The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 104



...SELAMAT DATANG KEMBALI READERS TERSAYANG!!...


...OPENING BARU NIH WOY WK...


...SELAMAT MENIKMATI CERITA YANG BANYAK KETIKAN TYPO NAMUN HARAP DI MAKLUMI KARNA SEMUA MANUSIA TAK ADA YANG SEMPURNA SELAIN PENCIPTANYA....


...TAK PERLU BANYAK BACOT KARNA AKU TAU KALIAN MENUNGGU DAN MENANTI KAN CERITANYA....


...TAPI SEBELUM ITU AKU HARU NGINGETIN KALIAN KARNA BUKAN CUMAN APCAR SUAMI ATAU MANTAN KALIAN AJA YANG BISA NGINGETIN ATAU NGANGENIN TAPI AKU JUGA!...


...JANGAN LUPA FAVORITKAN LALU LIKE KOMEN DAN VOTE KARNA ITU BENTU KALIAN MENDUKUNG SETIAP CERITA AKU ANJAII....


...BTW BTW...


...KLEAN UDAH KANGEN MANTAN BELUM? ...


...EH MAKSUDNYA KALIAN UDAH MAKAN BELUM? BELUM AHHHH LEMAHHHH ...


...MAKAN SANA NANTI. KALAU KAMU SAKIT YANG NYAKITIN AKU SIAPA? Wkwkwkwkwkwk...


...GAK DENG BERJANDAA EH...


...BERCANDAA...


...BANYAK BACOT KAN KAN KANN?...


...DAH LAH LANGSUNG SAJAAA KE CERITANYA,...


...SEBELUM KE CERITANYA MAU NGINGETIN BANYAKIN KOMEN BIAR DOUBLE UP....


...GAK MAU DOUBLE UP? Ok thx mksh gomawo'...


...



...


Mereka masuk dengan tergesa-gesa setelah menayakan ruangan Galaxy, Kaila menahan air matanya sedari tadi.


Sedangkan dua orang yang di khawatirkan? Galaxy yang tertidur dan Davian yang baru saja mencoba untuk tidur.


...BRAKKKK...


Galaxy dan Davian akget tentu saja, penjaga yang berada di depan hanya memasang muka melas takut.


“Astagfirullah jantung gue!!” Galaxy mengelus dadanya karna kaget.


“Mommy?” Davian berdiri kala melihat Kaila dan tiba-tiba yang lain masuk ke dalam karna Kail lebih dulu.


Saat melihat para penjaga yang berjaga di depan pintu Kaila langsung lari dan mendobrak pintru tersebut hingga membuat suara dobrakan itu menggema.


Davian dan Galaxy saling tatap-tatapan mereka tak menyangka bakal begini, Kaila tiba-tiba menangis mendekati Galaxy yang terbaring itu pun tidurnya agak susah karna punggung Galaxy abis di jahit.


“Daddy tunggu penjelasan kalian”’ucap Arion dengan suara berat sambil menatap Davian,


“Ko bisa hikss siapa yang hikss ganggu anak aku hikss” tangis Kaila membuat Galaxy gelagapan .


“Gala gapapa cuman anu kemarin main tembak-tembakkan sama abang mom gapapa ko”


“Iya mom, ini liat kena belati Gala muka abang” keduanya gelagapan seperti terciduk selingkuh.


“Jangan bohongin mommy lagi” ujar Kaila sambil menangis memeluk Davian.


Galaxy yang juga tak tega melihat mommynya menangis langsung turun dari ranjang dan memeluk sang mommy menenangkan. Seketika panik attack Kaila kambuh nafasnya tak beraturan badannya gemetar.


“Mom!!” Panik keduanya Arion tertegun kaget dan langsung membawa Kaila ke dalam pelukannya sambil menenangkan.


Sekitar lima belas menit Kaila panik attack tiba-tiba Kaila pingsan. Davian dan Galaxy merasa bersalah namun tetap saja jika mereka memberitahukan lebih awal bisa-bisa semua rencana mereka batal .


Beberapa saat kemudian..


Galaxy duduk di sofa tak hanya dia merek semua duduk di sofa hanya Arion yang duduk di kursi menunggu Kail sadar, iya Kaila sedar tidur istirahat dan Galaxy yang duduk.


Awalnya ingin di bawa ke ruangan sebelah tetapi Galaxy bilang di kamar ini saja dan cukup ganti spreynya.


“Lo sih!! Kan dah gua bilang mending di rumah aja gini doang gak bikin gua mati kali” Galacy berbicara bisik-bisik ke Davian.


“Diem!!” Ujar Davian.


“Argh!!” Merintih pelan Galaxy takut Kaila kenapa-kenapa dirinya pusing.


“Kalian yang gak sakit pulang saja daddy yang jaga mommy dan Gala” Varez menatap Arion seperti tak bersahabat.


“ daddy aja sana yang pulang! Varez gak mau! Varez mau jagain mommy” ujar Varez,


“Varez bahasanya!” Tegur Alana.


