
...SELAMAT DATANG KEMBALI READERS TERSAYANG!!...
...OPENING BARU NIH WOY WK...
...SELAMAT MENIKMATI CERITA YANG BANYAK KETIKAN TYPO NAMUN HARAP DI MAKLUMI KARNA SEMUA MANUSIA TAK ADA YANG SEMPURNA SELAIN PENCIPTANYA....
...TAK PERLU BANYAK BACOT KARNA AKU TAU KALIAN MENUNGGU DAN MENANTI KAN CERITANYA....
...TAPI SEBELUM ITU AKU HARU NGINGETIN KALIAN KARNA BUKAN CUMAN APCAR SUAMI ATAU MANTAN KALIAN AJA YANG BISA NGINGETIN ATAU NGANGENIN TAPI AKU JUGA!...
...JANGAN LUPA FAVORITKAN LALU LIKE KOMEN DAN VOTE KARNA ITU BENTU KALIAN MENDUKUNG SETIAP CERITA AKU ANJAII....
...BTW BTW...
...KLEAN UDAH KANGEN MANTAN BELUM? ...
...EH MAKSUDNYA KALIAN UDAH MAKAN BELUM? BELUM AHHHH LEMAHHHH ...
...MAKAN SANA NANTI. KALAU KAMU SAKIT YANG NYAKITIN AKU SIAPA? Wkwkwkwkwkwk...
...GAK DENG BERJANDAA EH...
...BERCANDAA...
...BANYAK BACOT KAN KAN KANN?...
...DAH LAH LANGSUNG SAJAAA KE CERITANYA,...
...SEBELUM KE CERITANYA MAU NGINGETIN BANYAKIN KOMEN BIAR DOUBLE UP....
...MAU DOUBLE UP? YUK SPAM KOMEN...
Davian dan Galaxy sudah siap untuk berangkat bersama kedua bocil ini.
Keduanya masing-masing membawa bocil itu tentu tak lupa helm, Keduanya tentu sudah di ijinkan ikut oleh Arion walau tanpa persetujuan sang istri karna Kaila masih tidur.
“Siap??” Tanya Galaxy yang langsung di balas teriakan oleh Alistier
“SIAPPPP” mereka pun berangkat.
Hari minggu dimana hari yang anak remaja tunggu untuk berlibur bahkan para orang tua pun juga menunggu hari libur ini untuk rehat dari pekerjaan sebentar.
Butuh waktu setengah jam untuk segera tiba di markas karna jaraknya cukup lumayan jauh dan lagi mereka membawa duo bocil yang mana membuat mereka tak bisa memakai kecepatan tinggi di jalan.
Di lampu merah mereka berhenti banyak orang-orang yang ikut berhenti melihat ke arah mereka lucu, gemas dan iri melihat nya dan terpukau tentu saja.
...BRUMMMM...
Alistier menggeber motor Galaxy bukan amrah Galaxy malah terkekeh,
...BRUMMM BRUMMM...
Alastair ikut menggeber motor Davian seperti yang di lakukan Alistier keduanya terkekeh senang, setelah lampu berubah hijau mereka pun langsung melajukan dengan kecepatan sedang motor mereka.
Setiba di markas...
“Bawa pasukan”
“Tumben duo bocil ikut”
“Roko matiin” ujar Galaxy yang langsung di lakukan anak buahnya yang meroko.
“Abang Ucup!” Ujar Alastair
“Kenapa hmm?”
“Gak aja”
“Minta duit buat jajan” ujar Alistier ke Galaxy
“Jajan dimana?”
“Kata abang Bale mau jajan itu bayar” Bale langsung angkat tangan tanda tak tau apa-apa.
“Gue kagak ada ngomong gitu Gal sumpah”
“Nih” Galaxy memberikan uang sepuluh ribu satu-satunya di dalam dompet bukan duit Galaxy habis hanya saja hanya ada satu uang sepuluh ribu sisanya ratusan semua.
...🌑🌑🌑...
Di salah satu bukit milik keluarga Uciha yang mana saat ini di jadikan Aiden tempat berburu binatang dan lagi temapt ini di jaga ketat oleh para bodyguard masing-masing.
“Buruan yang beratnya paling kecil akan membayar makan malam kali ini” ujar Aiden
“Tentunya di restoran paling mahal dan kelas atas” ujarnya lagi.
“Oke” Varez hanya merespon seperti itu.
Salah satu penjaga sekaligus bodyguard Aiden memberitahukan apa saja yang ada di dalam hutan ini semua hewan buas masih ada di dalam terutama ular dan beberapa lainnya kecuali singa tak ada maupun macan karna sudah di pindahkan ke hutan yang ada di Jepang oleh keluarga Uciha.
Mereka bersiap pergi dengan bodyguard masing-masing dan juga mereka harus kembali sebelum matahari tenggelam hanya boleh memburu tiga ekor binatang tak boleh lebih.
