
...Haii💜...
...Gak cape-cape aku ingetin kalian buat Like dan komen💜...
...Oh iyaa......
...Apakah ada yang ingin kalian sampaikan ke??...
...Davian?...
...Galaxy?...
...Alana?...
...Varez?...
...Atwins?...
...Silahkan di kolom komentar kalian bilang apa yang ingin kalian katakan ke anak-anak itu😭...
...Kayaknyaaaaaa aku bakal double up anjaii nichh tapi ini agak pendek dan bab selanjutnya agak panjang yo.....
...Jangan lupa juga follow ig anak-anakk.....
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...Untuk Arcella udah tamat yaa💜🙏...
...Di tunggu season dua insya Allah kalo ada jalannya. Pokoknya aku mau fokus ke The little devils dulu, kecuali dan bisa atur jadwal dan gak jarang-jarang up lagi buat season dua nya💜🙏...
Galaxy dan Varez berada di mall, walau Varez masih menggunakan pakaian tadi tetap saja wajah tampannya tak mengatakan kalau dirinya jelek.
Keduanya menggunakan kacamata hitam dan style serba hitam juga sepatu dan tentunya mereka di kawal persis seperti artis yang sednag berbelanja.
Semua mata tertuju kearah keduanya, mau wanita ataupun pria semua terpukau ada juga yang tak suka melihatnya karna kalah saing, Davian tak ikut karna dirinya lebih memilih santai di kamar dari pada tebar pesona seperti Galaxy.
Varez sebenarnya tertekan dirinya tak terlalu suka jadi pusat perhatian namun apalah daya dirinya juga putra dari kedua orang yang sangat di kenal dan terkaya di dunia pastinya menjadi pusat perhatian orang-orang.
“Ganteng banget”
“Idol kah?”
“Artis mana tuh?”
“Gila gila gila gue ketemu artis”
“Mah liat deh itu jodoh aku”
“Gantengan juga gue” ucap laki-laki yang tak ingin kalah.
“Mau muntah gue dengernya” ujar perempuan yang tak sengaja mendengar ucapan laki-laki itu.
Keduanya berada di salah satu ruangan VVIP untuk memilih-milih pakaian, Varez dan Galaxy bingung harus membeli yang seperti apa biasanya pakaian mereka yang memilihkan adalah Kaila dan Alana namun kini keduanya sednag tak ada di tempat.
“Beli yang mana aja udah” ujar Galaxy mengambil beberapa set pakaian serba hitam semua begitupun Varez.
Dalam ruangan ini tersedia beberapa merk ternama seperti Gucci, Dior, Harmers, LV dan lainnya karna memang Galaxy yang meminta untuk di bawa ke dalam ruangan ini.
“Sepatu” ujar Varez.
“Gua mau sendal deh” ucap Galaxy.
“Dari Fila aja” ucap Galaxy lagi yang langsung di angguki Varez.
“Jordan juga bagus si” ucap Varez.
“Ambil aja satu satu pa susahnya” Varez mengangguk.
Note: jangan biarkan cowo, pacar atau suami kalian berbelanja ya bestiee bisa-bisa kaya mereka ini.
Hampir satu Miliar mereka berbelanja masing-masing melebihi 500jt untungnya mereka no limit kartunya tak seperti kita yang jajan di indomaret aja mikir-mikir.
“Banyak juga” ucap Galaxy kala melihat beberapa bodyguard yang membawa papperbag belanjaan mereka.
“Rez, kayaknya kalau sebanyak ini Davian bisa marah deh” keduanya seketika berhenti melangkah.
Mereka melupakan Davian, bukan marah karna belanja sebanyak ini tetapi Davian sedari tadi sebenarnya sudah menghubungi mereka namun mereka tak mengangkat panggilan tersebut.
“Aish!!”
“Ck!! Mampus nih gunung es bisa mencair habislah!!!” Keduanya langsung berlarian tak peduli dengan orang-orang yang menatap mereka heran.
Para bodyguard masih terdiam di tempat karna mereka kaget kedua tuannya langsung berlari, beberapa detik kemudian barulah mereka menyusul para tuan muda yang suka bersikap random tersebut.
...🌑🌑🌑...
“Maaf napa bang!!” Ujar Varez dan Galaxy ke Davian.
“Ck!! Belanja sebanyak itu kalian mau buka toko?”
“Biar nanti gak belanja lagi” ujar Galaxy
“Ngejawab tros!!”
“Kan abang tanya” ucap Varez yang langsung di angguki Galaxy.
“Hmmm” Davian hanya menghela nafasnya lagi-lagi dirinya harus berpikir jernih jangan sampai terbawa emosi karna adik-adiknya ini memang seperti ini harus di maklumi.
Davian memilih makan dari pada melanjutkan perdebatan tak ada ujungnya apalagi saat ini satu vs dua dan juga dua orang di depannya ini jika sudah seperti ini selalu saja akur dan slaing bekerja sama untuk lolos dari masalah.
Setelah makan mereka menghubungi orang rumah, Alana akan kembali ke tanah air besok untuk pertama kalinya Alana sendirian di sana walau ada keluarga tetapi tak ada kedua abangnya dan adiknya.
Galaxy sudah memerintahkan anggota Alderioz untuk selalu menjaga dan mengawal Alana jika berada di sekolah bahkan para inti juga akan mengawal Alana kemanapun di kuar sekolah tanpa di minta kedua nya. Karna bagi mereka Alana adalah Ratu dan princess Alderioz berliannya Alderioz.
Mereka masih berada di restorant, Davian menatap ke arah luar kaca terlihat jelas pemandangan di kota Paris sangat cantik dan indah.
“Gue bakal pastiin kita sekeluarga ke sini lagi sama-sama setelah semuanya beres” ucap Galaxy kala melihat mata Davian yang terpancar kesedihan.
“Hmmmm” Davian hanyar berdehem.
“Ganteng banget si tu cowo” ucap perempuan yang sedari tadi memandang ke arah Galaxy.
“Papa kaya pernah ketemu dimana ya” ucap sang ayah.
Tiga pangeran Kaila berdiri untuk kembali ke hotel segera karna hari semakin malam dan besok mereka akan menghadiri konsprensi pers . Varez menatap mata perempuan yang sedari tadi memperhatikan mereka, perempuan itu tersenyum ke arah Varez namun Varez hanya menatapnya datar tanpa minat.
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...