
Setelah berbincang-bincang dengan member TXT mereka pamit karna besok akan berangkat ke Busan untuk konser, Alana dan Kaila juga di undang secara VIP entah ada angin apa kedua member tersebut memberikan tiket vip kepada ibu dan anak itu.
“Oh ya maaf, dari tadi aku penasaran” ucap Beomgyu
“Kenapa?” Tanya Alana.
“Pipi kamu kenapa?” Alana memegangi pipinya yang terluka.
“Ah ini, di sekolah aku di bully hehe” bohong Alana.
“What the? Kamu di bully kenapa bisa? Pabo yang bully kamu” Alana terkekeh,
“Bercanda, ini gak sengaja saat latihan pedang ke gores”
“Pedang?”
“Hmm”
“Sakit?” Alana menggeleng.
“Kamu udah di tunggu Soobin tuh” Beomgyu mengangguk.
“Nanti aku hubungin gapapa kan?” Alana mengangguk.
“Permisi tante saya duluan” Kaila mengangguk.
Kaila dan Alana pun melanjutkan berjalan kaki toh Korea malam seperti ini masih ramai di beberapa tempat, mobil mereka di tinggal di parkiran saking pintarnya ibu dan anak ini.
“Mom makasih ya, udah jaga Alana sampe sekarang. Ala sayang mommy daddy abang dan ade juga yang lain” Ujar Alana sambil menatap jalan di depan.
“Ala tau Ala bukan anak kandung mommy tapi bagi Ala mommy daddy itu orang tua kandung Ala, apapun kondisi nya Ala bakal jaga mommy dan daddy sampe nafas terakhir Ala”
“Ko melow gini Al huhu” Kaila langsung memeluk anak perempuannya.
“Kamu anak kandung mommy dan daddy Ala” ucap Kaila.
“Ayo kita pulang ke Apart udah malam” ajak Kaila.
Saat mereka hendak kembali ke parkiran ternyata ada segerombolan pria berbadan besar menghalangi mereka, tercium bau Alkohol yang menyengat di enam pria tersebut.
“Hai cantik mau kemana?” Tanya salah satu pria yang perutnya buncit.
Ah entah Kaila dan Alana yang sial bertemu mereka atau Mereka yang sial bertemu ibu dan anak yang seperti malaikat tapi aslinya malaikat maut untuk siapa saja yang mengganggu mereka.
“Gosah pegang-pegang!!” Titah Alana.
“Sama om yuk, om punya banyak duit loh”
“Om senang om bayar”
“Sama om aja sini, om masih jomblo”
“Mom” panggil Alana.
“Tahan Ka, tunggu empat menit lagi” Alana menghela nafas.
...BUGGGGG...
...BRUKKKK...
“GUE BILANG JANGAN PEGANG-PEGANG!!”
“Duh om suka nih yang kasar-kasar”
“Ayuk kita olahraga malam cantik”
“Yuk ik...”
...BUGGGGG...
...BUGGGGG...
...BRUKKKKKKK...
“Akhh! Shibal!!!”
“Yuk yak yuk berani banget lo ya!!!” Cerocos Galaxy
...BUGGGGG...
...BUGGGGG...
“uhukkk”
“Perut buncit gosah sok ganteng!!!”
...BRUKKKKKKK...
“Yuk Ala kita masuk ke mobil” saat keduanya masuk ke dalam, Arion turun dari mobil seraya memasang peredam di pistolnya wajah kesalnya terlihat jelas.
Kaila memang membuat dirinya tak karuan, awalnya masalah bertemu member TXT Arion takut kalau Kaila berpaling darinya, tapi setelah di lihat dari raut wajah Kaila tak terlintas sedikitpun minat kepada kedua anak muda itu Arion merasa lega.
Saat sedang memantau keduanya tadi di perjalanan Arion kembali di buat geram ada yang berani memegang tangan istri tercinta dan princes tersayangnya.
...DOPPP...
...DOPPP...
...DOPPP...
...DOPPP...
“Dad dua nya biar abang aja” ujar Galaxy
“Mau bang?” Tanya Galaxy ke Davian. Davian hanya tersenyum tipis yang artinya tentu saja mau.
Keduanya memakai sepatu boots yang benar-benar berat, menendang dan menginjak wajah para pria buncit tersebut sampai benar-benar tak bisa di kenali.
Hanya dengan kaki keduanya menghancurkan wajah orang itu sekaligus membunuh mereka dengan santai nya. Kaila memberikan kunci mobil miliknya ke Galaxy agar di bawa juga mobil itu.
Mereka pun menuju ke apart yng sudah di beli Kaila tentunya.
“Kenapa nyusul?” Tanya Kaila.
“Gapapa lagi gak ada kerjaan juga trus mau refreshing” bohong Arion.
“Mom bangunin ya kalo udah sampe? Ala ngantuk” Kaila mengangguk.
Varez dan twins di kursi belakanh sedang tidur, para babysitter di mobil yang berbeda sebenarnya babysitter itu juga gak terlalu berguna bukan apa tapi twins itu anaknya pintar dan mudah di atur atau di kasih tau penurut lah pokoknya kalo lagi mood.
“Tadi ada berondong ngajak aku sama Ala makan tau ganteng banget suka iih” Arion mengepalkan tangannya.
“Ganteng? Masih gantengan aku kali” batin Arion.
“Trus ya dia jug..”
“Honey sepertinya kamu harus di buat gak bisa jalan malam ini” dengan suara baritonnya Arion berucap juga mengecup tangan Kaila.
Di mobil satunya...
“Bang katanya ada event balap di dekat museum”
“Mau ke sana?” Tanya Davian.
“Abang gak cape?”
“Gak”
“Kuyy aja si, biar manas-manasin anak-anak Alderioz” Galaxy tertawa devil.
“Bilang mommy dulu” titah Davian.
“Langsung apa telpon?” Davian menghubungi ajudan sang ayah.
...Ajudan 1 (calling)...
“Iya Tuan muda?”
^^^“Apa daddy dan mommy tidur”^^^
“Tidak tuan”
^^^“Aku ingin bicara”^^^
“Baik tunggu sebentar tuan”
“Hallo Dav?”
^^^“Dad, Dav sama Gala mau ^^^
^^^ke event balap boleh kan? “^^^
“Kalian gak cape?”
^^^“Cape Dad, tapi sayang kalo event^^^
^^^ini kelewat apalagi Keluarga Torreto ^^^
^^^Yang ngadain event dadakan ini” ^^^
^^^Davian menjelaskan.^^^
“Yaudah jangan pulang malam,
harus pagi besok! Jangan mabuk ya!”
^^^“Enggak dad palingan dikit aja”^^^
“Yaudah iya, pengawal bayangan
selalu ikutin abang ya! Gak boleh
perotes”
^^^“Okey”^^^
“Y”
...Panggilan berakhir...
...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...
PAJAK WOY PAJAK!!
BTW KALIAN UDAH FOLLOW KAH?
INSTAGRAM NYA PARA SULTAN GABUT WKWKKW
ANJAI SULTAN
CANDA**!