
...WELCOME !!...
...JANGAN LUPA FOLLOW INSTAGRAM DI BAWAH INI BESTIEEE !!...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.VIORA...
...@THEYCALLME.VIORA...
...@THEYCALLME.VIORA...
...JANGAN LUPA FAVORITKAN DAN LIKE KOMEN JUGA YA!! SEMOGA KALIAN BETAH DAN SUKA TERUS SEMUA CERITA AKU. TINGGALIN JEJAK TERUS YA BIAR AKU TAU KALAU KALIAN SELALU BACA CERITA AKU !!...
...OH IYA!!!! JANGAN LUPA BACA JUGA...
...ARCELLA QUEENZIE...
...DAN...
...XAVIORA KENANYA...
...TERIMA KASIH DAN SELAMAT MEMBACA !!!...
Twins tak di perbolehkan bermain banyak maka itu mereka beruda selalu berada di dalam kamar seperti di kurung padahal boleh saja keluar tapi mereka memilih di kamar saja mengakui kesalahan dan melaksanakan hukuman.
“Twins” panggil Varez,
“Liat twins?” Tanya Varez saat baru masuk.
“Mbak ada liat twins?” Tanya Raka juga,
“Ada gak Rak?” Raka menggeleng padahal mereka berdua mau mengajak dua bocil itu bermain sepeda sampai kedepan atau ke market depat gang yang jauh kalau naik sepeda.
“Dad twins mana?” Tanya Varez saat Arion baru selesai olahraga.
“Di kamar gak mau keluar”
“Tumben kenapa?” Tanya Varez lagi.
“Abis kena omel mommy kalian masalah kemarin”
“Masalah apa dad?” Tanya Raka.
“Itu twins buka kandang singa ka Ala” Varez mengangguk membenarkan ucapan sang daddy.
“Trus singanya lepas? Udah di tangkap?” Arion dan Varez bingung ingin menjawab apa mereka hanya menjawab iya dan mengangguk.
Karna sudah tahu twins dimana, Varez dan Raka pun menuju kamar keduanya. Setelah masuk ke dalam kamar twins terlihat keduanya sedang rebahan sambil menonton tv.
“Mu ikut abang gak?” Tanya Varez,
“Mau kemana?” Tanya Alistier,
“Kan kita gak boleh keluar kamar!!” Bisik Alastair ke sang adik.
“Mau jalan-jalan ke depan sekalian ke tempat ka Alula” ucap Varez,
“Ikutt!!” Sahut keduanya padahal mereka sudah janji gak keluar kamar dulu tapi mendengar ke tempat Alul mereka langsung ingin ikut.
🚫JANGAN DI TIRU TINDAKAN ATAU BAHASA APAPUN TERUTAMA YANG DI BAWAH UMUR.
Keempatnya berjalan menuju garasi, sebelum itu Varez mengambil salah satu kunci mobil padahal ingin naik sepeda saja ke depan gang tapi ini sekalian ke tempat Alula maka Varez memilih mobil.
“Gak jadi naik sepeda?” Tanya Raka,
“Bang Varez bisa nyetir?” Tanya Raka lagi.
“Bisa tapi gak di bolehin bawa mobil oleh mommy”
“Trus kenapa ngambil kunci mobil?”
“Ck! Banyak tanya lo, ikut aja lah” Raka ragu namun dirinya tetap percaya dengan Varez.
Baru mereka berjalan menuju ke arah mobil yang akan Varez pakai, Alana yang baru saja datang memarkirkan mobilnya.
“Mau kemana kalian?” Tanya Alana pas turun dari mobil,
“Mau ke tempat ka Alula!!” Ujar Alistier,
“Naik apa?” Varez memeprrlihatkan kunci mobil tanpa berkata-kata,
“Emang bisa lo?” Tanya Alana karna tak pernah melihat adiknya ini menggunakan mobil.
“Bisa di game” Alana awalnya mengangguk namun sedetik kemudian melongo.
“Enggak canda!! Varez bisa cuman belum d bolehin bawa mobil aja sama mommy”
“Kan ada ka Ala yang bakal nyetirin hehehe” Alana mengerutkan keningnya.
Dia baru saja datang masa di suruh nyetir lagi? Alana sangat malas sebenarnya nyetir mobil apalagi bekas kecelakaan waktu itu dirinya jarang sekali nyetir.
“Kalau gak mau ya Varez yang nyetir”
“Dav perusahaan di Par..” Davian dan Galaxy menatap kearah adik-adik mereka yang mana juga menatap Galaxy.
“Mau pada kemana?” Tanya Galaxy.
“Aduh!!! Tiel cape beldili ini jadi apa enggak!! Dali tadi pada nanya mau kemana mau kemana olang mau pelgi juga di tanya mulu!!” Ceramah Alistier membuat Galaxy melongo andai adik bungsunya ini sudah besar bisalah Galaxy smackdown.
