
Alana membuka pintu sambil memegang ponsel di telinganya.
“Iya ada abang aku di rumah, kamu jangan gitu dong! Kan aku takut ijinnya sama abang aku”
“Sayang iih!! Gak usah nanti aja aku takut”
Percayalah yang di dengar Davian dan Galaxy hanya bagian “sayang iih” yang lainnya tidak.
“Siapa Ala?” Tanya Davian.
“Kamu mau ngajak aku jalan? Tapi kan kamu tau by aku gak boleh keluar rumah”
“Tipi kin kimi tii bi” cibir Galaxy dengan raut wajah kesal.
“Sayang kamu jangan nekat ke sini deh!! Aku bilang abang aku galak!!”
“Sayang!!” Aura Davian dan Galaxy sudah sangat tidak mengenakkan, inti Alderioz saja sampai bingung dan ikut Kepo siapa yang menghubungi Alana.
“Honey!!!”
“Siapa Ala?” Tanya Davian lagi.
“Temen Ala bang!”
“Aku kan gak mungkin jujur kamu pacar aku! Kamu tau sendiri aku gak di bolehin pcaran!!” Bisik Alana namun tetap terdengar jelas oleh keduanya.
“Ko kamu udah di depan aja!!” Kesal Alana.
“Sam Cup periksa dari balkon!!” Perintah Davian.
“Sayang kamu pulang aja!!”
“Sini bro masuk! Kalo mau ngajak ade gue jalan sini ospek dulu sama gue!!” Ujar Galaxy di depan Alana.
“Ada mobil si Dav di depan, Ferari hitam” ujar Ucup.
Alana sedikit tersentak kaget padahal ini cuman prank ko bisa beneran ada mobil di depan.
Davian menatap Alana datar sedangkan Galaxy menatap Alana tajam keduanya berjalan meninggalkan kamar itu untuk turun menghampiri siapa yang datang.
“Abang jangan!!” Ujar Alana.
“Diem Ala! Kamu udah gak bisa di atur sekarang ya!!” Ujar Galaxy.
“Iih abang ko gitu!!”
Mereka semua masuk ke dalam lift, Davian diam saja berbeda dengan Galaxy yang sudah tersulut emosi karna kata “SAYANG IIIH” ingin sekali Galaxy membanting cowo yang berani menjadi kekasih sang adik.
“Di parkiran mana tadi lo liat Cup?” Tanya Galaxy.
“Kalo dari kamar tadi sebelah kiri” mereka pun menuju parkiran yang di sebutkan Ucup.
Terlihat mobil ferari hitam yang berada di parkiran masih hidup mesinnya belum di matikan, Davian mendekati ke kursi supir lalu mengetuknya.
“Bro keluar dulu sini” ujar Davian.
Sedangkan yang di dalam mobil hanya diam saja.
“Lo mau ajak ade gue kan? Keluar dulu lah” Ujar Galaxy.
“Gak sopan kalo gini bro! Keluar dulu bentaran” ujar Galaxy lagi.
Kacanya dari luar sangat gelap makanya tak terlihat siapa yang ada di dalam, Galaxy dan Davian yang sudah kesal karna tak kunjung di buka pintunya pun langsung menggedor sedikit kencang.
“Keluar gak lo!!” Ujar Galaxy kesal.
“Lahh? Uncle!!” Ujar Galaxy.
El membuka pintunya, El baru saja tiba setelah perjalanan bisnis ke kota sebelah dan dirinya baru saja tidur karna sudah ngantuk berat tapi para keponakannya ini sedari dia tiba tak mengijinkan untuk tidur.
“Kenapa si? Uncle ngantuk banget sumpah” ujar El.
“Bukan cowo nya Alana?” Tanya Arga dan yang lainnya.
“Ini om gue” ujar Galaxy.
“Anu itu bang sebenarnya ini prank doang hehehehe”
“Terserah kalian lah!! Uncle ngantuk” El berjalan masuk ke dalam rumah.
Sedangkan Davian dan yang lainnya masih mencerna maksud dari semua ini.
“Jadi kita di prank?” Tanya Ucup.
“Hooh kalian kita prank” ujar Varez.
Davian seketika badmood dia berjalan masuk ke dalam tak menghiraukan yang lain. Dirinya benar-benar sedang marah karna membayangkan sang adik punya pacar saja rasa ingin membunuh semua laki-laki di dunia ini meningkat.
🌑🌑🌑
Setelah makan malam, di karna kan besok libur Kaila meminta inti Alderioz untuk menginap karna Kaila juga merasa kalau anak-anaknya bakal bosan di rumah terus tak di perbolehkan keluar.
“Kalian mau barbeque an?” Tanya Kaila.
“Terserah aja mom” ujar Galaxy.
“Okey nanti mommy minta maid siapin, maafin mommy sama daddy ya ngelarang kalian itu jalan-jalan sementara waktu”
“Gapapa mom, Ala seneng ko” sambil memeluk sang mommy Alana berucap.
“Iya mom gapapa” ujar Galaxy juga mengecup pipi Kaila.
“Terus aja Gal Truss” ujar Arion sambil bercanda.
Mereka saat ini berada di kamar Arion dan Kaila, yang lain berada di kamar Game bersama Davian.
Galaxy yang di minta terus pun kembali mencium pipi sang mommy bahkan pipi Alana juga.
“Bang mending kamu nyusul yang lain deh” ujar Arion lagi.
“Mom Tier mau di muach juga!!” Ujar Alistier.
“Masih kecil dan muach muach gak boleh” ujar Galaxy.
“Biarin, Tier ganteng gapapa ble” ujar Alistier.
“Dihh bocil”
“Abang” tegur Kaila.
“Bercanda mom” Galaxy kembali mencium pipi Kaila sampai membuat Arion geram sendiri.
Arion menarik pelan tangan Galaxy lalu menuntunya pergi keluar dari kamar mereka, bagi Arion hanya miliknya seorang. Tak rela berbagi walaupun itu dengan anak sendiri.
“Kalah saing ngusirr dasar daddy” ujar Galaxy sebelum berlari kencang dari pada di ceramahi oleh Arion setelahnya.
...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...