
Inti Alderioz kini berada di sebuah taman kota mereka sedang membagikan beberapa nasi kotak yang biasa mereka lakukan setelah sholat jum'at atau bisa di sebut jum'at berkah. Tak hanya anggota inti tapi semua anggota Alderioz terbagi di beberapa tempat, walau mereka berbeda agama namun mereka tetap satu.
“Makasih ya nak semoga rejekinya makin lancar” ucap seorang bapak tua
“Bapak tinggal dimana?” Bapak itu melirik Galaxy sekilas lalu menunduk
“Bapak gak punya rumah nak kadang tidur di halte, mesjid atau depan toko orang”
Inti Alderioz merasa sesak dada walau mereka laki-laki hati mereka itu bisa juga seperti hello kitty yang nyesek kala mendengar hal menyakitkan.
“Bapak sendirian aja?” Tanya Ucup
“Iya Nak”
“Bapak kita kan punya rumah seperti kos-kosan nah bapak mau tinggal di sana? Tapi di sana juga rame pak” saran Sam
“Bapak gak punya duit Nak buat bayar”
“Gak perlu bayar pak, di sana sudah di sediakan temapt makan dan lainnya. Itu sejenis rumah untuk para lansia pak milik kita semua jadi gratis” ucap Arga
Mata bapak itu berkaca-kaca menatap para inti Alderioz, mereka inti Alderioz tak sembarang memilih orang yang ingin mereka ajak ke rumah lansia tersebut, mereka akan benar-benar mengajak orang tua yang memang tak punya siapa-siapa seperti bapak ini.
Rumah Lansia namanya, rumah ini juga sangat terkenal dan tak sembarang orang yang dapat tempat di sini, rumah lansia ini banyak pengusaha-pengusaha yang mendonasikan bantuan maka itu cukup terkenal dan tercukupi semua kebutuhan di sana.
Pemilik nya adalah anggota inti Alderioz mereka bertuju lah pemilik tersebut bagaimana bisa? Sebelum berdirinya Alderioz yang di ketuai Davian mereka sudah berencana untuk membangun tempat para orang tua yang terlantar bahkan tak hanay orang tua tapi kadang bayi dan anak-anak yang di buang orang tuanya juga ada.
Sejenis panti asuhan namun mereka tidak menggunakan nama panti asuhan melainkan rumah lansia dan untuk para bayi maupun anak-anak tak dapat di adopsi.
Oke back to topik!
“Bapak makan aja dulu nanti kita ke rumah itu sama-sama” ucap Galaxy
“Makasih nak makasih banyak” air mata bapak itu menetes
“Makasih ke kepercayaan kita masingomasing pak, kami cuman perantara untuk membantu orang yang membutuhkan pak” ucap Abi
“Makasih ya Allah” seraya bersujud membuat para inti panik takut terjadi salah paham oleh pengguna jalan lain.
Setelah beberapa saat mereka membagi tugas yang mana Davian, Ucup, Abi dan Arga melanjutkan membagi nasi kotak, sedangkan Galaxy, Sam, Dan Bale mengantarkan bapak itu ke rumah lansia.
...🌑🌑🌑...
“Ayo uncle! Anterin Varez ke tempat Oma!!” Rengek Varez ke sopir
“Tapi kata nyonya, tuan muda di rumah saja”
“Mana ada mommy bilang kaya gitu!”
“Ada tuan muda”
“Gak ada!! Masa Varez di tinggal sendirian mana ka Ala juga gak ada!”
“Kata nyonya tadi, Makanya Varez jangan ngambek di tinggalkan”
“Kan ngambeknya karna mommy gak bolehin Varez mandiin kelinci bukannya Varez di rayu biar gak ngambek malah di tinggal kerumah Oma! Gak di bangunin gak di ajak lagi” Varez mencak-mencak di depan pintu dirinya mau marah tapi takut dosa dan di banting daddy nya.
Varez mengambil ponselnya lalu menghubungi Davian abangnya inilah salah satu yang bisa di harapkan.
...Bang Dav😈 (calling)...
^^^“Assalamualaikum bang!!!”^^^
“Hmmm?”
^^^“Varez mau ke tempat oma!!”^^^
^^^“Masa om supir gak mau anterin!!!”^^^
^^^“Varez sendiri di rumah!”^^^
^^^“Bentar, Om nih bang Dav mau ngomong”^^^
^^^“Hallo tuan muda?”^^^
“Apa mommy yang minta?”
^^^“Iya tuan muda”^^^
“Yaudah, antar ke rumah oma nanti
gue yang telpon mommy”
^^^“Baik tuan muda”^^^
“Kalau dia minta beli boba atau cake
jangan di belikan biarkan saja dia”
^^^“Baik tuan muda”^^^
...Panggilan berakhir...
“Mari tuan muda saya antarkan “ Varez mengangguk lalu menerima ponselnya kembali
Keduanya menuju Mansion keluarga Walsh, Varez sedang menonton Doraemon di kursi belakang memerlukan beberapa waktu untuk tiba di mansion itu karna jaraknya lumayan jauh. Walau jauh dan memerlukan waktu banyak Arion tetap nekat mendekati Kaila. Ah andai kisah cintaku seperti itu wk.
“Om beli Cake dulu dong, Varez mau cake tiramitsu nih”
“Maaf tuan muda, kata Tuan muda Davian tadi jika tuan ingin cake atau boba jangan di belikan” Varez menghela nafas gusar
“Gak jadi kerumah oma deh! Ke kantor daddy aja!”
“Tapi tuan muda?”
“Om nurut aja gak ada yang berani mecat om ko ada Varez” mau tak mau supir itu mengangguk.
Setiba di perusahaan Walsh Company...
Varez dengan santai masuk sebagian orang sudah mengenal siapa Varez terutama para pentinggi perusahaan itu.
“Selamat datang tuan muda” ucap satpam di depan
Varez hanya berdehem saja, saat ini Varez sedang mode pendiam dan dingin dirinya masuk ke dalam dirinya langsung menuju lift khusus Arion dan keluarga atau sekertarisnya yaitu Ares.
...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...
...GENGG YUK KOMEN SPAM KALO BISA SAMPE 50 KOMEN TRUS LIKE LEBIH ATAU PAS 50 BIAR UPDATE LAGI🖤...
...PAKE TANTANGAN AJA YEKAN UP NYA KALO BISA PECAHIN ITU AKU LANGSUNG UP LAGI, TAPI KALO ENGGK JUGA GAPAPA TAPI TUNGGU BEBERAPA HARI HEHE...
...AYO TERUS SUPPORT DUA AKUN AKU....
...DILARANG PLAGIAT YA!!...
...PLAGIAT HUS HUS AJA SANA JAUH-JAUH...
KALO KALIAN ADA BACA CERITA YANG SAMA ATAU PERSIS KEK CERITA AKU MAU ITU
...KESAYANGAN TUAN MUDA MAFIA...
...ARCELLA QUEENZIE...
...THE LITTLE DEVIL'S...
...LANGSUNG KABARIN AKU YA!...
...KITA HARUS BASMI PARA PLAGIAT**!!...