Varez bersama Nio dan lima orang lainnya pergi mengunakan kuda, Aiden dan Rey juga sama menggunakan kuda memasuki area hutan perbukitan.
Seperti pangeran-pangeran jaman dulu berburu menggunakan kuda mereka sangat tampan siapa saja yang melihatnya pasti akan terpesona,
“Apa kita harus menang tuan muda?” Tanya Nio,
“Ya tentunya” Nio mengangguk paham.
Mereka tak menggunakan pistol melainkan panah maka itu pasti sangat sulit, tetapi bagi Varez itu tak sulit sama sekali dirinya sangat sering berburu menggunakan panah walau setahun belakangan ini sudah jarang melakukannya karna malas.
Varez memberi kode untuk pelan-pelan karna melihat ada rusa, perlahan tapi pasti Varez membidik rusa tersebut dan lepas karna kuda Varez bergerak saat itu.
“Hiat!!” Varez mengejar rusa tersebut
“Tuan muda pelan-pelan”
“Hiat hiat!!”
Mereka memilih mencari binatang lain karna rusa itu sudah pergi dan entah kemana mereka tak bisa menghabiskan waktu begitu saja.
“Tuan muda di sebelah sana ada rusa lagi” ujar salah satu bodyguard yang Varez perintahkan melihat sekitar.
Varez menuju lokasi yang di beritahukan benar saja ada rusa bahkan lebih besar dari yang tadi sedikit berisi.
“Apa dia sedang hamil?” Tanya Varez,
“Sepertinya iya” Varez mengurungkan niatnya lalu meminta bodyguardnya untuk memberikan tanda ke rusa tersebut lalu memberitahukan menggunakan hate kalau ada rusa yang hamil agar mereka tak gegabah dan membunuhnya.
“Kalau tak ada rusa, beruang pun jadi” ujar Varez menyeringai kala terlihat tak jauh ada beruang hitam .
“Aku menyukai hutan ini”
Nio sedikit begingung untuk menjawab atau bertanya karna hutan ini milik keluarga Uciha tak mungkin dirinya membeli paksa.
...GROARRRRR...
...SETTTTTT...
Anak panah itu menancap di dada Beruang itu dan beruang itu langsung tumbang, Varez meminta salah satu anak buahnya memberikan obat bius agar tak membunuh beruang itu.
Varez masih berlanjut mencari hewan buruan lainnya karna masih ada beberapa jam lagi tentu bakal Varez gunakan waktu itu dengan menangkan dua hewan lainnya.
Varez sedikit terpana karna ada air terjun di dalam hutan ini, keluarga Uciha benar-benar mendapatkan hutan yang bagus menurut Varez.
Padahal hutan milik keluarga Nelson dan Walsh bahkan tak kalah jauh bagusnya ada danau dan air terjun juga, Varez memang sangat menyukai alam makanya dirinya selalu terpukau.
Setelah berburu selesai, mereka juga sudah kembali ke basecamp mereka pun menimbang semua hewan buruannya.
“Wah lo dapet beruang!” Ujar Rey
Rey hanya mendapatkan dua rusa dan satu kelinci, sedangkan Aiden hanya mendapatkan satu rusa dua kelinci dan Varez satu beruang dua rusa.
“Jangan lupa traktir makan” ujar Varez sombong.
“Nye-nyenyee” ucap Aiden.
“Tuan muda Varez juara pertama dan Tuan muda Rey kedua lalu Tuan muda Aiden juara ketiga”
“Aish pilih mau restoran mana” ujar Aiden,
“Restoran di pethouse Zmall” ujar Varez,
“Gila lo?”
“Perjanjian tetap perjanjian” ujar Rey
Zmall adalah mall dimana Alana yang di serang oleh Kembaran Caca saat itu untungnya ada Harsa yang membantu menjaga Alana sampai Varez datang.
“Di situ murah” ujar Varez
“Murah emang murahhh” Varez dan Rey terkekeh.
Restoran itu memang murah seperti yang Varez bilang namun hanya saja Aiden tau itu milik keluarga Walsh dan pastinya Varez dengan sengaja menaikkan harganya nanti sudah sering terjadi seperti ini bahkan ketika Varez yang kalah Aiden maupun Rey tak segan-segan melipat gandakan pembayaran.Mau heran tapi mereka tuan muda dari keluarga terkaya di dunia.
“Beruangnya bakal sadar jadi sebelum sadar tolong di obati” pinta Varez,
“Tentu tuan mda”
“Lo gak bunuh?” Tanya Aiden,
“Gue cuman ngelukain gak gue bunuh” Aiden menggeleng ternyata Varez bukan hanya orang brutal jika sedang marah juga memiliki sifat kasihan ke hewan tapi kenapa? Jika menghadapi manusia Varez selalu tak memakai sisi kemanusiaannya.
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...