The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 4



Senin pagi..


“Woy ada dasi lebih gak?”


“astagfirullah dasi gue gak ada”


“Yang gak nyaut abis upacara gue ajak gelud!!!” Putus Galaxy dirinya sendiri tak ada dasi sedari tadi entah kemana dasinya


“Ada gak Gal?” Tanya Arga


“Gak ada cok!”


“Bolos lah Gal kuyy warjang aja” ajak Ucup


“Kuyyy!!” Sam melirik ke lapangan dari lantai dua lalu ke dalam kelas nya dilema ingin bolos atau ikut upacara


“Sam lo perwakilan deh!” Ucap Bale


...PLETAKK...


“Kalo dia gak bolos kita yang ketauan” Ucup megeplak kepala Bale


“Keburu Bu Wati patroli cok!” Ucap Abi


Mereka pun turun lewat tangga belakang yang langsung gudang tentu nya mereka akan lewat pintu kecil untuk yang mana hanya mereka dan anggota Alderioz lain yang tau tempat ini.


“Jangan bilang Davian” ucap Galaxy


“Mana sempat keburu Ucup ngepap ke grub Budaya” Arga mengarahkan ponselnya ke arah Galaxy


Mereka sudah berada di Warjang dengan cepat dan tentunya bersembunyi di pojokan agar mereka tidak terciduk.


“Cup sini deh” dengan senyum manis nya Galaxy meminta Ucup mendekat


“Nape bos?”


...PLETAKKKKK...


“Anj Gal punya dendam lo?”


...Drttttttt...


...Drtttttt...


“Kan! Elu si Cup!” Kesal Galaxy lalu mengangkat telpon dari Davian


Bang Davian (calling)


“Bolos lo?”


“Gak bawa dasi ilang”


“Abis upacara balik”


“Iyaa”


Panggilan berakhir


“Elu si Cup!! Udah tau Davian gak ada pake spoiler kita di sini lagi” Ucup hanya nyengir saja


Setelah menunggu akhirnya upacara selesai mereka pun kembali ke sekolah tentunya lewat jalan pintas tadi memang nakal sekali mereka ini.


...S...


...K...


...I...


...P...


Jam istirahat...


Di waktu yang sama...


“Kamu jangan dekat-dekat Varez! Dia nakal” ucap laki-laki teman sebaya Varez


“Varez gak nakal!!” Ucap Varez


“Kamu nakal! Kamu ambil makanan aku!”


“Kan aku udah bilang minta”


“Bohong! Kamu pasti miskin kan gak punya uang makanya minta punya aku”


“Kamu kenapa ngomong kaya gitu! Kalo kamu gak suka aku minta! Aku minta maaf”


“Kamu orang miskin kan makanya minta makanan aku!”


...PLAKKKK...


Varez yang kesal langsung memukul kepala anak laki-laki itu, menangislah anak laki-laki yang bernama Dino Abrana saking kesalnya dirinya di bilang bohong


Terjadilah perkelahian antara keduanya, Varez badanya yang agak besar pun lebih unggul dari Dino.


“Astagfirullah kalian ini ya!!” Dua guru yang mau ke kantin langsung merelai mereka


“Kenap ini hmm? Jelasin ke ibu!” Tanya guru itu


“Varez udah bilang minta dikit malah di tuduh gak bilang kalo minta!!” Ucap Varez dengan nada kesal


“Sudah-sudah jangan kelahi”


“Minta maaf” titah salah satu guru yang ada.


Keduanya di bawa ke ruang guru, orang tua mereka di minta datang bukan tanpa alasan agar tidak terjadi lagi kedepannya hal seperti ini.


“Saya gak terima ya bu! Wajah anak saya berdara seperti ini” ucap Ibu Dino,


Kaila masih dalam perjalanan karna kerepotan Twins rewel karna tak enak badan maka itu Kaila mengntarkan Twins ke Kantor Arion terlebih dahulu . Kenapa harus ke kantor Arion? Karna orang tua Arion tak ada di tanah air, Thalia kuliah di German sedangkan Athifa? Ikut ke Negara H bersama Albert .


Dan tak mungkin menitipkan twins ke Zainisha atau Zeanisha karna mereka sudah di pastika sangat sibuk.


“Varez emang mukul duluan! Tapi Valez gak bakal mukul kalo dia gak ngejelekin Varez!!”


