
...SEBELUM KE CERITANYA...
...AKU MAU NGASIH TAU DULU!!!...
...BIAR GAK ADA KESALAHPAHAMAN YA....
...SEMUA CERITA AKU INI REAL DARI PEMIKIRAN DAN IMAJINASI AKU....
...JADI SEMUA HAK CIPTA AKU!!...
...KALO PUN ADA YANG MIRIP BUKAN BERARTI AKU JIPLAK YA ANDAIKAN AKU JIPLAK NGAPAIN AKU JARANG UP? HARUSNYA KAN BISA TINGGAL SALIN....
JADI SEMUA CERITA AKU DARI NOVEL:
...1. KESAYANGAN TUAN MUDA MAFIA...
...2. ARCELLA QUEENZIE...
...3. THE LITTLE DEVIL'S...
...SEMUANYA REAL PUNYA AKU! DAN HAK CIPTA AKU!!...
...MOHON KERJA SAMANYA!...
...DAN APABILA ADA YANG PERNAH BACA DIMANAPUN CERITANYA SAMA TOLONG KABARIN AKU!...
...TAKUTNYA ADA YANG JIPLAK CERITA AKU!!...
...TERIMA KASIH DAN MOHON KERJA SAMA NYA....
“Ini kek uangnya” Kakek tersebut menangis histeris sambil berterima kasih.
“Rumah kakek dimana?” Tanya Galaxy
“Dekat gerbang Nel di sana Nak” Galaxy seketika berpikir dekat gerbang Nel? Itu gang menuju mansion kakek nya.
“Biar Gala anter kerumah Kek” kakek itu menggeleng tak mau karna pakaiannya yang kotor takut mengotori mobil Galaxy.
“Gapapa Kek biar Gala anter” Galaxy memaksa.
Alhasil kakek itu pun mengantarkan Kakek tersebut namun Galaxy memilih singgah di supermarket terlebih dahulu dan rumah makan karna dirinya lapar.
“Makan dulu kek” Kakek tersebut enggan turun.
“Kenapa kek? Gapap Gala yang bayar tenang aja”
Kakek tersebut turun dengan takut-takut, Galaxy mengerutkan keningnya namun tetap mengajak kakek tersebut masuk.
“Maaf di sini gak terima orang minta-minta, pergi sana” usir pemilik toko.
“Ya Allah bu! Ucapan ibut kaya gitu di kira bagus apa!” Kesal Galaxy,
“Kek jangan bilang, kakek pernah di ejek oleh ibu ini juga!!” Tanya Galaxy yang mana membuat kakek tersebut mengangguk karna aura Galaxy menjadi menyeramkan.
“Yaudah kita cari warung makan lain aja! Gala yakin juga di sini makanannya kurang enak” Galaxy menuntun kakek tersebut masuk ke dalam mobil lagi.
Di dalam mobil..
“Nenek di rumah udah makan kek?” Tanya Galaxy.
“Belum Nak, nunggu kakek pulang baru makan” Galaxy mengangguk.
Galaxy meminta salah satu anak buahnya membelikan makanan dan dirinya langsung menuju rumah kakek tersebut yang dekat gerbang masuk menuju mansion keluarganya.
“Astagfirullah” batin Galaxy melihat gubuk yang di bangun dari kardus juga beberapa kain sontak matanya memerah .
“Kakek tinggal di sini?” Kakek tersebut mengangguk antusian.
“Bu” panggil kakek ke istrinya.
“Ada tamu mas? Aduh kita gak punya apa-apa”
“Gapapa nek”
“Maaf ya nak rumah kami kecil” Galaxy mengangguk.
Seketika hari yang tadinya gelap dan mendung mulai turun hujan, rumah gubuk dari kardus itu mulai bocor kakek dan nenek itu pun gelagapan terutama kakek yang berusaha menyelimuti nenek juga menaruh ember agar tidak banjir.
“Mommy” batin Galaxy.
Galaxy menghubungi Davian untuk meminta menyediakan satu apart atau kontrakan yang juga menjemput mendatangi dirinya di depan gerbang.
“Kita gak punya uang nak kami cukup di sini aja juga gapapa” Hati Galaxy semakin teriris mendengar penuturan kata kakek yang juga kedinginan.
Tak ada selimut hanya ada satu kain untuk menutupi tubuh nenek yang sudah kedinginan, bahkan d sini cuman terlihat beberapa pakaian dan juga drigen berisikan air minum. Toilet tak ada mereka akan menuju mesjid yang tak terlalu jauh dari rumah itu untuk mandi dan lainnya.
Ponsel Galaxy berbunyi..
...Bang Dav (calling)...
“Dimana?”
“Gue di dekat mobil lo nih”
^^^“Lo liat gubuk depan mobil gue gak?”^^^
“Liat”
^^^“Gue di dalam”^^^
“Ngapain? Jangan aneh-aneh Gal”
...“Ada ornag yang butuh bantuan kita bang”...
“Oke gue paham”
...Panggilan berakhir...
Galaxy membuka gorden yang menutupi pintu masuk atau bisa di bilang gorden tersebut berguna sebagai pintu.
Air masuk ke dalam membasahi kaki Galaxy, Davian juga beberapa bodyguard datang walau hujan lebat mereka tak perduli.
“Kek ini abang saya” ujar Galaxy.
“Assalamulaikum kek” ucap Davian.
“Waalaikumsalam nak” ujar kakek tersebut.
“Kakek, saya dan adik saya mau meminta atau mengajak kakek pindah ke tempat yang lebih layak semua biaya dan tempat itu gratis makan juga di sediakan”
“Tapi kakek gak punya apa-apa nak membalas kebaikan kalian”
“Gapapa kek, Kakek dan nenek hanya perlu hidup bahagia dan nikmatin hari tua, semua nya kita yang tanggung” ujar Davian,
Kenapa Galaxy tak bisa memaksa seperti Davian? Bukan memaksa sebenarnya melainkan berbicara lembut dan memberikan pemahaman itu yang Galaxy kurang bisa karna ya Galaxy suka yang ngegas.
“Tapi nak”
...JDEERRRRR...
...BRUGUMMM...
“Ayo kek nek ikut” ujar Davian dengan sabar.
...🌑🌑🌑...
Mereka sudah berwda di rumah lansia yang mana rumah lansia ini juga sama dengan yang di Negara A, tempat dimana semua lansia dan anak-anak yang di telantarkan orang tua dan anak-anak mereka berada.
“Tuan muda” sapa manager yang bertugas menjaga tempat itu.
“Siapkan satu kamar untuk lansia suami istri” pinta Davian.
“Baik tuan”
Galaxy menemani nenek dan kakek itu di ruang tunggu, Galaxy juga memberikan pakaian juga makanan yang tadi dirinya beli untuk di makan sepasang suami istri tersebut.
Setelah mendapatkan tempat juga memberikan beberapa uang untuk nenek dan kakek ini, Davian dan Galaxy langsung pamit pulang.
Mereka tak ikut makan malam keluarga, dan Arion juga Kaila memahami keadaan anaknya kenapa tidak bisa ikut tadi.
“Mom” panggil Galaxy lalu memeluk Kaila erat.
“Kenapa bang?” Tanya Kaila namun hanya dapat gelengan dari Galaxy.
“Peluk trus peluk aja trus” ujar Arion yang cemburu dengan anaknya.
...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...
...HAYOLOH DADDY ARION CEMBOROHHHH WMMWM**...