
Mereka Kelas Galaxy sedang bersiap untuk jam olahraga, Galaxy masih menye-menye di dalam kelas tak ingin ikut panas-panasan di luar lapangan.
“Lo cewe apa cowo si Gal?” Tanya Abi kesal, setiap jam olahraga Galaxy ini paling malas alasannya cuman karna panas.
“Ngajak gelud lo?” Tanya balik Gala
“Dihh! Udah Bi lo tau aja si Galaxy anti matahari kalo lagi jam olahraga” ucap Bale
“Gue cepuin Davian lu” ancam Ucup
“Lo pada gak kasian sama skincare yang di beliin mommy gue hah! Mahal cok kalo gue panas-panasan kan percuma!” Keluh Gaalxy
Di waktu yang sama...
Kelas Alana juga jam olahraga, Alana dan dua temannya sudah siap seketika Alana ingat Galaxy paling anti olahraga dan panas-panasan membuat Alana menggeram kesal.
“Gue ke kelas abang gue dulu!”
“Ikutt!!” Mereka bertiga menuju kelas Galaxy,
Di depan kelas Galaxy sudah ada Ucup dan Bale mereka mengacungi jempol kala Alana datang yang mana pasti Galaxy nurut.
“YAAA! KELUAR GAK!!” Alana ini memiliki kepribadian aneh bisa jadi kalem,cuek,galak, dan ceria sesuai moodnya seperti sekarang dia dalam mood galak.
“Gak Mau panas Ala!” Lembut Galaxy
“Gue gorok juga lu ya! Cepet keluar atau? Lo gue banting!” Teman-teman Galaxy dan Alana hanya menyaksikan perdebatan keduanya.
“Galaxy!” Mata Galaxy menajam kala Alana memanggilnya tanpa embel-embel bang atau Kak
“Alana” tegur nya
“Galaxy” semakin menjadi Alana memanggil nama Galaxy
Galaxy berdiri hendak menghampiri Alana namun yang akan di hampiri mundur selangkah demi selangkah.
“Panggil Bang Gala! Bukan Galaxy!” Sambil mendekati Alana
“Galaxy wleeee” detik itu juga Alana berlari tentunya di kejar Galaxy
Teman-teman mereka hanya cengok melihat kakak beradik kejar-kejaran, karna sekarang jam pelajaran maka itu koridor sepi karna pada di dalam kelas.
“Ikut!” Itu Ucup mengatakan untuk mengikuti Galaxy dan Alana
Alana yang sudah tak kuat berlari seketika langsung menerobos pintu kelas Davian yang ada lantai dua setelah berlarian dari lantai satu serta lapangan kini Alana langsung menerobos masuk ke kelas Davian.
...BRAKKKKK...
“Anj”
“Astagfirullah”
“Kaget gue!”
“Siapa kamu masuk kelas gak ketuk pintu! Gak liat saya lagi ngajar!” Alana mengacuhkan kritikan sang Guru dna langsung memeluk Davian.
“Hush hosh hosh” nafas Alana memburu untuk Davian sigap langsung memegangi tubuh sang adik dan menenangkan dengan cara mengelus punggungnya.
“Alana!!” Teriak Galaxy membara
“Huaa bang Dav hosh Ala cape” adu nya,
“Kenapa lo Al?” Tanya Sam
“Bang Gala ngejar-ngejar Ala”
“ALANAA!!” Teriak Galaxy saat di depan pintu dengan nafas yang terhengal-hengal seperti Alana
“Kalian ini gak tau sopan santun ya!! Gak liat ibu sedang ngajar!!” Tukas sang guru
Galaxy masuk tanpa permisi mengabaikan kritikan si guru seperti Alana tadi,
“Bang Dav huaa Ala takut” bisik Alana
Davian menatap Galaxy, kedua adiknya ini memang tak tau ornag algi belajar malah bikin ulah. Davian berdiri seraya menggendong Alana keluar kelas di ikuti Galaxy juga Sam dan Arga padahal ada guru loh.
“Kalian mau kemana! Ibu belum mengijinkan kalian keluar!!”
“Kalian akan ibu laporkan ke BK!!” Mereka masih mengabaikan teriakan sang Guru.
...🌑🌑🌑...
“Bang jangan di belain dong! Dia yang salah!!” Galaxy tak ingin kalah
“Mana ada! Ala cuman manggil abang buat ikut olahraga!”
“Abang kan udah bilang panas gak bisa ikut olahraga!”
“Abang alasan mulu! Kena panas dikit aja gak mau kalah sama Alana!!”
“Mommy beliin skincare buat abang biar di pake trus jangan boros! Kalo abang panas-panasan percuma dong skincare nya”
“Badan udah putih segala pake skincare!”
“Lah iri bilang bos”
Mereka sedang berada di ruangan khusus milik Alderioz atau bisa di bilang markas kecil mereka di sekolah ini selain roftop dan kantin.
“Udah?” Tanya Davian
“Belum!”
