The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 140



...SELAMAT DATANG KEMBALI READERS TERSAYANG!!...


...OPENING BARU NIH WOY WK...


...SELAMAT MENIKMATI CERITA YANG BANYAK KETIKAN TYPO NAMUN HARAP DI MAKLUMI KARNA SEMUA MANUSIA TAK ADA YANG SEMPURNA SELAIN PENCIPTANYA....


...TAK PERLU BANYAK BACOT KARNA AKU TAU KALIAN MENUNGGU DAN MENANTI KAN CERITANYA....


...TAPI SEBELUM ITU AKU HARU NGINGETIN KALIAN KARNA BUKAN CUMAN APCAR SUAMI ATAU MANTAN KALIAN AJA YANG BISA NGINGETIN ATAU NGANGENIN TAPI AKU JUGA!...


...JANGAN LUPA FAVORITKAN LALU LIKE KOMEN DAN VOTE KARNA ITU BENTU KALIAN MENDUKUNG SETIAP CERITA AKU ANJAII....


...BTW BTW...


...KLEAN UDAH KANGEN MANTAN BELUM? ...


...EH MAKSUDNYA KALIAN UDAH MAKAN BELUM? BELUM AHHHH LEMAHHHH ...


...MAKAN SANA NANTI. KALAU KAMU SAKIT YANG NYAKITIN AKU SIAPA? Wkwkwkwkwkwk...


...GAK DENG BERJANDAA EH...


...BERCANDAA...


...BANYAK BACOT KAN KAN KANN?...


...DAH LAH LANGSUNG SAJAAA KE CERITANYA,...


...SEBELUM KE CERITANYA MAU NGINGETIN BANYAKIN KOMEN BIAR DOUBLE UP....


...MAU DOUBLE UP? YUK SPAM KOMEN...



Setelah kondisi Kaila membaik, mereka pun langsung pulang ke tanah air, ya tiga pesawat kembali terbang menuju Indonesia.


Davian dan adik-adiknya selama satu minggu tak dapat di hubungi sampai-sampai Alderioz dan teman-teman Alana sibuk menanyakan keberadaan mereka ke satpam di rumah.


Sehari setelah tiba,


“Mommy jangan tinggalin kita ya!!” Ujar Galaxy,


“Gemes banget si anak mommy yang satu ini” ujar Kaila sambil membalas pelukan Galaxy.


Kondisi Kaila sudah pulih hanya menunggu jahitan di perutnya pulih saja. Berita Kaila sudah berada di rumah sampai ke telinga Feli tentunya dengan cepat kemarin. Bahkan saat baru turun dari pesawat Feli langsung memeluk Kaila.


Mendengar kabar Kaila tak bernafas lagi untuk selamanya saat itu, Feli pingsan dirinya tak kuat mendengar kabar seperti itu apalagi Kaila sahabay satu-satunya seperti kembarannya.


“Daddy” panggil Tier,


“Ya boy?”


“Gak papa panggil doang” Arion memutar bola matanya tak minat.


Menarik Galaxy dari pelukan sang istri, Galaxy ngedumel kesal dengan sang daddy pelit sekali padahal Kaila mommynya sendiri.


Arion mulai hari ini tak akan pergi ke kantor, melainkan kantor yang pergi kerumahnya atau bisa saja dirinya ke kantor tapi Kaila harus ikut dengannya. Arion tak ingin jauh-jauh dari Kaila cukup sekali baginya Kelalaian yang terjadi karna tak bisa menjaga bidadarinya.


“Misi tuan, nyonya dan tuan muda. Di depan ada teman-teman tuan muda” Lapor penjaga.


“Bilang kita belum balik dari Timur tengah” ujar Galaxy,


“Baik tuan muda, saya permisi”


“Kenapa gak di suruh masuk?” Tanya Kaila.


“Belum saatnya mom, Gala dan Dav masih sibuk kalau mereka datang. Mereka bakal melihat sisi gelap kami di saat seperti ini emosi kami tak stabil. Mommy tau itu kan” ujar Galaxy yang langsung di angguk paham Kaila.


Alana datang dengan raut wajah kesal, di susul Varez yang mencoba memanggil Alana namun sang kakak seakan tuli .


“Kenapa hmm?” Arion memeluk sang anak,


“Coklat dari bang Dav yang di beliin dari Paris habis hikss di habisin Varez” Varez menggeleng cepat tanda semuanya salah.


“Dua bungkus!! Bukan dua dalam” Varez langsung menggaruk tengkuk lehernya benar yang di katakan sang kakak dua bungkus.


Kaila tertawa kecil, dirinya senang semuanya kembali seperti semula. Pengorbanan Kalia benar-benar sangat berharga bagi Kaila apalagi anak-anak dan suaminya.


...🌑🌑🌑...


