The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 47



...AKU MAU NGINGETIN KALIAN!!!...


...AGAK SEDIKIT MEMAKSA TAPI YA MAU GIMANA LAGI KAN....


...TINGGALIN JEJAK KALIAN DI SETIAP KOMENTAR DONG....


...TRUS...


...FOLLOW IG NYA ANAK-ANAK....


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...AKU MAU AJAK MAIN KALO KALIAN MAU,...


...MAIN GAME GAK TAU GAME APA....


...🌚🌚🌚...


Varez sudah pulang sejak kemarin, dan hari ini mereka sedang tidak ngapa-ngapain selain duduk santai di ruang keluarga sesekali bermain game,


Hari sabtu mereka gunakan untuk berkumpul walau pada sibuk dengan dunia masing-masing.


“Gosah ketawa-ketawa Rez! Kemarin aja nangis-nangis takut di suntik” ujar Galaxy menyindir sang adik.


“Wahh bang Gala, keknya otak bang Gala enak nih kalo di geprek” seraya tersenyum manis ke Galaxy.


“Ughh enak banget, gimana kalo kita coba pake otak lo aja Rez?”


“Behh bisa dong, sini sini bang Gala yang jelek burik bau tanah sini deh”


“Bagusnya nama gue di gitu ya Rez” keduanya mulai melemparkan bantal-bantal yang ada di dekat mereka.


Ruang keluarga mereka ini memang sudah di buat seperti kamar utama untuk berkumpul atau tiduran maka itu hanyak bantal dimana-mana terutama agar twins tidak luka saat jatuh karna ada bantal.


“Lo jelek!!”


“Abang jelek! bau! jomblo lagi”


“Kata-kata sakral itu Rez!! Lo mancing ya bocil sini lo”


Alastair dan Alistier hanya duduk seraya nyemil coklat juga cake yang ada di depan mereka tentu itu milik Varez semuanya seraya menyaksikan kedua abangnya gelud.


“Oke, saya akan ke kantor sekarang” ujar Davian seraya menutup panggilan,


iya selama Arion keluar negeri beberapa berkas akan Davian cek terutama markas BBBD walau ada Ares dan Luke perusahaan Arion ini tak hanya satu jadi agak susah menghandle semuanya bersamaan maka itu Arion meminta tolong ke anak-anaknya terutama Davian dan Galaxy.


“Ekem!!” Twins, Galaxy dan Varez mereka berempat sama-sama terkejut.


Kenapa Twins terkejut? Ya karna hampir setengah kue dan coklat Varez mereka makin seraya menyaksikan kedua abangnya bertengkar.


“Dana!” panggil Davian.


“Iya tuan muda?” Dana dan Dina nama mereka di ganti oleh Kaila karna terlalu susah memanggil nya dengan nama asli menurut Kaila dan mereka adalah babysitter twins.


“Bawa twins mandi” Keduanya langsung mengangguk dan mengajak twins menuju kamar mereka.


“Beresin sekarang dalam waktu 7menit” kedua kakak beradik itu langsung menatap sekitar mereka karna keduanya baru menyadari separah apa sekitar mereka akibat pergelutan keduanya.


“Kita bisa jelasin bang”ujar Varez


“Beresin! Tinggal lima menit” keduanya panik langsung bergegas membereskan.


“Siapkan mobil” perintah Davian.


“Mau kemana bang?” Tanya Galaxy


“Banyak tanya Gal” Galaxy langsung meneguk ludahnya kasar.


Davian berjalan menuju dapur untuk meminta para maid memasakkan makan siang dirinya karna sepertinya Davian tak akan pulang untuk makan siang.


“Bang ikut dong” ujar Galaxy saat Davian sudah kembali dari dapur.


“Latihan pedang satu jam, latihan fisik satu jam. Gue pantau dari cctv” Galaxy langsung kaget mendengar ucapan Davian.


“Gak adil kalo cuman Gala yang di hukum”


“Nurut banyak komentar gue tambahin dua jam” Varez mencoba fokus membereskan bantal-bantal yang berserakan karna sedari tadi Varez mencoba untuk tidak mentertawakan abang keduanya ini.


Davian pergi dengan mobil sport miliknya, walau ini hari minggu tapi karna dirinya menghandle satu perusahaan dan seperempat markas utama dirinya juga sibuk.


Di rumah...


“Bhahahahahha!! Rasain siapa suruh hahahahaha” tawa Varez pecah.


“Gue gantung juga lo!!” Galaxy menggelitik pinggang Varez sampai-sampai Varez tak kuat untuk tertawa lagi.


“Lemes hhahah ampun bang hahaha geli tau ahahah bang!!!”


Galaxy sudah pusing belum lagi pengawal mengingatkan untuk segera melakukan perintah dari Davian, memang sial nasih Galaxy hari ini.


...🌑🌑🌑...


Alana akan pergi malam mingguan bersama kedua sahabatnya. Varez buru-buru keluar dari kamarnya seraya membawa tablet berukuran sedang miliknya.


“Ngapa cil?”


“Bang data ka Ala hampir bobol” Galaxy sedikit kaget mendengar ucapan Varez. Varez memperlihatkan tabletnya yang tentu penuh hurus dan angka-angka bagi beberapa orang akan membuat pusing tapi tidka dengan yang paham.


“Udah di buat password berlapis kan?” Ujar Galaxy,


“Sudah”


“Aneh siapa yang berani bobol privasi Alana, Hubungi uncle Al minta perketat semua sistem” Varez langsung mengangguk.


Galaxy menjadi kepikiran karna sudah lama tak ada yang berani mencek privasi keluarga Nelwash mau itu orang penting atau tidak mereka tak ada yang mau mengeceknya.


“Ngapa nih ngalangin jalan dua curut” ujar Alana yang baru mau keluar kamarnya.


“Gak jadi, yuk Rez dia mo malam mingguan kiat yang ciwo aja di rumah dia sibuk mo keluar”


“YA!! Minta di tampol otaknya biar berserakan keknya!!” Galaxy dan Varez memilih masuk ke kamar twins ya karna kamar bocil itu lebih damai dari pada kamar mereka.


Alana pergi untuk nongkrong di caffe dengan kedua sahabatnya tentu saja penampilannya sudah sangat kece badai cantik MasyAllah.


...đź–¤ **JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN đź–¤...


...COBA YUK BAYAR PAJAK DENGAN CARA LIKE KOMEN JUGA SHARE HEHEHEHEWHHEHHWHWHE**...