“Belum!” Sahut keduanya
“Udah pinter hmm? Bagus ya bagus!! Galaxy pulang sekolah latihan lo gue tambah 2jam! Alana pulang sekolah Les bahasa Arab dan matematika di tambah 2jam!”
“Denger gak!” Ucpa Davian santai namun tegas
“Denger bang” jawab keduanya
Anggota inti Alderioz yang ada di markas mini tersebut cengok, Memang Davian lah pawang tuan dan nona muda di keluarga Nelwash.
“Balik ke lapangan ikut olahraga!” Titah Davian lagi
“Tap…”
“Abang bakal minta mommy berhenti buat beliin skincare Lo”
“Dihhhhh” kesal Galaxy seraya keluar ruangan
“Tentu bang” lalu memeluk Davian
Alana tak tertekan sama sekali dengan hukuman Davian karna dirinya suka belajar bahkan ada empat bahasa sudah yang di kuasai Alana.
“Balik kelas?” Tanya Arga yang di balas anggukan.
Di kelas Davian....
“Maafkan kelakuan Adik saya Bu, saya akan mengirimkan uang sebagai permintaan maaf” Ucap Davian saat masuk ke dalam kelas dna menghampiri sang guru.
“Ah tidak perlu, ibu sudah tak merasa kesal” di angguki Davian.
Bukan anak-anak Arion dan Kaila tak sopan hanya saja Davian yang langsung mengajak keduanya keluar kelas dan menuju Markas mini agar keduanya tak adu bacot di dalam kelas.
...🌑🌑🌑...
Varez merengek ingin pergi sekolah dirinya sangat bosan di rumah walau homescholling tetap saja berbeda,
“Mommy Varez mau sekolah!”
“Nanti bang seminggu dulu di rumah!”
“Maunya besok mom!”
“Masih enam hari Rez”
“Mommy ngeselin huaaa masa Varez di hukumnya kek gini si hikss di homescholling mending Varez ke sekolah huaa”
Iya hukuman Varez yang sudah menembakkan dua rudal adalah Homescholling yang mana menbuat Varez sangat bosan dan cape, belum lagi dirinya di suruh menjaga Atwins yang aktif sekali bahkan sangat jahil sepeti Varez kecil.
“Siapa suruh nakal” santai Kaila
“Mommy nya Cakra duluan! Nampar Pipi mulus nya Varez! Ya kali gak di balas mom”
“Betul juga, yaudah hukuman kamu mommy tambah seminggu lagi jadinya dua minggu” Varez menganga dan menatap Kaila yang ada di sebelahnya,
Mereka sedang berada di ruang keluarga tentunya menemani Varez yang mengerjakan tugas dan menjaga Twins yang bermain.
“Bang bagi dong!” Pinta Tier ke Tair
“Gak!”
“Pelit”
“Biar”
...PLAKKKKK...
“Sakit!” Ucap Tair
“Sain!”
(Rasain)
...BUGGGG...
“Sain juga!”
(Rasain juga!)
Kaila hanya memperhatikan keduanya yang bergulat, Varez mesem-mesem kesal karna homeshcollingnya di tambah, Varez smagat suka sekolah bukan karna pelajarannya tetapi menjahili teman-temannya.
“Mom, kenapa mahluk hidup bisa bernafas?” Tanya random Varez
“Karna hidup”
“Kenapa harus nafas?” Kaila melirik Varez lalu kembali fokus ke laptopnya
“Karna harus”
“Mommy kenapa banyak duit?”
“Karna mommy pinter, kakek dan nenek kamu orang kaya. Daddy kamu orang kaya makanya banyak duit”
“Kalau Varez bakar rumah om El mommy marah gak?”
“Jangan aneh-aneh Varez! Awas ya! Kalau kamu berani macam-macam bukan peluru rudal yang mommy tmebakkin tapi kamu mommy tembak ke kutub utara sana pake tudal”
Omongan Kaila serius begitupun omongan Varez, jika dirinya memang niat sudah detik ini juga mungkin kabar Kebakaran dari rumah El.
“Bercanda mom hehe” Kaila menggeleng.
“Huaaaaaa”
...BUGGGG...
...PLAKKKK...
...BUGGG...
...BUGGG...
“Mommy hikss” tangis twins,
“Trus aja berantem perlu mommy ambilin pistol? Pisau? Bom hmmm?” Ucap Kaila gemas melihat kedua anak bungsunya ini bertengkar
“Good boy” Varez kakak yang sangat mendukung adiknya baku hantam keknya.
...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...
KALIAN MAU KONFLIK KEK GIMANA?
RINGAN?
GAK ADA KONFLIK?
BERAT KEK BADAN KAMU?
AKWK BERCANDA ELAH BAPERAN.
KOMENTAR DI BANYAKIN BIAR DOUBLE UP KEK KEMARIN.
PADAHL ITU BUKAN DOUBLE UP:) SALAH KASIH TANGGAL🙂
TAPI GAPAPA DEMI KALI SUMPAH GAPAPA**.