Lima hari setelah mereka pulang ke tanah air, hari ini mereka tengah bersiap untuk kembali ke tempat terjadinya nyawa mommy mereka hampir tak bisa di selamatkan.


“Hati-hati” ujar Kaila sambil memeluk satu persatu putranya.


Ketiga anaknya akan pergi ke Swiss di mana tragedi tak di inginkan terjadi, Kaila tak bisa melarang anak-anaknya karna percuma walau di larang ketiganya bakal berangkat tetap.


“Jangan lama!!” Ujar Alana sambil memeluk Varez,


Alana berencana ikut namun seperti biasa ketiganya tak mengijinkan alhasil Alana di suruh jaga twins saja, perjalanan mereka sangat panjang maka itu mereka segera berangkat.


“Gimana lo jadi bikin geng motor?” Varez langsung menendang tulang kering Galaxy kencang.


“Mulut nya lemes banget” kesal Varez,


Davian masih belum tau kalau mereka Varez dan teman-temannya akan membuat geng motor itu sebenarnya bukan geng motor tapi geng yang ada untuk membantu orang-orang lemah.


Dan untungnya pembicaraan keduanya tak di dengar Davian, karna Davian masih di luar berpamitan dengan orang tua mereka.


Kapal, pesawat dan persenjataan sudah di siapkan di sana lokasi atau tkp kejadian, selama satu minggu mereka selalu memantau pulau tersebut yang mana bakal menjadi lokasi pembantaian.


Kaila maupun Arion tak bisa mencegah anak-anaknya, Selama mereka berangkat Alana bakal pergi ke sekolah seperti biasa namun Alana harus merahasiakan keberadaan mereka bertiga terutama dua abangnya itu.


Alana enggan melepaskan pelukan dirinya dengan Davian, Alana takut kalau kenapa-kenapa dengan ketiganya.


“Ka Ala lebay” ujar Tier,


Ingin rasanya Alana mengigit pipi Tier sampai lepas dari kulitnya karna berkata seperti itu namun apa daya dirinya tak bakal kuat dan tak bakal bisa. Tahta anak perempuan satu-satunya di keluarga sama dengan tahta anak bungsu sangat sulit di senggol.


Ketiganya berangkat, mereka harus bergegas bukan karna takut ketahuan tapi karna mereka sudah sangat tak sabar ingin menguliti setiap jengkal kulit di tubuh korbannya.


...🌑🌑🌑...


Harsa baru saja mendapat kabar dari Alana tadi malam, dan saat itu juga Harsa meminta asistennya memesankan tiket ke Indonesia dengan penerbangan yang tercepat.


Benar-benar tak bisa di lacak keberadaan keluarga Arion, Mereka sangat-sangat ketat privasi nya tak bisa di tembus sistem IT nya karna Varez selalu memperkuat sistem agar tak mudah di tembus.


Dan Harsa akan tiba di Indonesia nanti malam, Harsa mengajak Alana makan malam bersama namun Alana berkata dirinya tak bisa kecuali besok malam karna malam ini dirinya akan ritual bocan sambil drakoran selagi Galaxy tak ada.


Tentu Harsa mengiyakan apa sih yang tak di iyakan buat Alana, Hubunguannya dengan Alana semakin dekat walau sudah lebih sebulan tapi Alana tetap memberikan kesempatan untuk Harsa menaklukkan hatinya.


“Kak” Alana sedikit terkejut karna dirinya sedang fokus nonton drakor.


“Kenapa dad?”


“Enggak, daddy cuman cek kalian aja. Ko belum tidur?”


“Nunggu selesai ini dad” Arion menggeleng.


“Tidur sekarang ka, besok sekolah kan?” Alana enggan menuruti perintah sang daddy namun dirinya tak mau melihat Arion marah.


“Iya dad” Alana membereskan tempat tidurnya dari beberapa bungkus cemilan dan meletakkan kembali laptopnya ke meja.


Arion mengecup kening Alana setelah itu barulah Arion pergi ke kamarnya, Alana harus selalu di pastikan seperti itu karna suka ke bablasan kalau nonton drakor kadang yang memastikan hal seperti itu Varez dan Galaxy.


Makanya kalau ada keduanya Alana tak bakal begadang bisa-bisa laptop atau aplikasi nonton drakor di beli keduanya agar tak bisa di tampilkan atau di akses Alana maupun orang rumah lainnya.


“Selamat malam abang, Varez, twins dan Mommy daddy” Alana mematikan lampu tidurnya setelah berdoa.


...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...


...Gais!!!...


...makasih banyak selama ini udah stay dan suka cerita-cerita aku ya🙏...


...Kedepannya aku usahain semakin baik dan kalian makin suka❤️‍🔥❤️‍🔥❤️‍🔥...