
^^^WELCOME !!^^^
^^^JANGAN LUPA FOLLOW INSTAGRAM DI BAWAH INI BESTIEEE !!^^^
^^^@ARCELLAQUEENZIEG^^^
^^^@ARCELLAQUEENZIEG^^^
^^^@ARCELLAQUEENZIEG^^^
^^^@THEYCALLME.QUEEN ^^^
^^^@THEYCALLME.QUEEN ^^^
^^^@THEYCALLME.QUEEN^^^
^^^@THEYCALLME.VIORA ^^^
^^^@THEYCALLME.VIORA ^^^
^^^@THEYCALLME.VIORA^^^
^^^JANGAN LUPA FAVORITKAN DAN LIKE KOMEN JUGA YA!! SEMOGA KALIAN BETAH DAN SUKA TERUS SEMUA CERITA AKU. TINGGALIN JEJAK TERUS YA BIAR AKU TAU KALAU KALIAN SELALU BACA CERITA AKU !! ^^^
^^^OH IYA!!!! JANGAN LUPA BACA JUGA ^^^
^^^ARCELLA QUEENZIE ^^^
^^^DAN^^^
^^^XAVIORA KENANYA ^^^
^^^TERIMA KASIH DAN SELAMAT MEMBACA !!!^^^
“Cari keberadaan mereka!!” Ucap Galaxy ke Varez melalui telpon.
“.......”
Galaxy di ikuti puluhan orang berbaju hitam dan kekar masuk ke dalam bandara, orang-orang yang melihat bingung dengan mereka.
Tak berselang lama, Davian datang dan beberapa orang yang memang menunggu Davian langsung menghampirinya.
“Dimana?”
“Masih belum di temukan tuan muda”
“Syalan!!! Temukan segera!!” Perintah Davian.
Mereka berpencar sambil menunggu pihak cyber bawahan Varez menghubungi untuk memberitahu keberadaan twins.
Di waktu yang sama,
Terjadi perkelahian di toilet itu, twins beberapa kali terkena baret tubuhnya namun bukannya membuay keduanya lemah malah semakin lincah di ruangan sempit itu berkelahi.
“Bocah setan!!!” Saat dua orang itu bersamaan masuk
“Tier!!” Alastair menarik adeknya keluar dari toilet.
“Bdjingn!!! Kejar bocah itu!!”
“Brngsk!! Mereka cepat sekali!!”
Badan mereka terluka, beberapa orang yang memang komplotan penculik itu ikut mengejar setelah perintah dari yang lain. Staff bandara ternyata juga komplotan mereka beberapa orang.
“Berpencar gak??” Tanya Tier sambil berlari bertanya ke abangnya,
“Jangan!!” Titah Alastair
“TIER TAIR!!!” Teriak Davian dan Galaxy bersamaan dari arah berbeda.
Sambil berlari ke arah adeknya Davian memasangkan peredam suara di pistolnya, masih belum ada pemberitahuan kalau bandara ini tengah di kepung karna memang tak ada pikiran.
Saat salah satu penculik hendak menangkap si kembar dengan cepat Davian menembak orang itu dan tersungkur, teriakan orang-orang langsung terdengar apalagi darah dari orang itu tersebar di lantai.
...BUGGG...
...BUGGG...
...BUGGG...
Galaxy menginjak orang itu tanpa kasihan tak peduli pandangan orang terhadap mereka, twins langsung memeluk Davian yang ada di dekat mereka.
“Kosongkan bandara bagian ini, pinta pihak bandara tak untuk menutup pintu masuk maupun keluar!!!” Perintah Galaxy,
“Kalian takut?” Itu yang terucap dari mulut Galaxy saat mendekati adeknya.
“Tidak, tapi kita haus” ucap Alistier,
“Kalian terluka?” Tanya Davian,
“Itu dia!!” Beberapa orang menghampiri Davian Galaxy dan twins, Galaxy memberi kode untuk bersiaga.
“Permisi itu keponakan saya” Davian menatap mereka dengan tatapan rendah.