“Aduh gemesnya sini dulu dong”
“Gak mau nanti pipi Tiel di gigit abang lagi” Galaxy terkekeh tau saja adiknya ini.
“Serius dah pada mau kemana?” Tanya Galaxy,
“Ala baru datang, ini mereka mau ke tempat Alula trus Varez mau bawa mobil padahal belum d bolehin mommy”
“Haduhhh!! Tair cape berdiri” keluh Alastair yang langsung di setujui Alistier.
“Yaudah ayo kita sama-sama pergi” ujar Davian,
Davian juga sudah lama tak ke makam Alula karna kesibukan yang sangat sibuk ini sampai tak sempat mampir dirinya merasa bersalah karna jarang sekali ke makam.
“Ayo, lo yang bawa deh” ujar Galaxy menyuruh Varez menyetir,
“Satu mobil? Apa dua mobil?” Tanya Alana,
“Dua mobil aja biar nanti kalo udah selesai misah soalnya mau ke markas Alderioz”
“Tiel sama abang Dav!!” Ucap Alistier memilih mencari aman ikut Davian dari pada ikut Varez.
“Gue, Varez, Raka, Tair satu mobil lo bertiga satu mobil” ujar Galaxy. Davian mengangguk.
Padahal niat awal Davian dan Galaxy mau naik motor ke markas karna mereka ingin balapan siapa yang lebih dulu tiba di markas namun di urungkan karna adik-adiknya ingin pergi ke makam.
Mobil yang di gunakan Davian. Mereka masuk ke dalam mobil, sebelum pergi ke makam nanti emreka bakal ke toko bunga langganan Varez dulu mengambil bunga yang sudah Varez pesan.
“Lo yakin bisa?” Tanya Galaxy ragu.
“Kan yang ngajarin Varez nyetir mobil bang Gala waktu itu” Galaxy mengangguk benar juga kan dirinya yang mengajari Varez kadang atau bahkan saat mereka pergi berdua naik mobil Varez yang nyetir.
Kalian jangan lupa gais sebenarnya Varez ini masih kelas enam SD badannya aja kaya anak SMA, sebenarnya bisa jika Varez ingin langsung ke SMP namun dirinya memilih enggak walau sudah pintar dalam berbagai pelajaran.
Davian lebih dulu keluar garas di ikuti Varez di belakang, Alastair duduk di pangkuan Galaxy dan Raka duduk di belakang. Sesekali Galaxy mencubit pipi sang adik atau menoel-noel karna gemas.
Badan twins itu berisi pipinya juga walau badan mereka tinggi dari bocil-bocil biasanya tapi wajah mereka tetap baby face sekali.
“Beli cemilan gak jadi?” Tanya Alastair,
“Mau nyemil?” Tanya Galaxy yang langsung di ngguki sang adik,
“Yaudah mampir market depan Rez” Varez mengangguk.
Dan ternyata mobil Davian juga mampir di supermarket dulu ternyata Alistier ingin byemil juga memang kalau anak kembar batinnya suka samaan mau ini itu.
...🌑🌑🌑...
Sebenarnya tadi Galaxy bilang akan ke markas setelah dari makam kan namun nyatanya mereka berdua malah mengantarkan adiknya dulu sampai rumah baru mereka pergi lagi.
Twins tertidur karna mereka cukup lama di makam dan lagi tadi menunggu Davian yang di telpon karna masalah pekerjaan.
Kaila memeriksa kamar anak-anaknya kecuali kamar Davian dan Galaxy karna mereka sudah ijin pergi jalan pulang pagi katanya.
“Kak lagi apa?” Tanya Kaila ke Alana,
“Lagi bantu cek keuangan kantor mom”
“Oh iya kakak jadi nonton konserkan?” Alana mengangguk.
“Tiketnya?”
“Gyu bilang gak usah beli pake yang punya dia aja”
“Pergi sendiri nanti?”
“Iya soalnya dapat yang vvip kan, Clar sama Dara gak tau kalau Ala di kasih Gyu yang vvip”
“Gapapa pergi sendiri?”
“Gapapa dong mom udah besar juga lagian nanti bakal di kawal bodyguard Gyu”
“Abis konser ajak ke rumah” Alana terkekeh,
“Iya nanti Ala aja member TXT ke rumah”
Kaila pun mengelus rambut anak perempuannya ini, Alana memeluk dan mengecup pipi sang mommy.
“Udah tdiur besok sekolah” Kaila menutup laptop Alana setelah mensave semua filenya dan membawa laptop itu lalu meletakkan ke atas meja.
“Good night my princess”
“Night my angel” Kaila terkekeh lalu mengangguk pergi dari kamar Alana.
...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...