangan berisik puyeng gue” ujar Harsa,
“Sya ambili p3k” Resya langsung masuk ke dalam toko lagi.
“Nih Ala” Alana langsung membuka kota tersebut membantu mengobati luka di pipi Harsa,
Luka seperti sayatan untung tak terlalu dalam, Alana ingin sekali merobek luka goresan tersebut namun dirinya urungkan karna masih memiliki sisi kemanusiaan.
“Lo kenapa! Jawab gak kalo gak gue pulang!!”
“Hmmm”
“Harsa!!!”
“Gue tadi lagi ketemu rekan bisnis di salah satu caffe tiba-tiba di situ ada yang liati foto lo sambil ngomong ni cewe kalo di gilir enak kali ya! Trus gue diem dia kan waktu dia pergi dari caffe gue ikutin gue hajar sampe mati tu orang” Harsa bercerita hanya ke Alana,
Karna Alana sudah meninta Resya masuk agar Harsa mau bercerita, Alana heran karna hal sepele itu Harsa sampai membunuh orang? Cowo gila mungkin menurut Alana.
“Lo bunuh?” Harsa mengangguk santai sambil sesekali merintih sakit karna alkohol di kapas bersentuhan dengan lukanya.
“Cuman karna dia ngomong kaya gitu?”
“Cuman kata lo? Alana denger ya! kedua abang lo juga mungkin bakal lakuin hal yang sama kaya gue karna orang tersayang mereka di gituin! Tapi tadi keknya gak gue bunuh deh masih idup tapi pingsan aja” Alana semakin tak habis pikir jalan nya otak Harsa ini bagaimana.
“Motor lo tinggal sini aja gue anter balik” ujar Alana setelah selesai mengobati.
“Gak! Gue disin..”
“NGAPAIN LO DI SINI HMMM? GUE CARIIN TERNYATA NANGKRING DI SINI BAGUS YA BAGUS ALANA” ujar Galaxy,
“E..eh bang, nyariin kenapa?” Gagap Alana,
“Ngapain berduaan sama tu orang hmm?”
“PULANG!!” Galaxy menarik pelan Alana sambil menatap tajam ke Harsa sednagkan yang di tatap hanya berwajah judes tanpa peduli.
“KUNCI MOBIL GUE YANG BAWA!!”
“MASUK ALANA!!” Ucap Galaxy lagi karna Alana tak kunjung masuk ke dalam mobilnya.
Galaxy meninggalkan motornya begitu saja, dengan raut wajah kesal Galaxy mengendarai mobil itu masuk ke dalam gang rumah mereka belum lagi kecepatan di atas rata-rata.
Dia marah? Ya Galaxy marah karna menurutnya Alana masih kecil belum boleh memiliki pacar walau hanya dekat saja dengan cowo itu tidak boleh bersentuhan tangan saja dengan cowo selain abang atau daddy bahkan kelaurganya menurut Galaxy itu bisa hamil.
Galaxy selalu mengingatkan Alana sejak kecil jika bersentuhan ataupun berbicara dengan cowo itu bisa hamil walau sekarang sudah tak mempan lagi karna Alana sudah paham.
...BLAMMM...
Galaxy berjalan masuk ke dalam rumah dengan raut wajah kesal, datar, judes , menjengkelkan jadi satu. Alana masih berada di dalam mobil dirinya takut keluar apalagi melihat Galaxy yang marah.
Sekitar setengah jam Alana masih berada di dalam mobil tak lama keluar Galaxy dengan membawa koper berukuran sedang, Membuka bagasi mobilnya memasukkan koper ke dalam mobil.
“BANG GALA HIKSS MAU HIKS MAU KEMANA!!!” Tangis Alana pecah sambil berlari menuju Galaxy.
“Bang Gala!!!” Panggil Alana sambil menahan tangan Galaxy yang ingin masuk,
“Apasi” tangis Alana semakin menjadi-jadi Galaxy berucap kasar menurut Alana ke dirinya.
“GA HIKS GAKK !! JANGAN HIKSS DI SINI AJA HUAAA MOMMY HIKSS”
“MINGGIR!”
“Gak!”
“GUE BILANG MINGGIR YA MINGGIR!!”
“GAK MAU JANGAN BENTAK ALA!!”
“MAKANYA MINGGIR!!” Keduanya berdebat membuat penjaga sedikit bingung harus bagaimana,
Salah satu penjaga pun masuk ke dalam menuju kamar Davian hanya itu yang mereka pikirkan karna Kaila dan Arion sednag berlibur sejak tiga hari lalu tinggal lah para anak-anak di rumah.
“Ada apa?” Tanya Davian,
“Nona muda dan tuan muda Galaxy bertengkar” Davian memijit pelipisnya. Baru saja durunya hendka tidur setelah menidurkan Alastair dan Alistier ini apa lagi.
“SERAH LO!!” Galaxy mendorong pelan Alana agar menjauh dengan cepat Galaxy masuk ke dalam mobil.
...BRUKK BRUKK...
“BANG GALA BUKA HIKSS MAAFIN ALA HIKSS BANG!!!”
Saat Davian datang Galaxy sudah pergi dengan mobilnya bahkan Alana sempat mengejar hingga tak sengaja terjatuh akibat terinjak sendalnya sendiri.
“Alana” Alana menoleh lalu berdiri dan memeluk Davian.
“Bang Gala hikss Bang Gala tinggalin Ala hikss gak mau!!!”
Sebenarnya apa yang terjadi saat dirinya tengah sibuk menjadi bapak rumah tangga yang sednag menidurkan anak bayi berusia lima tahun.
“Nanti juga balik sendiri” ujar Davian.
“Eg.. uhukk enggak huaaa hikss abang Gal.. uhuk Gala bawa koper hikss”
Dalam hati Davian terus mengumpat kasar untuk Galaxy, liat saja nanti jika sudah pulang karna lapar. Davian tak akan segan-segan memberikan pelajaran. Pasti Galaxy tak memberitahu ke Alana kemana dirinya pergi.
“Masuk tidur besok sekolah” Alana terus menggeleng sampai dirinya susah bernafas krna terlalu banyak menangis.
Masih muda Davian sudah seperti bapak-vapak berumur empat puluh tahun yang menenangkan abaknya yang sedang menangis.
“Shtttttttt” Davian menggendong Alana ala bayi koala sambil berjalan masuk ke dalam rumah.
Sedangkan Galaxy...
Dirinya menang kesal dengan Alana apalagi melihat Alana berdekatan dengan cowo, posesif? Banyak mengatur? Biarlah orang berkata bagaimana menurut Galaxy yang jelas dirinya sayang dengan Alana tak ingin adiknya kenapa-kenapa.
Saat ini Galaxy dalam perjalanan menuju markas, kenapa dirinya membawa koper? Di dalam koper itu berisikan duit cash puluhan juta. Dan kenapa Galaxy kasar ke Alana? Namanya juga marah siapa yang tidak berkata kasar bukan.
Uang itu bakal di gunakan untuk membayar beberapa senjta yang baru saja datang, senjata khusus milik mereka markas pusat BD makanya harus cash kalau di transfer takut akan berakibat fatal dan di curigai.
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...