The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 54



Kedua kakak beradik itu menggunakan style jas warna hitam tak lupa topeng khas mereka jika ke dunia bawah.


“Alana ikut?” Tanya Galaxy


“Gak”


“Santai dong! Gue nanya baik-baik lo ngegas”


“Gimana gak ngegas! Lo nanya dua menit sekali”


“Ya kan gue nanya apa salahnya si”


“Bacot”


“Gak jadi berangkat bang?” Tanya Kaila.


“Ini mau berangkat mom, bang Dav nih ngeselin” keduanya slaing bertatapan tajam.


“Sudah-sudah bernagkat sana! Awas ya pulang-pulang banyak luka! Mommy kurung kalian” ancam Kaila.


“Iya mom”


Mereka berangkat tanpa Alana karna memang Davian sudah mewanti-wanti adiknya ini untuk tidak ikut karna perasaan Davian tak enak takut ada kerincuhan saat lelang.


Di waktu yang sama..


Alana sudah bersiap dengan dress hitam miliknya, iya Alana akan berangkat tanpa sepengetahuan abang dan orang rumah.


Menggunakan mobil sport hitam salah satu koleksi punya Kaila, Alana juga berangkat menuju lokasi pasar gelap.


...🌑🌑🌑...


Davian dan Galaxy sudah berada di dalam aula besar tersebut tentu tempat duduk mereka di vvip, sedangkan Alana di vip saja.


Lelang berjalan lancar selama beberapa saat namun saat di pertengahan lelang terdengar suara tembakkan membuat semua orang panik dan berhamburan.


“ABANG!!!” Teriak Alana kaget karna kaca di depannya pecah.


Alana berlari keluar, kedua abangnya di kawal beberpaa bodyguard sedangkan dirinya tidak, Alana terus berjalan tertatih karna kakinya terkena pecahan kaca sial sekali menurut Alana dirinya.


...DOORRRR...


...DOORRRR...


Terus berjalan di dalam gelapnya koridor,


...BRUKKKK...


“Aw!!” Topeng Alana terjatuh dan lagi kaki nya semakin nyeri juga heels nya patah memang sangat sial sepertinya Alana.


“Alana!” Alana panik ada yang mengenali dirinya dan lagi bukan suara kedua abangnya.


“Lo ngapain di sini” tanya laki-laki itu.


“Lo siapa!!” Tanya Alana seraya mencoba berdiri.


Suara radio dari hate milik laki-laki itu berbunyi.


“Target sudah di temukan dan barang yang di curi sudah di kita dapatkan kembali bos” lapor anak buahnya.


“Oke, bereskan! Gue ada urusan”


“Baik bos”


Laki-laki itu menggendong tubuh Alana dan tentu Alana memberontak bahkan sampai menampar wajah laki-laki itu.


“Diem Ala! Di sini berbahaya” ujar laki-laki itu dengan lembut.


Membawa Alana keluar dari aula lelang tersebut, Alana di bawa pergi entah tak tau kemana.


“Gue mau pulang!!!” Berontak Alana


“Turunin gue!! Atau gue loncat”


“Lo!! Siapa sebenarnya anj!!”


“Stttt diem, kita udah sampe” tiba di salah satu kawasan apartemen yang sangat terkenal di negara B.


“Jangan macam-macam lo!!” Alana sudah mulai kehabisan suara dan nafasnya akibat memberontak sedari tadi.


Laki-laki itu kembali mengangkat tubuh Alana menuju apartemennya di lantai paling atas, tak ada yang melihat mereka karna melewati lift khusus untuk laki-laki itu.


“Tunggu bentar gue ambil kotak obat!!”


“Gue mau pulang!!” Ujar Alana dengan wajah kesal dan menahan sakit.


“Kaki lo kena kaca Al, kalo gak di obatin nanti infeksi” dengan sabar memberitahu Alana.


“Gue gak kenal lo anj!! Lo siapa!! Jangan main-main sama gue” kesal Alana.


“Gue? Lo lupa sama gue?” Laki-laki itu baru ingat kalau dirinya menggunakan topeng.


“Sudah ingat gue?”


“Lo!!” Ya laki-laki itu yang menolong Alana kala itu,


“Gue bukan orang jahat Al”


“Bukan orang jahat? Kalo bukan kenapa lo kacauin acara lelang!!!”


“Sebelum gue jawab, gue mau tanya sebenarnya lo siapa? Dan kenapa lo bisa masuk ke acara lelang itu?”


“Gak perlu lo tau!! Jawab pertanyaan gue!!” Laki-laki itu menghela nafas.


Alana memang cewe yang membuat dirinya tak bisa kasar maupun marah ke Alana, sejak pertemuan pertama mereka saat ini membuat laki-laki ini mencari identitas Alana namun tak menemukannya.


“Berlian dan kalung milik keluarga gue, yang jadi barang utama di lelang itu milik gue, ada pengkhianat di rumah gue yang berani menjual ke pasar gelap” laki-laki itu berkata jujur dengan Alana padahal mereka baru dua kali bertemu.


“Nama lo?” Tanya Alana.


“Harsa Ezaquel Brilliano Noir” Alana sedikit tersentak mendengar nama laki-laki ini.


Keluarga Noir snagat terkenal dan terkaya di daerah timur tengah kenapa Alana bisa tau? Karna Alana berencana liburan kenaikan kelas nanti dirinya ke timur tengah.


“Sudah selesai” ujar Harsa, Lukanya tak terlalu parah dan juga tak terlalu dalam.


“Sekarang jawab pertanyaan gue tadi” pinta Ezaquel.


“Gue..” Alana gugup benar-benar gugup.


“Gue Alana, kenapa bisa masuk ke acara lelang ya gue punya kartu nya” setelah mengatasi gugupbya Alana berucap.


“Gue mau pulang” pinta Alana,


“Gue anter”


“Gak perlu!! Gue cuman mau balik ke lokasi lelang tadi ngambil mobil gue”


“Di sana bahaya, hampir 80% tamu undangan gak selamat” jujur Harsa


“APA!!!”


“JANGAN GILA LO!!” Ujar Alana yang terkejut.


“Setelah kita pergi, aula tersebut di robohkan”


“Gila lo!! Benar-benar orang gila!!” Alana keluar dari apart tersebut sambil berlari.


“Alana!!” Panggil Harsa sambil mengejar Alana.


...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...


...KALIAN MAU GAK VISUAL HARSA??...


...KALO MAU SPAM KOMEN WKWK**...