“Ah? Keponakan kalian?” Mereka mengangguk
“I want the heart! because he said Alister's heart they have sold” ucap Alistier dengan wajah menyeringai.
“Aku akan memberikannya untuk mu” ucap Galaxy
“Tier can pick it up himself” Galaxy menatap Davian menunggu respon abangnya apakah membolehkan Alistier membunuh mereka itu dengan tangannya sendiri atau tidak.
“Lakukan semau mu” Alistier terkekeh namun sebelum dia mengikuti Galaxy yang akan menghabisi mereka semua.
“Alastair tak tahan bau darah”
“Abang akan menunggu di mobil” sahut Davian.
“Tair mau di sini” pinta Alastair,
Galaxy sudah mulai menghajar orang-orang itu melihat itu Alistier pun ikut bertengkar, Galaxy sedikit terkejut ternyata adek bungsunya ini jago berkelahi juga.
Beberapa saat kemudian,
“Buat mereka pingsan dulu” ucap Galaxy,
“Kalau begitu bang Gala aja yang selesain”
“Yaa!! Yasudah kamu susul Davian dan Alastair”
Alistier tak mungkin Galaxy biarkan sekarang hntuk memutilasi semua orang ini di bandara akan sangat beresiko, mereka akan di bawa ke markas dan di jadikan mainan untuk Alistier nanti.
Di waktu yang sama,
“Galaxy dimana!!” Tanya Alana,
Alana sedari tadi merasa ada yang tidka beres karna teman Galaxy menenutupi dan mencari alasan, di tambah ponsel Alana tiba-tiba tak ada internet atau tak dapat di gunakan untuk sosial media, kalian tau kan ulah siapa?
“Lo kenapa sih Al?” Tanya Clar,
“Gue pinjem hp lo dong!!” Pinta Alana,
“Al elah Gaalxy ada ko” ucap Ucup.
“Dimana?” Tanya Alana,
“Lo pada liat gak!! Trending katanya ada penculikan”
“Iya anjir anak kembar kan? Dari keluarga Nelwash??” Sontak Abi, Bale dan Ucup saling tatap.
Alana berjalan menuju sumber suara itu dna langsung mengambil ponsel mereka, terlihat rekaman video twins berlari smabil di kejar beberapa orang dan Galaxy juga Davian banyak pokoknya. Alana memakai ponsel orang itu langsung menghubungi Varez.
“Take down semuanya!! Handel sebisa mungkin!!”
“……..”
“ok! Twins sekarang gimana?”
“………”
“Pulang!!! Gue tunggu lo semua di rumah dalam satu jam gak ada yang pulang!! Gue bakar tu rumah” ancam Alana,
Alana marah karna selalu dia yang terakhir di kabari itupun harus Alana tau sendiri dan tua dari ornag lain. Abang dan adeknya seperti tak ingin Alana tau kejadian apapaun agar tak membuat nya down padahal Alana juga mau di repotkan oleh mereka.
“Nih! Pulsa lo nanti gue ganti” ucap Alana memberikan ponsel itu,
“Al kita gak maksud nutupi tap...”
Alana melewati teman-temannya menuju ruang kepala sekolah,
...BRAKKKK ...
Pintu itu di tendang dan langsung terbuka, kepala sekolah yang tadinya fokus dengan ponselnya langsung kaget apalagi di hadpannya ini Alana, putri satu-satunya Nelwash.
“Kunci garasi mana?” Pinta Alana,
“Ini nona” gugup orang itu sambil memberikan kunci.
Masuk ke salah satu pintu yang ada di dalam ruangan yang langsung terhubung ke garasi mobil milik keluarga Nelwash. Beberapa mobil berjejer rapi di dalam situ,
Brumm brummmm
Alana mengitari lorong bawah tanah, lorong ini bakal terhubung dengan samping sekolah daerah hutan-hutan itu. Setelah keluar dari lorong itu dan ada di jalanan Alana langsung menaikkan kecepatannya pulang ke rumah menunggu abang dan adeknya itu.
...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...