The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 300



...WELCOME !!...


...JANGAN LUPA FOLLOW INSTAGRAM DI BAWAH INI BESTIEEE !!...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN ...


...@THEYCALLME.QUEEN ...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.VIORA ...


...@THEYCALLME.VIORA ...


...@THEYCALLME.VIORA...


...JANGAN LUPA FAVORITKAN DAN LIKE KOMEN JUGA YA!! SEMOGA KALIAN BETAH DAN SUKA TERUS SEMUA CERITA AKU. TINGGALIN JEJAK TERUS YA BIAR AKU TAU KALAU KALIAN SELALU BACA CERITA AKU !! ...


...OH IYA!!!! JANGAN LUPA BACA JUGA ...


...ARCELLA QUEENZIE ...


...DAN...


...XAVIORA KENANYA ...


...TERIMA KASIH DAN SELAMAT MEMBACA !!!...



Galaxy tak menuju markas inti tapi dirinya menuju salah satu bar yang sering mereka Alderioz datang.


“Hey bro” ucap penjaga bar.


“Yo”


“Lama banget lo gak ke sini, sibuk lu?”


“Sibuk rebahan”


“Ck, kek biasa nih?”


“Meja vip aja”


“Pake cewek gak?”


“Liat nanti”


Galaxy masuk di arahkan ke tempat duduk vip, menikmati minuman itu sendirian benar-benar tak ada yang boleh menggangunya kali ini.


Davian yang berada di rumah melihat lokasi gps Galaxy berada di bar, dirinya langsung menyusul sang adek. Galaxy sudah mabuk kemarin dan kali ini mau mabuk lagi? Ah mood adeknya benar-benar amburadul.


“Tuan muda, mereka pemerintah menjalankan sesuai yang mereka rencanakan” ucap Jo.


“Tarik kembali semua perjanjian apapun, kalau mereka menolak memutus hubungan. Gunakan cara apapun agar mereka terpojok”


“Baik tuan”


Saat Galaxy hendak meneguk segelas minuman lagi, Davian langsung menahannya dan meminumnya.


“Ck, beli minum lo sendiri”


“Ntar joinan dulu”


“Serah lo”


Suara dentuman musik menggema semakin malam semakin membuat mereka merasakan kenyamanan sesaat.


“Urusan pemerintahan gimana?”


“Ribet, gue tarik semua aset kita”


“Pilihan lo udah benar?”


“Tumben lo nanya”


“Ya pengen aja”


“Udah bener, mereka bakal bikin minyak goreng langka trus nanti perkiraan bahan bakar kendaraan bakal mereka bikin langka juga”


“Arlan, hubungi presiden” perintah Davian.


“Ya tuan?”


“Baik tuan”


Dimana-mana orang yang akan mendatangi presiden tapi ini beda malah presiden yang mendatangi orang yang ingin di temui nya.


“Alana masih kekeh” Galaxy melirik lalu menyunggingkan senyum sambil terkekeh.


“Terserah dia aja, gue mah dah males”


“Gal”


“Why? Lo tau gue, gue tau lo! Dia keseringan kita manja jadi setiap kita marah dia bakal mikir besok juga baikan”


“Terserah lo” Galaxy meneguk kembali minumnya,


Mereka pun menikmati waktu malam yang begitu panjang bagi keduanya, Alana- Alana entah apa yang di pikirkan dirinya untuk menyelesaikan masalah tanpa menggunakan pengaruh BBBD.


...🌑🌑🌑...


Davian sedang berada di perusahaan Nelwash milik orang tuanya yang di satukan, perusahaan ini sudah di kawal ketat banyak bodyguard dimana-mana karna presiden akan datang ke perusahaan ini.


Para wartawan yang mengetahui presiden akan pergi ke perusahaan Nelwash pun berkumpul di depan gedung.


Informasi ini bocor entah ulah siapa yang pasti itu tak masalah bagi Davian karna lebih baik seperti itu, bahkan Davian sempat memiliki pikiran untuk membawa masuk semua wartawan ke aula pertemuan. Tapi dirinya urungkan niat tersebut karna mengingat masalah minyak goreng belum di publikasikan,


“Anjir ini bos muda nya?”


“Gila gue baru pertama kali liat Galaxy”


“Hus tuan Galaxy gitu”


“Mereka sering di kantor tapi lewat jalan vip kan ya”


“Masya Allah ganteng banget”



Davian,



Galaxy.


Keduanya berjalan beriringan sambil berbincnag masalah mobil keluaran terbaru yang akan rilis, sudah capek mereka membahas tentang perusahaan sampe otak mau meledak karna kerja-kerja terus.


Menunggu kedatangan presiden, awalnya ekdua orang ini tak mau menyambut di depan pintu masuk perusahaan namun karna banyak wartawan di depan mau tak mau mereka menyapa dan menunggu presiden itu di depan.


Bukan maksud tak sopan tapi lebih ke siapa yang penting kan? Presiden memang penting bagi negara tapi bagi Davian dan Galaxy tidak terlalu begitu penting.


“Selamat datang pak presiden” sapa mereka berdua.


Saling bersalaman dan tanpa banyak drama mereka masuk ke dalam menuju ruang aula yang sudah di siapkan. Presuden tak masalah mau pergi kemanapun atau mendatangi kemanapun selain percaya dengan anggota nya dia juga percaya anggota BBBD selagi pergi dengan mereka Davian atau Galaxy.


“Kenapa anda mau nenarik semua kerjasama kita, tuan Davian?”


“Karna menurut saya itu percuma” santai Davian.


“Tak perlu basa-basi, bapak kita tak usah bekerjasama dalam bisnis apapun agar tak mengganggu keluarga saya lagi. Tapi jika terjadi perang atau krisis militer kita siap membantu negara” ucap Galaxy.


“Kenapa harus begitu? Sebenarnya kan kita sama-sama di untungkan”


“Hanya ingin ketenangan” ucap Davian.


Mereka kakak beradik ini tanpa babibu menjelaskan makaud semuanya, kalau mereka juga ikut mengurusi urusan negara kapan mereka dapat membiarkan orang tuanya menikmati hari tua? Kalu sedikit-sedikit akan mengkhawatirkan anaknya.


“Baiklah kalau memang itu pilihan kalian” ucap presiden pasrah.


Mereka tak bisa memaksa karna memang itu hak Davian dan Galaxy saat mengambil keputusan.


Masalah negara sudah terselesaikan, mereka tak akan lagi menanggung atau membantu pemikiran tersebut kecuali ada perang dunia baru mereka andil tapi untuk sekarang tidak ada yang perlu di khawatirkan.


“Mari ke ruang istirahat untuk menikmati hidangan yang sudah di sediakan” ucap Arlan.


Menuju ruang istirahat, mereka berbicang entah masalah dalam negeri maupun luar negeri.


“Akan terjadi krisis bahan bakar kendaraan dimana-mana” sindir Galaxy.


“Anda tenang saja tuan Galaxy, saya akan meminta dewan rakyat untuk membatalkan semua susunan yang telah mereka buat.


“Baguslah, kalau bahan bakar kendaraan langka. Kasian mobil dan motor saya”


“Haha baik tuan Galaxy, dan selamat atas adek baru kalian”


“Ya” ucap keduanya


...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...