
...WELCOME BESTIEEEđź–¤...
...APA KABAR NICHHH? BTW UDAH JOIN GRUB SAMA FOLLOW INSTAGRAM KITA BELOM? BELOMMMM? WAHHHH JAHAD BINGIT WK YAUDAH YUKK YUKKKK...
...YUKKK FOLLOW YUKKK...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...DAN JOIN GRUB TELE YUKKK CARI AJA...
...“THE LITTLE DEVILS”...
...“THE LITTLE DEVILS”...
...“THE LITTLE DEVILS”...
...GRUB SAMA CHANNEL NYA SAMA AJA NAMANYA JANGAN LUPA DI IKUTI YAAAA!!!...
...JANGAN LUPA LIKEEE YAA TRUS KOMENTAR JUGA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT NYARI TOPIK CERITANYA DARI PADA AKU NGEGALAU TRUS AKU JADIIN SAD KAN NGAMOK LAGI NTAR KALIAN WKWKWK...
...KALO UDAH LIKE DAN KOMEN JANGAN LUPA BUAT VOTE SAMA FAVORITKAN BIAR TAU KAPAN UPDATENYA.....
...UNTUK CERITA ARCELLA QUEENZIE ITU UDAH END YA EMANG AKU GANTUNG KARNA MAU SELESAIN SATU CERITA DULU BARU NANTI DI LANJUT LAGI DAN TENTUNYA BAKAL MAKIN BADASS ATAU BISA JUGA BIKIN CERITA BARU DAN BEDA ALUR TENTUNYA DI TUNGGU AJA YAA!!...
...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA...
Mereka sudah bersiap dengan peralatan masing-masing, menuju pulau di mana yang katanya angker itu. Perjalanan menuju pulau memakan waktu satu jam lebih karna malam agak susah penglihatan.
Setiba nya di pulau itu mereka di sambut oleh anak buah yang sudah berada sejak pertama kali di temukan. Beberapa anak buah itu di suruh kembali ke kapal untuk beristirahat namun mereka menolak karna ingin melihat pra badjingan itu di eksekusi.
Mereka berjalan masuk ke dalam pulau, Varez benar-benar diam bukan karna sedih atau apa dirinya sedang menahan diri untuk tidak langsung menerobos masuk dan membantai mereka semua.
Sambil memainkan belati kesayangannya Varez sambil bergumam seperti bernyanyi.
Gumaman itu menambah kesan horor di antara yang lain kecuali Varez sendiri, masih harus terus masuk ke dalam hutan dengan penerangan yang minim karna tak bisa sembarangan menggunakan senter atau pencahayaan lampu.
“Anu tuan muda, maaf tapi bisa berhenti bergumam?” Varez tak menghiraukan atau menatap orang itu tapi Varez berhenti bergumam.
“Di depan tuan” ketiga tuan muda itu tau kalau di depan temaptnya karna ada terlihat cahaya lampu walaupun agak redup.
Varez langsung di tahan Galaxy saat hendak mendekat ke area para orang tak tau diri itu, terdengar suara ******* entah perempuan atau laki-laki saat mereka mendekat.
Sekitar tiga belas gubuk berukuran sedang, setelah di jelaskan mereka paham ternyata para laki-laki itu menjadikan para perempuan menjadi budak pemuas nafsu,
“Diman...” belum selesai Galaxy bertanya Varez sudah melemparkan granat asap ke salah satu gubuk dekat mereka.
“PENYUSUP!!”
“Ahh uhukkk uhukk”
Terjadi kegaduhan, Galaxy hanya bisa memijit pelipisnya sedangkan Davian hanya bisa menghela nafas. Bahkan Varez sudah hilang dari samping nereka bersama Nio dan beberapa anggota.
“Urus pra wanita dan anak-anak!!” Perintah Galaxy sebelum dirinya menyusul Davian dan Varez.
Para anggota kini yang menghela nafas dan menggeleng sambil memijit pelipisnya melihat ketiga tuannya ini. Varez berssma anggota yang mengikutinya menculik tiga laki-laki di seretnya tiga orang itu menjauh dari lokasi.
“Jangan!! Jangan sakiti kita!!” Rahang Davian mengeras kala melihat para perempuan itu ternyata seumuran dengan Alana bahkan di bawah unur sepertinya.
“Urus!” Perintah Davian.
Para laki-laki itu menyerang entah dengan pedang, pistol, juga tombak. Namun sayang pistol yang mereka gunakan tak memiliki peluru banyak karna para anggota BBBD berhasil menyingkirikan peluru yang ada.
Jeritan terdengar tak jauh dari mereka, erangan kesakitan sangat jelas dari suaranya. Tak ada yang peduli dan tak ada yang khawatir tentang itu Varez benar-benar kejam seperti melihat orang lain di tubuh Varez.
“Asrghhh!!” Memang tiga orang itu tak menyerang Varez karna badan mereka di rebahkan dan di ikat ke pohon.
Membawa gas untuk kompor portable, Varez menyalakan pematik di bantu gas itu. Varez tak bersuara sama sekali dirinya membakar salah satu kaki dari tiga orang itu jeritan panas dan sakit terdengar.