“Anak nakal kamu! Sudah salah meneriaki ank saya lagi” tegur Ibu Dino


Alvarez diam seribu bahasa namun matanya masih menatap ibu Dino,


“Maaf saya terlambat. Ada masalah apa ya bu?” Tanya Kaila lalu duduk di sebelah Varez memastikan anak nya ini tidak apa-apa


“Anda orang tua anak ini? Tolong ajari anak nya jangan sampai saya bawa ke jalur hukum karna melukai putra saya!” Kaila melirik Dino lalu Varez


“Abang apain temen nya?” Tanya Kaila


“Memang anak tidak di ajarkan sopan santun” ucap ibu Dino


“Mohon maaf sebelumnya atas perilaku anak saya bu” Kaila meminta maaf atas kesalahan varez walau di lihat dari manapun Dino lh korban yang di hajar oleh Varez kan .


“Kalo gak bisa ngedidik anak yang baik! Jangan punya anak dulu mba!”


“Maksud ibu apa ya? Saya kan sudah minta maaf!”


“Maksud saya anak nya itu kurang ajar! Kalo gak bisa ngajarin anak jangan punya anak dulu! Jangan-jangan ibu hamil di luar nikah ya!!” Kevin yang menemani Kaila seketika meneguh ludah kasar,


“Jaga mulut ibu!” Peringat Kaila agar tak lepas kendali


Kaila sudah sangat lama tidak lepas kendali bahkan Kalia juga sudah sangat lama tidak menggantikan Kaila semenjak fokus mengurus anak-anak.


“Benar kan apa yang saya bilang? Makanya anda marah!” Kaila diam menetralkan emosi nya agar tak kelepasan di depan Varez


“Saya sudah minta maaf dan ibu malah makin mengejek saya dan anak saya?”


“Kenapa? Saya gak takut dengan anda! Jangan sampai suami saya tau kalau anak anda memukul anak saya!”


“Saya juga gak takut dengan anda! “Ucap Kaila santai namun penuh penekanan


“Anak sama ibu gak ada etika sam sekali”


“Minta maaf atau akan terima akibatnya?” Titah Kaila


“Ck kamu gak tau suami saya orang penting di negara ini hah! Berani sekali kamu minta saya minta maaf!!”


“Saya tunggu 1x24 gak ada permintaan maaf! Saya tak akan berbelas kasihan!” Peringat Kaila


“Varez ayo pulang boy, mommy akan pindahkan kamu ke sekolah milik Daddy!” Varez mengangguk


Kenapa Varez tidak sekolah di tempat Abnagnya dulu? Sekolah milik Arion yang di beli kala Kaila marah? Ya karna saat pendaftaran sekolah Kaila meminta Varez untuk memilih sekolah di mana, di sini lah Varez SD Garuda .


“Saya mau identitas semua dari orang itu!” Titah Kaila ke Kevin.


“Baik Queen”


Kaila dan Varez langsung menuju ke perusahaan Arion untuk menjemput Twins tentunya.


...🌚🌚🌚...


“Telor! Telor apa yang gak pecah?” Tanya Ucup


“Telor rebus!” Ucap Bale


“Salahh”


“Telor lo?”


Salah! Mau tau gak?” Mereka mengangguk


“Telotoar” Ucup terbahak-bahak sedangkan teman-temannya loading atau ngebuh


...PLAKKK...


“Itu trotoar geblekk!!” Bale yang sadar duluan setelah ngebug langsung memukul Ucup


“Lah kan emang betul?”


“Sae lu Cup sae!! Lu yang punya hari” Kesal Abi


Beginilah mereka bertiga untung saja Galaxy lagi keluar mengurus administrasi Davian agar boleh pulang, andai Ada Galaxy maka mereka akan menjadi empat sekawan yang gila.


Davian, Samuel, dan Arga itu tipikal pendiam dan juga gunung es namun lebih pendiam Davian karna sangat betah untuk tidka bicara sampai-sampai di kira bisu.


“Galaxy mana?” Tanya Davian karna dirinya tadi tertidur


“Ngurus administrasi”


...Click...


“Yok pulang” ajak Galaxy


“Idihhh, kita ikut ke rumah klean ya? Masa hampir 5taun kita barengan gak pernah kerumah lu pada selain apart” sindir Ucup


Memang Ucup ini nyali dan nyawa nya banyak karna berani langsung bertanya seperti itu .


“Gimana bang?” Davian mengambil ponselnya terlebih dahulu untuk menghubungi daddy nya


...Daddy (calling)...


^^^“Assalamualaikum dad”^^^


“Ada apa boy? Jemput?”


^^^“Enggak Dad”^^^


“Ada apa?”


^^^“Teman-teman kerumah ya?”^^^


“Terserah kalian,


sudah lama juga kan


kalian temenan ?


Kalau kalian mau silahkan”


^^^“Okey dad, makasih”^^^


“Okey , mommy kalian otw


Kantor daddy”


“Nanti daddy beliin makanan”


^^^“Iya dad”^^^


...Panggilan berakhir...


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...


...***LIKE LIKE LIKE...


...KOMEN KOMEN KOMEN...


...SPAM Y***...