The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 64



“Kalian yang berani melukai anakku?” Suara Kaila menggema seisi lorong gelap itu, suasana semakin mencekam karna hanya terdengar suara bahkan tubuhnya tak terlihat.


“Harusnya kalian menembak orang tuanya terlebih dahulu bukan mereka” ujar Kaila sambil memilih belati yang sangat tipis.


“Apa kalian punya anak?” Kaila berjalan menuju kursi yang sudah di sediakan.


“Jawab!” Bentak Kaila.


“Tidak”


“Punya” ucap keduanya bersamaan.


“Kalian akan mati hari ini, apa kalian tidak takut setelah aku membunuh kalian. Keluarga kecil yang sedang menunggu di rumah jadi sasaran selanjutnya?” Mata keduanya menatap Kaila.


“Apa kalian masih mau bungkam?” Tanya Kaila.


Keduanya diam, membuat Kaila geram dan langsung menendang wajah salah satu pria itu. Arion? Sang suami itu memilih menunggu di ruang tunggu dari pada ikut ke ruang bawah takutnya sang istri tak merasa bebas.


“Saya tidak pernah menganggu kehidupan anda! Tapi dengan lancang anda menganggu kehidupan saya!!”


...CKREAKKKKKK...


“Akhhh!!!!”


Kaila menarik salah satu tangan pria itu dan memutar lalu menariknya, walau badan Kaila di bilang kecil tetap saja jika sudah berganti kepribadian menjadi Kalia semua itu sangat enteng.


...Ckreatttt...


“Siapa bos kalian” Pria yang di tanya itu tidak menjawab.


Setiap pertanyaan yang di tanya oleh Kaila, jika mereka tak menjawab maka Kaila akan dengan senang hati menggoreskan belati tipis miliknya itu ke tubuh korbannya.


“Siapa bos kalian!” Tanya Kaila lagi namun masih sama.


Sudah hampir puluhan lebih goresan-goresan seperti barcode di lengan orang itu, Kaila berdiri lalu mengambil wine yang tersedia.


Wine itu beralkohol sangat tinggi, menunpahkan di barcode pria tersebut dan tentu saja jeritan yang sedari tadi di tahan kini mulai berteriak kencang.


...BUUKKKKK...


Kaila menendang kepala laki-laki itu karna teriakannya seperti banci.


...SREKKKKKK...


Dari bawah leher balakang sampai pinggang Kaila membuat goresan lurus darah segar keluar di punggung laki-laki itu. Kaila lebih banyak diam karna sudah cape berbicara.


Mau mereka berkata jujur atau tidak tetap saja mereka akan mati di tangan Kaila, Kaila hanya memikirkan siapa yang berani meneror Alana karna itu saja yang belum terpecahkan.


Pasti keduanya terhubung dan tidak mungkin tidak apalagi ledakan itu pasti ada dalang di balik itu semua.


Kaila lagi dan lagi menunpahkan wine itu ke punggu laki-laki itu sampai tak terdengar jeritan lagi karna pingsan, meminta anak buahnya untuk menyiram yang pingsan itu agar kembali bangun.


Kalian bayangkan tubuh pria itu sudah penuh dengan darah juga wine, namun Kaila merasa belum puas seperti ada yang mengganjal di hatinya.


“Bedah! Ambil organ tubuhnya buat jus untuk kelinci Varez!!” Ujar Kaila.


“Baik Queen”


Jeritan demi jeritan terdengar dan menggema seisi ruangan bawah tanah itu, kedua laki-laki itu di bedah tanpa bius belum lagi cara di bedahnya terlalu kasar.


Kaila diam menatap mereka, otaknya bertravelling memikirikan dan mengingat siapa yang paling parah memiliki dendam dengan dirinya.


Kalian sangat jarang bahkan hanya beberapa kali kan melihat Alderioz tawuran? Ya karna Davian di ajarkan oleh orang tuanya. Tak perlu memper banyak musuh lebih baik memperbanyak teman walau kadang ada yang munafik setidaknya kita sudah mencoba memilikinya.


“Honey” Arion menghampiri Kaila memeluknya dari belakang.


“Mandi dulu! Varez udah bangun” Kaila mengangguk.


“Bereskan jangan sampai meninggalkan jejak! Jika itu terjadi maka kalian berdua yang akan aku eksekusi” ancam Kaila ke anak buahnya.


“Udah enakan?” Tanya Alana yang langsung di angguki Varez.


Galaxy ingin sekali menjahili sang adik dengan mengingat kejadian dimana sang adik pingsan, namun takut di amuk Davian. Apalagi saat ini abangnya salah sedikit bisa ngebacok.


“Bang Gala muka nya ngeselin!! Keluar gih ganti kamar inap” usir Varez.


Varez merasakan aura-aura jahat dari tubuh Galaxy makanya memilih mengusir sang abang itu, padahal memang ruangan mereka di satukan. Agar memudahkan Kaila menjaga keduanya.


...Ting...


Ponsel Davian dan Galaxy berbunyi bersamaan.


...BUDAYA (chat grub)...


Ucup


kita mo besuk ni boss!!


Boleh kan?


Galaxy


besuk kalo cuman bawa buah skip Cup!


kecuali bawa lamborgini, ferari atau cewe


baru boleh!


Abi


ngelunjak lu Gal!


Arga


otw


Galaxy


bawa lambo gak? Sebagai hadiah.


Sam


bawa gampang.


^^^Davian^^^


^^^hti2^^^


...Read...


Kaila Arion datang bersamaan dengan inti Alderioz, mereka canggung-canggung berada di dalam lift bersama orang tua twins itu.


“Kalian bawa apa?” Tanya Arion.


Mereka semua tersedak, ya mereka membawa buah-buahan juga salah satu papperbag entah apa isinya.


“Bu..buah om” ujar Ucup.


“Oh, siapa yang suruh bawa buah? Galaxy ap Davian?”


“Galaxy om” ceplos Abi.


“Anak itu, maaf merepotkan” ujar Arion.


Sebenarnya Arion dan Kaila sudah meminta anak-anknya jika ada teman yang datang tak perlu membawa bingkisan karna semua sudah tersedia di ruangan itu.


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...