“Tolong ahhh tolong amp argh ampunn!!!”
Varez tak suka, sangat tak suka kebisingan saat orang itu berteriak pipa pendek untuk mengeluarkan api itu Varez masukkan ke dalam mulut orang itu dan ya Varez menghidupkan api saat pipa itu tertanam ke dalam mulutnya.
Dengan sekejap orang itu berhenti bicara, bau gosong tercium saat wajah orang itu benar-benar terbakar.
#teskriuk
Tak sampai di situ Varez berulang kali menusuk-nusuk kepala orang itu sampai tembus tengkorak kepalanya. Setelah itu Varez menguliti bahkan merobek acak perut nya bisa di bilang sobekan itu sangat tidka normal atau tidak masuk akal untuk di sebut sobekan.
Darah dan organ dalam orang itu berserakan, Varez mengambil hati orang itu lalu menancapkan di ranting pohon untuk di jadikan tusuknya, membakarnya hingga matang.
Dua orang tersisa, keduanya menangis meminta ampun dan meminta di bebaskan bahkan sampai kencing di celana, Varez hanya membuat keduanya memperhatikan apa yang sedang terjadi dengan temannya.
“Tuan muda, ini sudah matang” Varez mengambilnya.
“Tu..tuan hikss ampun tuan!!”
“Maafkan kia tuan!! Kita salah apa hiks”
Varez yang tadinya sudah hendak berjongkok kembali berdiri dan langsung menendang kepala orang yang bertanya mereka salah apa? Salah apa katanya? Sangat-sangat tidak sopan sekali para badjinghan ini.
“Kalian tak tau kenapa kalian jadi seperti ini?”
“Kalian benar-benar iblis berkedok manusia!!!” Ujar Varez,
“MAKAN!!!” Perintah Varez,
Hati manusia yang di bakar matang tanpa bumbu apapun, membayangkan nya saja membuat mual apalagi di suruh memakan habis organ manusia yang di bakar matang itu.
“Kenapa diem hmm?”
“Tuan maafin kita tuan!!”
“Saya akan mengembalikan harta milik tuan maafin kita!!!”
“Benar tuan!! Kita salah maafkan tuan!!” Tawa renyah Varez terdengar mengerikan.
“This bastard (badjinghan ini)” Varez menginjak salah satu orang itu tepat di *********** atau aset berharga milik mereka kencang tanpa peduli jeritan kesakitan.
Bahkan anggota lain sampai menutupi milik mereka sambil memasang muka seperti ngilu, semakin orang itu berteriak kesakitan maka semakin kencang Varez menginjak nya.
Keluar darah dari balik sepatu both Varez, tatapan datar dari mata Varez menandakan dirinya tak memiliki rasa belas kasihan sama sekali, lalu Varez berucap kembali ke salah satu orang yang masih sadar.
“Makan!” Dan ya irang itu langsung memakan sambil menahan rasa mual.
“Bangunkan sampah itu!!” Perintah Varez.
Anggota membangunkan orang yang pingsan akibat Varez menginjak asetnya sampai berdarah, memang benar-benar anak raja dan ratu kegelapan tak memiliki rasa belas kasihan.
Sedangkan Davian, Davian mencampurkan beberapa racun cobra bahan kimia di salah satu suntikkannya, ada tiga suntikan isi cairan dalamnya berbeda-beda. Darah cobra bercampur kimia, cairan dari tumbuhan beracun, dan bahan kimia yang bisa mencairan tubuh manusia.
Karna Davian tak suka kebisingan, mulut mereka bertiga di jahit tanpa bantuan bius, jahitan asal dan saling menumpuk di mulut mereka. Suntikkan itu sudah di suntikkan ketika selesai menjahit.
Selagi menunggu reaksi racunnya, dengan santai Davian menguliti tubuh nya dari dada sampai pinggang Davian menancapkan belati lalu menariknya sampai bawah seperti sedang menggaris.
Tak memakan waktu lama Davian sudsh mengetahui reaksi atau seberapa lama racun itu untuk mengontrol tubuh manusia atau menguasai tubuh manusia.
Selain racun dari bahan kimia, dua orang lainnya masih banun dan menjerit kesakitan namun tak bisa terlalu kencang karna mulut mereka di jahit. Davian membawa keduanya ke perahu kecil yang ada.
Di letakkan keduanya di atas perahu itu lalu melumuri dua orang itu dengan bensin, ah ya badan mereka juga di ikat agar tak bisa melompat ke air, kaki mereka juga sudah di potong dua-duanya agar tak bisa berjalan.
Dan tak butuh waktu lama, perahu itu mengambang di atas lautan gelap dan luas, saat itu juga api membakar kedua manusia itu di atas perahu keduanya mencoba bergerak, menjerit dan menggoayangkan perahu karna perih sakit dan panas menjadi satu di tubuh mereka.
Davian berdiri sambil memperhatikan keduanya, masih kurang mungkin itu yang dapat di kihat dari raut wajah Davian sampai perahu itu tak lagi bergerak-gerak dan dua orang itu terbarung tak bernyawa dengan api yang masih menyala di badan mereka.
Tak sadis bukan wkwkwkwkwk
...đź–¤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENđź–¤...