“Varez lagi pusing! Gegara abang berdua!!” Menunjuk Davian dan Galaxy dengan wajah kesal.


“Dih ko kita” Kaila mengerutkan keningnya tanda akan bangun Varez yang tadnya ingin berceramah langsung kembal diam.


“Mom!”


“Tapi tetep ya! Mommy minta klarifikasi” Davian dan Galaxy mau tak mau harus jujur jika sudah begini.


...🌑🌑🌑...


Dua hari setelah Galaxy di perbolehkan pulang walau itu memaksa para dokter untuk membolehkannya pulang. Galaxy yang maksa sampai merengek tiap jam ke Arion maupun Kaila minta pulang.


“Panggil semua anak-anakku suruh mereka ke ruanganku!” Perintah Arion,


Cukup sudah dua hari Arion membiarkan Davian dan Galaxy untuk mencari alasan kali ini sudah tidak bisa di tunda karna Kaila selalu memaksa nya untuk segera menanyakan apa yang terjadi dengan anak-anaknya.


Apalagi Varez, Varez menjadi pendiam bicara hanya saat di tanya itupun jika pertanyaanya di lontarkan oleh Kaila, Alana dan Arion saja jika yang lain maka dia akan diam atau meninggalkan mereka begitu saja.


“Gugup gue!!” Ujar Galaxy,


“Brisik!” Sarkas Varez sambil melewati Galaxy dan Davian. Davian melirik Galaxy sekilas lalu menghela nafas kala..


...BUGGH...


Yap Galaxy menendang Varez hingga tersungkur,


“APA!” Tanya Galaxy ngegas kala Varez menatapnya tajam.


“Di tinggal berapa hari sopan santun ke yang tua hilang!! Mau jadi apa lo!”


“Pembohong kaya abang gak usah banyak bacot!”


“Varez!” Alana menegur Varez karna bahasanya sudah terlalu kasar.


“Benar kan? Ka Ala juga kecewa kan mereka bilang gak bakal menyerang taunya? Semua bohong!!”


“Lo masih kecil gak tau apa-apa!!” Ujar Galaxy.


“Varez bukan anak kecil lagi yang di kasih permen langsung nurut!!”


“Apa? Hah apa? Ngejawab mulu lo! Perlu di hajar dulu baru adab lo balik?”


“Ngajak berantem?” Tantang Varez,


“DADDY MEMINTA KALIAN BERKUMPUL DI RUANGAN DADDY!! KENAPA MALAH BERTENGKAR DI SINI? APA HARUS DADDY NGOMONG DUA KALI BUAT MINTA KALIAN BERKUMPUL DI DALAM RUANGAN DADDY HAH!!”


Mereka semua ciut dan langsung diam, Arion sudah pusing dua hari ini dan lagi apa ini? Anak-anaknya malah bertengkar. Arion tau Varez kecewa karna di bohongi kedua abangnya tapi ada alasan pastinya di belakang itu semua.


“Itu bibir kamu juga!” Arion menunjuk ke arah Varez,


“Berdarah” ujar Varez saat membasahi bibirnya terasa seperti ada darah.


...BUGGGH...


“Varez!!” Alana dan Arion kaget melihat Varez menampar wajah Galaxy.


“Satu sama dilarang protes bang!!” Galaxy memutar bola matanya malas walau jujur tamparan dari Varez cukup kencang dan menyakitkan.


Beginilah Varez jika sedang marah atau sakit hati di bohongi abang atau kakaknya, makanya harus segera di berikan penjelasan walau begitu Galaxy suka sekali melihat sang adik seperti ini walau juga agak kesal karna kurang ajar.


Di dalam ruangan...


Semua tampak mencekam, Arion yang duduk di kursi petinggi atau kepala keluarga menunggu penjelasan dari kedua anaknya yang dewasa, Kail tak ada karna memang Arion meminta untuk Kaila tak datang.


“Apa lo!!” Ujar Galaxy saat bertatapan dengan Varez.


“Lemah!” Cibir Varez,


“Gue lelepin ke sop iga lo!!”


“L e m a h”


“Gue tendang juga ke kandang leo!”


“BISA DIAM TIDAK!!” Mereka berdua langsung bungkam.


“Alana, kamu temani mommy kamu dulu! Daddy ingin membicarakan ini secara laki-laki, apa boleh tuan putri?” Alana mengangguk paham.


Setelah Alana keluar,


“Bisa lebih serius? Para tuan muda kita ini?” Seketika suasana ruangan semakin tegang bahkan para tangan kanan semua bungkam.


...Arion x Alexander ( tangan kanan/asisten pribadi)...


...Davian x Arlan ...


...Galaxy x Josky ...


...Varez x Nio...


Davian meminta Arlan meletakkan dua kota besar di atas meja, setelah itu menghidupkan layar yang mana sudah di sambungkan ke laptop.


“Gala yang bakal jelasin, jadi daddy untuk saat ini kalau bahasa Gala agak tidak sopan tolong di maafkan” ujar Galaxy.


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...